TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Hati-hati! Anak Pengidap TBC Rentan Tertular COVID-19

Bacaan 4 menit
Hati-hati! Anak Pengidap TBC Rentan Tertular COVID-19

Anak-anak pengidap TBC akan lebih rentan tertular COVID-19. Ini terjadi karena dampak yang diakibatkan oleh virus tersebut akan lebih berbahaya pada penderita TBC dibandingkan pada yang tidak menderita TBC.

Anak-anak pengidap TBC rentan tertular COVID-19, itulah yang sedang marak diperbincangkan beberapa waktu belakangan ini. Dilansir dari merdeka.com, Menteri PPN/Kepala Bappenas, Suharso Monoarfa menyebutkan bahwa penyakit TBC atau Tuberkulosis dan pneumonia yang terjadi di Tanah Air termasuk ke dalam golongan yang rentan tertular COVID-19. Terlebih lagi, penyakit TBC ini banyak dialami oleh anak-anak.

Artikel Terkait: Waspadai Gejala TBC pada Anak dan Orang Dewasa

TBC pada Anak dan Covid-19

Kasus TBC pada Anak di Indonesia

Berdasarkan data Bappenas, sebanyak 50,4 persen kasus TBC yang terjadi pada anak adalah anak usia di bawah lima tahun (balita). Tidak hanya itu, sekitar 467.483 kasus pneumonia pun juga terjadi pada anak usia balita.

“Mereka sangat rentan sekali untuk tertular COVID-19,” kata menteri PPN/Kepala Bappenas di Jakarta, Senin (28/9).

Walaupun demikian, situasi kasus sembuh COVID-19 pada anak per 19 September 2020 telah mengalami peningkatan. Di mana kasus sembuh terjadi pada anak usia 1-4 tahun mencapai 76 persen. Kemudian 5-6 tahun 73 persen, 7-12 tahun 75 persen dan 13-15 tahun 73 persen.

Adapun dari masing-masing kelompok usia tersebut, kasus meninggal atau fatality rate-nya hanya 1 persen saja.

Penderita TBC Rentan Terpapar Virus Corona

Potensi penularan Virus Corona atau COVID-19 harus lebih diwaspadai oleh pasien penyakit tuberkulosis atau TBC. Pasalnya, dampak yang diakibatkan oleh virus tersebut akan lebih berbahaya pada penderita TBC dibandingkan pada orang yang sehat.

“COVID-19 menyadarkan kita betapa rentannya jika pasien TBC tidak berobat, karena daya tahan tubuh dan kondisi paru mereka juga lebih rentan terinfeksi,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung Kementerian Kesehatan, Wiendra Waworuntu di Jakarta, Selasa (24/3).

Dia menekankan, pasien TBC yang dalam masa pengobatan harus minum obat teratur serta tetap menjaga daya tahan tubuh. Oleh karena itu, peran komunitas (keluarga atau masyarakat) sangat penting untuk mengingatkan pasien minum obat dalam skema pengobatan TBC, terutama bagi pasien TBC resistan obat (TBC RO).

“Kami sedang menyiapkan skema tersebut agar pasien TBC RO tidak harus ke RS setiap hari untuk berobat,” jelasnya.

TBC pada Anak dan Covid-19

Artikel Terkait: Waspada Parents! Angka Kematian Anak Akibat COVID-19 Mengkhawatirkan

Penanganan Penderita TBC

Menurut Wiendra, rumah sakit harus menerapkan strategi Temukan-Pisahkan-Obati (Tempo) untuk tata laksana TBC dan juga dapat menjadi pembelajaran untuk COVID-19. Dalam pengendalian TBC, ketika pasien batuk datang ke rumah sakit,  maka harus dilakukan triase saat penerimaan awal berdasarkan gejala utama TBC.

Seperti dilansir dari Antara, jika sudah batuk lebih dari dua minggu, pasien diberi masker dan edukasi tentang etika batuk, lalu menunggu di ruang terpisah dengan ventilasi yang baik sebelum dilayani. Di samping pelayanan, riset implementasi juga memiliki peranan penting dalam penanggulangan penyakit.

Komite Ahli Tuberkulosis, Pandu Riono mengatakan, modalitas penularan TBC dan COVID-19 ini berdekatan atau mirip. Menurutnya, berbagai sumber daya yang sudah ada di manajemen pelayanan TBC bisa dimanfaatkan juga untuk penanganan COVID-19.

Begitu juga sebaliknya, untuk jangka panjang ke depannya, investasi pada berbagai sumber daya penanganan COVID-19 saat ini, sangat memungkinkan bisa digunakan untuk mendukung pelayanan TBC.

“Pengobatan pasien TBC harus tetap berjalan dengan teratur sampai sembuh meski dengan munculnya COVID-19. Saya tentunya khawatir akan situasi COVID-19, tetapi peran warga untuk menjaga kesehatan masyarakat justru semakin diperlukan sekarang. Terutama untuk pasien TBC resisten obat,” katanya.

Wiendra mengimbau pemangku kepentingan bisa lebih sinergis dalam melakukan promosi dan pencegahan penyakit. Pesan etika batuk dan Germas (Gerakan Masyarakat Hidup Sehat) yang ada bisa dimanfaatkan oleh mitra-mitra implementasi di lapangan.

TBC pada Anak dan Covid-19

Artikel Terkait: 7 Hal yang Harus Dilakukan Jika Anak Terkena TBC

Gejala TBC pada Anak

Dokter Meta Hanindita, seorang dokter anak yang juga berprofesi sebagai penyiar radio, mengatakan beberapa gejala umum dari TB yang terjadi pada anak, yaitu:

  • Terjadinya penurunan berat badan atau berat badan sulit naik.
  • Anak juga tidak memiliki keinginan untuk makan atau nafsu makan kurang.
  • Demam berulang yang berkepanjangan.
  • Batuk dalam jangka waktu lama (batuk sepanjang waktu, pada pagi, siang atau malam).
  • Sering mengalami diare.

Jika anak menderita TBC, pastikan anak mendapatkan pengobatan yang tepat dari para ahli. Dokter Meta juga mengatakan bahwa evaluasi pengobatan TBC pada anak dapat dilihat dari peningkatan berat badan anak, perbaikan nafsu makan, serta berkurangnya gejala klinis yang biasanya terlihat 1-2 bulan pasca pengobatan.

Parents, itulah penjelasan mengapa anak pengidap TBC rentan tertular COVID-19. Tetap perhatikan kondisi kesehatan keluarga di rumah ya, Parents. Jangan lupa untuk memakai masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan secara teratur.

 

Baca juga:

Ada 3 Gejala Baru COVID-19 yang Muncul pada Anak, Parents Harus Waspada!

Cerita mitra kami
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Tak Selalu Sama, Ini Cara Mendidik Anak Sesuai Umur
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Kenali 5 Sifat dan Karakter Anak, Si Kecil Termasuk yang Mana?
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
Mengenal Susu Protein Terhidrolisis Parsial untuk Menurunkan Risiko Alergi Sejak Dini
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!
7 Faktor yang Memengaruhi Perkembangan Otak Anak, Waspada Dampak Gula Berlebihan!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Cut Nadia M. Rahmah

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Balita
  • /
  • Hati-hati! Anak Pengidap TBC Rentan Tertular COVID-19
Bagikan:
  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

    Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

  • 60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

    60 Kumpulan Hadis Pendek yang Mudah Dihafal untuk Anak

  • 20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

    20 Rekomendasi Kado untuk Bayi 1 Tahun Laki-Laki, Awet dan Bermanfaat!

  • Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

    Cerita Dongeng Kancil dan Buaya Singkat untuk Anak

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti