TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kiat Hindari Alzheimer Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Apa Hubungannya?

Bacaan 4 menit
Kiat Hindari Alzheimer Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Apa Hubungannya?

Menurut penelitian terbaru, tidur siang bisa berpotensi menyebabkan penyakit Alzheimer. Ini penjelasannya.

Sampai saat ini penyebab pasti mengapa seseorang bisa menderita penyakit Alzheimer masih belum diketahui. Namun, sebuah penelitian terbaru menyebut bahwa mungkin ada hubungannya antara tidur siang dengan penyakit otak ini.

Menurut sebuah artikel yang diterbitkan di Alzheimer’s and Dementia, penelitian dari Rush Alzheimer’s Disease Center menunjukkan adanya hubungan potensial antara Alzheimer dengan kebiasaan tidur siang.

Kiat Hindari Alzheimer Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Apa Hubungannya?

Para peneliti menyebut bahwa koneksi yang terjadi sepertinya dua arah. Pertama, tidur siang lebih lama dan lebih sering berkorelasi dengan kognisi yang lebih buruk setelah satu tahun.

Kedua, kognisi yang lebih buruk juga berkorelasi dengan tidur siang yang lebih lama dan lebih sering setelah satu tahun.

Artikel terkait: Penelitian: Mengasuh cucu dapat menurunkan risiko Alzheimer

Mengubah Pandangan Tentang Penyakit Alzheimer

Ahli saraf dan rekan penulis artikel, Aron Buchman, MD, mengatakan bahwa penelitian ini memberikan bukti untuk mengubah pandangan penyakit Alzheimer sebagai gangguan kognitif murni.

meningkatkan daya tahan tubuh

“Kita sekarang tahu bahwa patologi yang berkaitan dengan penurunan kognitif dapat menyebabkan perubahan fungsi lainnya. Penurunan kognitif ini benar-benar gangguan multisistem, termasuk kesulitan tidur, perubahan gerakan, perubahan komposisi tubuh, gejala depresi, perubahan perilaku, dan lain sebagainya,” jelas Aron.

Artikel terkait: Obati diare hingga cegah alzheimer, ini 7 manfaat daun sage yang jarang diketahui

Penelitian Dilakukan Selama Belasan Tahun

Untuk mendapatkan penemuan baru ini, para peneliti mengikuti lebih dari 1.400 pasien hingga 14 tahun. Ini adalah bagian dari Rush Memory and Aging Project dan Religius Order Study.

meningkatkan daya tahan tubuh

Sumber: iStockphoto

Semua peserta diminta mengenakan sensor yang di pergelangan tangan yang merekam terus aktivitas hingga 10 hari. Jika tidak ada aktivitas dalam waktu lama di siang hari, dari pukul 9 pagi hingga 7 malam, maka dianggap tidur siang. Mereka juga datang setahun sekali untuk pemeriksaan dan pengujian kognitif. 

Di awal penelitian, hasil yang didapatkan adalah lebih dari 75% peserta tidak menunjukkan tanda-tanda gangguan kognitif, 19,5% memiliki gangguan kognitif ringan, dan lebih dari 4% menderita demensia Alzheimer.

hari lansia

Selama penelitian berlangsung, peserta yang tidak mengalami gangguan kognitif mengalami peningkatan tidur siang sekitar 11 menit per tahun.

Bagi penderita gangguan kognitif ringan, tidur siang meningkat dua kali lipat. Sementara mereka yang didiagnosa demensia Alzheimer, peningkatan tidur siang hampir tiga kali lipat.

Selain itu, para peneliti juga membandingkan peserta yang memiliki kognisi normal pada awal penelitian, tetapi akhirnya menderita demensia Alzheimer, dengan peserta lain yang pemikirannya tetap stabil selama penelitian.

Hasilnya, ditemukan bahwa orang tua yang tidur siang lebih dari satu jam sehari memiliki risiko 40% lebih tinggi terkena Alzheimer.

Artikel terkait: 9 Drama Korea Tentang Penyakit Alzheimer, Kesedihan Kehilangan Memori Orang Terkasih! 

Bukan Berarti Tidur Siang akan Menyebabkan Alzheimer

cara mengatasi susah tidur

Meskipun penelitian ini sudah membuktikan bahwa ada hubungan antara tidur siang dengan Alzheimer, tetapi Aron menekankan bahwa penelitian ini tidak begitu saja menyiratkan bahwa tidur siang menyebabkan demensia Alzheimer atau sebaliknya.

“Ini adalah studi observasional, jadi kami tidak bisa mengatakan bahwa ‘A menyebabkan B’. Namun, kita dapat mengatakan bahwa ada kemungkinan pada saat yang sama dan mungkin saja patologi yang sama dapat berkontribusi pada keduanya.”

Kiat Hindari Alzheimer Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Apa Hubungannya?

 

Sebagai informasi, penyakit Alzheimer disebabkan oleh akumulasi dua protein di dalam otak, yaitu amiloid beta dan tau. Sementara penurunan fungsi kognitif adalah gejala penyakit Alzheimer yang paling terkenal.

Nah, dari studi ini hal yang bisa diambil adalah peningkatan frekuensi dan durasi tidur siang mungkin menjadi salah satu gejala tersebut. Menurut Aron, setelah bisa mengidentifikasi patologi dan lokasi, dokter bisa memberikan perawatan potensial untuk pasien.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Berapa Lama Waktu Terbaik untuk Tidur Siang?

Kiat Hindari Alzheimer Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Apa Hubungannya?

Dilansir dari HelloSehat, para peneliti menyebut bahwa tidur siang selama lima menit terlalu pendek untuk memberikan manfaat.

Sementara tidur selama 30 menit atau lebih lama, memang bisa memberikan tubuh cukup waktu untuk memasuki tidur nyenyak. Namun, durasi ini bisa membuat kepala terasa pusing saat terbangun atau “sleep inertia“.

Jadi, durasi tidur siang yang terbaik menurut para ahli adalah 10-20 menit. Ini biasa disebut sebagai “power naps” karena memberikan manfaat tanpa menyebabkan kantuk sesudahnya.

Kiat Hindari Alzheimer Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Apa Hubungannya?

Bagi Parents yang terbiasa tidur siang dalam waktu lama setiap hari, mungkin bisa mulai mengubah kebiasaan tersebut agar terhindar dari penyakit Alzheimer yang ternyata memiliki hubungan dengan kebiasaan tidur siang.

Baca juga:

Ibu Mertua Ananda Omesh Meninggal Dunia, Sempat Idap Alzheimer Selama 3 Tahun

5 Fakta Meninggalnya Ibu Indra Brasco, Idap Alzheimer Selama 8 Tahun

Penelitian: Menikah Mencegah Seseorang Menjadi Pikun, Ini Alasannya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

elgawindasari

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Kiat Hindari Alzheimer Jangan Tidur Siang Terlalu Lama, Apa Hubungannya?
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti