TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Tak Hanya Kacang dan Seafood, Alergi Buah juga Bisa Terjadi, Ini Gejalanya!

Bacaan 4 menit
Tak Hanya Kacang dan Seafood, Alergi Buah juga Bisa Terjadi, Ini Gejalanya!

Meski tidak sepopuler alergi susu atau seafood, alergi buah juga bisa dialami anak-anak dan orang dewasa. Apa gejalanya dan bagaimana cara mengatasinya?

Selama ini kita tahu bahwa makanan tertentu dapat memicu alergi misalnya susu, kacang-kacangan dan makanan laut. Namun, tahu tidak, ternyata buah juga bisa memicu alergi pada beberapa orang. Seperti apa gejala alergi buah dan bagaimana cara mengatasinya? Simak penjelasannya berikut.

Apa itu Alergi Buah?

Tak Hanya Kacang dan Seafood, Alergi Buah juga Bisa Terjadi, Ini Gejalanya!

Seseorang dapat dikatakan alergi terhadap buah jika tubuhnya menganggap zat yang terkandung dalam buah tersebut berbahaya. Akibatnya, timbul reaksi alergi berupa gatal-gatal atau bengkak setelah mengonsumsinya. Zat ini juga biasa disebut sebagai alergen.

Awalnya, saat paparan alergi masuk ke dalam tubuh, sistem kekebalan akan melihat zat tersebut sebagai ancaman yang berbahaya. Ini disebut sebagai sensitisasi. Kemudian tubuh menghasilkan antibodi yang akan memicu pelepasan zat pelawan alergen seperti histamin.

Keluarnya histamin yang bertemu dengan alergen inilah yang nantinya menimbulkan reaksi alergi.

Tak Hanya Kacang dan Seafood, Alergi Buah juga Bisa Terjadi, Ini Gejalanya!

Kandungan profilin, sejenis protein nabati dalam buah berperan dalam pembentukan sel tanaman diduga sebagai penyebab alergi. Zat ini dapat ditemukan pada buah melon, semangka, jeruk, dan pisang.

Selain itu, ada kondisi lain yang sering menjadi pemicu terjadinya reaksi alergi pada buah-buahan, yaitu sindrom alergi oral dan alergi lateks.

Artikel terkait: “Alergi sperma membuatku susah punya anak…”, simak kisahnya!

Alergi oral (pollen-food allergy syndrome)

Tak Hanya Kacang dan Seafood, Alergi Buah juga Bisa Terjadi, Ini Gejalanya!

Alergi ini dipicu karena adanya protein dari buah-buahan yang mirip dengan protein penyebab alergi. Beberapa buah-buahan yang mengandung protein tersebut di antaranya adalah sebagai berikut.

  • Protein Birch pollen, terdapat dalam apel, cherry, kiwi, persik, pir, dan buah plum.
  • Kandungan Protein serbuk sari rumput terdapat dalam melon, jeruk, persik, dan tomat.
  • Protein serbuk sari ragweed terdapat dalam buah pisang.

Alergi lateks

Tak Hanya Kacang dan Seafood, Alergi Buah juga Bisa Terjadi, Ini Gejalanya!

Jika tubuh seseorang sensitif terhadap protein tertentu yang ada dalam karet lateks, maka besar kemungkinannya ia juga akan sensitif pada buah-buahan yang memiliki kandungan protein yang mirip dengan lateks. Alergi ini juga sering disebut sebagai reaksi silang.

Beberapa buah yang mengandung protein yang serupa pada lateks adalah aprikot, kelapa, goji beri, nangka, leci, mangga, pisang, dan alpukat. 

Siapa yang berisiko mengalami alergi?

alergi buah 1

Alergi buah, terutama alergi oral, biasanya tidak ditemukan pada anak-anak. Sedangkan  anak-anak yang berusia 10 tahun ke atas atau menginjak remaja, dan orang dewasa muda malah bisa mengalami alergi buah.

Alergi itu bisa muncul meskipun sudah makan buah yang sama bertahun-tahun. Hal ini disebabkan karena sensitivitas oral pada manusia bisa berkembang seiring bertambahnya usia.

Gejala yang Muncul saat Reaksi Alergi Terjadi

alergi buah

Beberapa gejala alergi makanan yang disebabkan karena buah termasuk:

  • Ruam merah dan gatal pada kulit.
  • Bengkak dan gatal-gatal pada bibir, lidah, dan area dalam mulut.
  • Tenggorokan gatal.
  • Sakit perut, mual, dan muntah.
  • Bersin.
  • Pilek.

Umumnya gejala ini hanya beberapa detik atau menit tetapi ada juga beberapa orang yang baru mengalami reaksi setelah satu hingga dua jam. Hal ini disebabkan karena protein buah bisa dengan cepat dipecah oleh air liur. Alergi ini biasanya bisa hilang dengan cepat dan tidak memerlukan perawatan serius. 

alergi buah 1

Selain itu, protein yang menyebabkan pollen-food syndrome tidak terlalu kuat terhadap panas atau asam di perut. Itulah sebabnya, orang dengan alergi ini cenderung tidak mengalami reaksi yang parah dibanding dengan jenis alergi makanan lainnya. Sebagian orang juga tidak mengalami gejala alergi setelah makan buah yang sudah dimasak.

Namun, tetap ada sedikit kemungkinan bagi orang-orang yang alergi untuk mengalami anafilaksis, sebuah reaksi gejala parah yang membuat orang sulit menelan dan bernapas. Kondisi ini sangat berbahaya dan dapat mengancam jiwa. Segera cari bantuan medis jika Anda mengalaminya.

Artikel terkait: Gejala Alergi Makanan pada Anak dan Cara Mengatasinya, Parents perlu Tahu!

Bagaimana Cara Mencegah dan Mengatasi Alergi Buah Ini?

Tak Hanya Kacang dan Seafood, Alergi Buah juga Bisa Terjadi, Ini Gejalanya!

Untuk mengetahui apakah seseorang mengalami alergi, harus menjalani pemeriksaan ke dokter dengan berbagai macam tes alergi. Beberapa tes alergi makanan yang mungkin akan dilakukan adalah tes paparan alergen melalui tusukan kulit dan tes darah.

Jika sudah benar-benar didiagnosis mengidap alergi buah, sebaiknya hindarilah makanan atau minuman apapun yang mengandung buah pemicu, termasuk produk-produk kecantikan yang menggunakan buah tersebut sebagai bahannya, misalnya lip balm.

alergi buah 1

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

Dalam beberapa kasus, memasak buah dan sayuran tertentu dapat menghancurkan dan mengubah protein yang menyebabkan oral allergy syndrom karena pemanasan saat dimasak. Namun, ini tergantung pada jenis buah apa yang memicu reaksinya dan tidak semuanya hancur oleh panas, misalnya alergen pada stroberi.

Bagi Anda yang memiliki reaksi alergi parah, dokter akan memberikan obat berupa auto injeksi epinefrin yang harus selalu dibawa setiap bepergian. Jadi, ketika reaksi tersebut terjadi, Anda bisa langsung menyuntikkan obat tersebut sebelum mendapat perawatan medis di rumah sakit.

Itulah informasi mengenai alergi buah, semoga bermanfaat.

****

Artikel telah ditinjau oleh:

dr.Gita PermataSari, MD
Dokter Umum dan Konsultan Laktasi

Baca juga:

Perhatikan 13 Tanda Bayi Alami Alergi Ikan, Apa yang Harus Dilakukan?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Tak Hanya Kacang dan Seafood, Alergi Buah juga Bisa Terjadi, Ini Gejalanya!
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti