TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak digigit hewan peliharaan, ini pertolongan pertama yang harus dilakukan

Bacaan 3 menit
Anak digigit hewan peliharaan, ini pertolongan pertama yang harus dilakukan

Agar anak tidak mengalami infeksi, lakukan beberapa cara ini yuk, saat ia digigit kucing!

Saat anak digigit kucing atau anjing, mungkin kita khawatir si kecil bisa terinfeksi akibat luka dan bakteri dari binatang tersebut. Gigitan binatang yang bisa menginfeksi tentunya akan terjadi saat anak digigit hewan yang terinfeksi.

Lalu, apa saja yang sebaiknya Bunda lakukan untuk menghindarinya?

Pertolongan pertama anak digigit kucing atau anjing

anak digigit kucing

Saat mengetahui dan melihat anak digigit kucing atau anjing, hal pertama yang harus dilakukan tentu menenangkannya bila ia mennagis dan ketakutan. Yakinkan bahwa Anda juga akan membantu melakukan perawatan secepat mungkin.

Beberapa jenis perawatan pertama yang bisa dilakukan untuk luka ringan atau tidak terlalu dalam antara lain: 

  • Bersihkan luka dengan air mengalir menggunakan sabun, setidaknya sampai beberapa menit.
  • Jangan langsung menggosoknya karena akan menyebabkan memar pada jaringan.
  • Oleskan lotion atau krim antiseptik.
  • Perhatikan tanda-tanda infeksi pada area yang terkena, seperti kemerahan atau nyeri, pembengkakan, hingga terserang demam.

Bila gigitan yang disebabkannya nampak lebih dalam, ada beberapa hal yang bisa dilakukan, antara lain:

  • Bila anak digigit kucing hingga berdarah banyak, berikan tekanan dengan perban atau handuk bersih untuk menghentikan pendarahan disekitarnya.
  • Basuhlah luka dengan sabun dan air mengalir selama 5 menit, dan jangan menggosoknya.
  • Keringkan luka dan tutupi dengan pembalut steril. 
  • Jangan gunakan plester yang rapat karena bisa menutup luka dan malah menutup jalan bakteri berbahaya.
  • Segera konsultasikan ke dokter bila luka yang dilihat nampak serius, sebelum muncul tanda awal infeksi. 
Artikel terkait: 3 Manfaat Punya Binatang Peliharaan untuk Anak di Rumah

Risiko infeksi anak digigit kucing

Terdapat beberapa kemungkinan infeksi yang bisa terjadi pada anak bila digigit hewan yang terinfeksi, seperti:

Tetanus

Anak bisa saja terkena tetanus, khususnya bila gigitan kucing yang terjadi sangat dalam. Kondisi ini juga lebih mungkin terjadi bila luka terkontaminasi kotoran.

Oleh karena itu, sebaiknya tetap jaga lukanya agar steril dan sering dibersihkan.

Rabies

Tak hanya anjing, kucing juga bisa menyebabkan rabies. Bila Anda mencurigai kucing yang menggigit terkena rabies, segera laporkan dan bawa si kecil ke rumah sakit segera.

Infeksi Bakteri

Pada beberapa kucing, seringkali terdapat bakteri Pasteurella multocida di mulutnya. Bakteri inilah yang menyebabkan adanya infeksi luka pada anak-anak.

anak digigit kucing

Obat untuk menghindari infeksi

Memberikan obat kepada si kecil pun disarankan, alangkah baiknya dengan resep dokter. Luka karena gigitan kucing rentan terhadap infeksi, terutama dengan bakteri P. multocida, sehingga hal ini diperlukan untuk menghindari infeksi. 

Biasanya, konsumsi antibiotik yang disarankan ialah Augmentin, setelah digigit kucing. Selain itu penisilin juga bisa diberikan, namun memang tak semua anak cocok untuk mengonsumsinya.

Jika seorang anak alergi terhadap penisilin, biasanya dokter akan meresepkan kombinasi klindamisin dengan Bactrim atau cephalosporin. Jangan lupa untuk berkonsultasi dengan dokter terlebih dahulu, ya!

Artikel terkait: Bagaimana dampak tidur dengan hewan peliharaan?

Semoga informasi tersebut bermanfaat ya, Bunda! 

Sumber : www.stanfordchildrens.org, verywellfamily

Baca Juga :

Berapa Besar Bahaya Kucing untuk Ibu Hamil dan Keluarga?

Cerita mitra kami
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Si Kecil Mual Muntah Berulang? Tak Perlu Cemas, Dokter Spesialis Anak Selalu Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Kuningan
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Bukan Hanya Gigitan - Biaya Tersembunyi Demam Berdarah untuk Keluarga di Indonesia
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya
Kaum Sweet Tooth, Jangan Sampai Diabetes! Kenali Ciri-Ciri dan Cara Menghindarinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

Diedit oleh:

Aulia Trisna

  • Halaman Depan
  • /
  • Penyakit
  • /
  • Anak digigit hewan peliharaan, ini pertolongan pertama yang harus dilakukan
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti