TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Akibat kecanduan pornografi, ayah tega cabuli putrinya yang berumur 14 tahun

Bacaan 3 menit
Akibat kecanduan pornografi, ayah tega cabuli putrinya yang berumur 14 tahun

Kecanduan konten pornografi selama puluhan tahun, membuat ayah ini tega mencabuli putrinya yang masih remaja 14 tahun.

Ada begitu banyak hal negatif yang bisa muncul akibat pornografi. Mulai dari kerusakan otak hingga perbuatan bejat yang merugikan. Seperti kisah seorang pria asal Singapura yang dijatuhi hukuman 16 bulan penjara setelah terbukti bersalah mencabuli putri kandungnya.

Akibat pornografi, seorang pria tega mencabuli putri kandungnya

akibat pornografi 1

foto ilustrasi

Dilansir dari Kompas.com, pria berusia 52 tahun itu mencabuli putri kandungannya sendiri pada bulan Januari dan Maret 2018 di kamar tidur yang mereka pakai bersama. 

Pencabulan terjadi di malam hari ketika korban sedang setengah tertidur. Akibat ketakutan dengan perbuatan sang ayah, korban memutar badan dan membelakangi pelaku. Gadis yang masih berusia 14 tahun itu berharap sang ayah bisa segera menghentikan perbuatan cabulnya. 

Sayangnya, bukannya berhenti tetapi sang ayah justru semakin menjadi-jadi. Pelaku akhirnya menghentikan perbuatannya setelah korban tak lagi dapat menahan perbuatan cabulnya. 

Artikel terkait: Konten pornografi ditemukan di WhatsApp, bagaimana cegah anak mengaksesnya?

Korban tidak berani menceritakan perbuatan sang ayah

akibat pornografi 2

Meskipun telah berkali-kali mendapatkan perbuatan cabul sang ayah, tetapi korban tidak berani melaporkan hal tersebut pada siapapun. Termasuk pada sang ibu karena takut tidak ada yang mempercayainya. 

Ibu sang korban diketahui bekerja sebagai perawat. Pelaku memanfaatkan situasi saat istrinya tidak ada di rumah untuk melakukan perbuatan cabulnya. 

Perbuatan bejat pelaku akhirnya terbongkar setelah pihak sekolah tempat korban belajar melihat adanya perubahan perilaku yang cukup signifikan pada gadis malang itu. Korban kesulitan berkonsentrasi di kelasnya. 

Psikolog sekolah berhasil membujuk korban menceritakan apa yang sedang terjadi dan masalah menganggu pikirannya. Setelah mengetahui jawaban korban, dengan cepat pihak sekolah dibantu pegawai dari Kementerian Sosial dan Urusan Keluarga membawa korban untuk melaporkan kejahatan ayahnya ke Kepolisian Singapura.

Artikel terkait: Menjijikkan! Balita usia 3 tahun mengalami pelecehan seksual oleh pamannya sendiri

Pelaku kecanduan pornografi selama 30 tahun

Akibat kecanduan pornografi, ayah tega cabuli putrinya yang berumur 14 tahun

Ashwin Ganapathy selaku pengacara pelaku tidak menyangkal perbuatan bejat pelaku. Ashwin menyebut pelaku telah kecanduan konten pornografi selama 20-30 tahun terakhir.

Ia pun mengatakan bahwa pelaku sangat menyesali perbuatannya dan saat ini sedang menjalani rehabilitasi di Pusat Penanganan Adiksi Nasional. Ia menambahkan bahwa pelaku telah mengurangi menonton konten pornografi menjadi hanya setiap dua atau tiga hari sekali.

Jaksa menyatakan jika pelaku tahu dia memiliki masalah kecanduan pornografi maka sudah seharusnya dia menjauhkan diri dari putrinya.

Awalnya jaksa menuntut pelaku dengan 14 bulan penjara. Namun Hakim Distrik Ng Cheng Tiam memutuskan memperberat hukumannya menjadi 16 bulan sebagai tindakan keras terhadap pelaku.

***

Semoga kisah ini menjadi pelajaran betapa buruknya akibat pornografi terhadap anak-anak dan orangtua. 

 

Sumber: Kompas.com

Baca juga:

Suami Hobi Nonton Pornografi? Hati-hati, Ini Dampak Buruknya Bagi Pernikahan

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Akibat kecanduan pornografi, ayah tega cabuli putrinya yang berumur 14 tahun
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti