Anak meninggal karena tenggelam selama 30 detik, Ibunya berikan peringatan

Anak meninggal karena tenggelam selama 30 detik, Ibunya berikan peringatan

Isla adalah seorang anak periang, dia meninggal tenggelam setelah kepalanya terbentur dan jatuh ke kolam. Orangtua berbagi kisah pahit sebagai bahan peringatan.

Kepergian seorang anak pastinya menyisakan duka besar bagi orangtua, apalagi bisa bila sang buah hati pergi secara mendadak. Seperti meninggal tenggelam atau karena kecelakaan.

Seorang ibu bernama Sonya Hawkins membagikan kisah kematian putrinya yang meninggal tenggelam saat ditinggal ibunya memasak makan siang. Sonya membagikan kisah pahit ini di Facebook sebagai bahan peringatan pada orangtua lainnya.

Anak meninggal tenggelam saat ibunya sedang menyiapkan makan siang

Sonya Hawkins, membagikan foto putrinya yang telah tiada pada 10 Juli lalu, dalam caption foto di menulis alasan mengapa membagikan kronologi kematian putrinya, Isla. Yang meninggal tenggelam di kolam renang belakang rumah. Dia ingin memberi peringatan pada semua orang, agar hal yang serupa tidak terjadi pada siapapun.

Minggu, 22 April itu berawal seperti hari biasa. Malam sebelumnya kami pergi ke konser dan tidur seperti biasa. Jay suamiku pergi ke luar, karena harus mengerjakan beberapa hal, termasuk mengambil donat untuk dibagikan di kelas anak kami, Finn, dalam rangka ulang tahunnya.

Saya berada di rumah bersama anak-anak, mereka bermain di pinggir kolam renang. Isla tidak ada di kolam renang, dia tidak akan pernah mendekati kolam renang.

Saya keluar masuk rumah beberapa kali mengerjakan berbagai hal, lalu memesan makan siang lewat Uber. Dan masuk ke dalam untuk membuat semangkuk makaroni keju buat Isla. Jam 1 siang saya masih mengirim sms pada Jay. 

Saya baru di dalam beberapa menit ketika Finn datang dan memintaku untuk keluar. Saya mengatakan, “Iya, sebentar, ibu selesaikan bikin ini dulu ya..” 

Finn tidak mengatakan bahwa ada situasi darurat, sehingga saya meremehkan permintaannya untuk keluar.

Saya berharap bisa memutar waktu, dan pergi keluar saat itu juga ketika Finn meminta. 

anak meninggal tenggelam

Isla, anak yang meninggal tenggelam.

Beberapa menit kemudian, dia datang lagi dan memintaku keluar. Saya mengatakan OK. Lalu berjalan keluar, saat itulah saya melihat wajah Isla terbenam dalam air di kolam renang. 

Saya langsung mengeluarkannya dan mulai melakukan CPR. Isla mulai muntah-muntah, dan saya mencoba metode Heimlich.

Kemudian saya teriak mencari pertolongan. Seorang tetangga melompati pagar rumah kami dan mengambil alih CPR. Saya lari ke dalam rumah untuk menelpon 911 pada jam 1 siang lewat 9 menit. 

Ketika paramedis datang, Isla langsung dibawa ke rumah sakit. Semuanya terasa seperti mimpi buruk, neraka dalam kehidupan.

Saya menelpon Jay, dia menemui kami di rumah sakit. Kami histeris, dan terus berdoa tanpa henti untuk Isla. Dan kemudian kami mendengar: “Seseorang sebutkan waktunya.” “Waktu kematian, pukul 13. 38.” 

Semuanya terasa tidak nyata. 34 menit yang lalu, Isla masih hidup, dan kini dia telah tiada. Tadi, dia tidak ada di kolam renang. Tapi, entah bagaimana dia terpeleset dan kepalanya terbentur hingga pingsan dan jatuh ke kolam renang. 

Berat Isla hanya 13 kg. Kami diberitahu bahwa di mungkin telah tenggelam selama 30 detik, atau kurang dari itu jika dia pingsan. 

meninggal tenggelam

Senyum Isla tak bisa lagi dilihat keluarganya, ia meninggal tenggelam.

Artikel terkait: 4 Penyebab anak tenggelam yang sering terjadi, Parents wajib waspada!

Peringatan dari ibu yang berduka setelah anaknya meninggal tenggelam

Anda sering membaca kasus anak tenggelam secara online, dan sekarang Anda membaca kisah Isla. Anda pikir itu takkan terjadi pada Anda, tapi itu bisa saja terjadi pada anggota keluarga Anda.

Perlu diingat, tenggelam bisa terjadi dalam beberapa detik. Jangan pernah meninggalkan anak di pinggir kolam renang tanpa diawasi. Jangan pergi ke toilet, jangan mengambil minuman, atapun membuat camilan dan berpikir “saya hanya pergi sebentar.” 

Sebelumnya, saya tidak pernah cemas karena tahu Isla tidak akan masuk ke kolam. Tapi tahukah Anda, kebanyakan kasus anak tenggelam terjadi ketika dia tidak berenang di air?

Saya mohon, beritahu teman dan keluarga Anda mengenai keamanan di kolam renang. Bagikan postingan ini agar semua orang tahu, bahwa hal ini bisa terjadi pada mereka, dan selalu waspada saat anak sedang bermain di kolam renang. 

Tolong, bantu kami menyelamatkan banyak nyawa dengan memberi kesadaran. Jangan pernah meninggalkan anak-anak Anda tanpa pengawasan di dekat kolam renang, meski hanya sebentar.

Kami tidak hanya kehilangan Isla, tapi seluruh masa depan yang kami bayangkan untuknya. Saya tidak ingin hal serupa menimpa siapapun. Saya berharap dengan berbagi cerita tentang kematian Isla, kami bisa mencegah orangtua lain mengalami rasa sakit yang sama seperti kami.

Saya ingin menegaskan kembali, Isla tidak meninggal tenggelam karena dia tidak bisa berenang. Dia meninggal karena tidak diawasi selama beberapa menit.

Bahkan bagi anak yang pintar berenang pun, mereka masih bisa jatuh, terbentur dan pingsan hingga jatuh ke kolam dan tenggelam. 

Kumohon dengan sangat, beritahu hal ini pada semua orang. Jangan pernah tinggalkan anak sendirian di dekat air. 

 

Baca juga:

Rekaman CCTV Anak Tenggelam Sementara Ibu Bermain Ponsel ini Jadi Peringatan Keras Bagi Para Orangtua

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

Fitriyani

app info
get app banner