TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Ramadan MomTAP
  • Event
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Ramadan MomTAPRamadan MomTAP
  • EventEvent
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sering Kasar pada Ibunya, Seorang Adik Bunuh Kakak yang Alami Gangguan Jiwa

Bacaan 4 menit
Sering Kasar pada Ibunya, Seorang Adik Bunuh Kakak yang Alami Gangguan Jiwa

Perlakukan kasar sang kakak pada ibu, membuat seorang adik kalap mata dan membunuhnya.

Setiap keluarga tentunya pernah mengalami konflik yang bisa berbeda-beda bentuknya. Namun, apa jadinya bila konflik yang terjadi berujung pada kehilangan nyawa anggota keluarga? Seperti kasus adik bunuh kakak kandung yang belum lama ini terjadi.

Peristiwa ini sangat tragis. Pelaku adalah EP alias ED (30) yang tinggal di Desa Sei Geringging Kecamatan Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Riau.

Bukan tanpa alasan, ia tega membunuh kakak kandungnya sendiri, Waluyo (32) lantaran sakit hati atas perilakunya pada sang ibu. Pelaku sendiri kini telah ditangkap oleh Polsek Kampar

Kronologis Adik Bunuh Kakak Kandung

Adik Bunuh Kakak Kandung

Inilah kronologis kejadian serta pengakuan pelaku atas pembunuhan yang dilakukannya.

Pelaku berhasil ditangkap pada Minggu (8/11). Peristiwa naas itu sendiri rupanya terjadi pada Kamis (29/10) malam lalu.

Mirisnya, korban yang berujung meninggal dunia tersebut diketahui merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Pihak kepolisian pun mengungkapkan lebih lanjut motif pelaku menghabisi nyawa kakaknya sendiri.

“Pelaku menyerahkan diri. Menurut keterangan pelaku, motifnya melakukan pembunuhan itu lantaran ia sakit hati dengan perilaku korban terhadap ibu dan dirinya,” ujar Panit Reskrim Polsek Kampar Kiri Iptu Ferry M Fadhillah, Selasa (10/11)M dikutip dari Merdeka.

Artikel Terkait : Tragis! Ibu ini ajak 3 anaknya bunuh diri, diduga karena persoalan dengan suami

Mengidap Gangguan Jiwa Beberala Tahun Kebelakang

Adik Bunuh Kakak Kandung

Berdasarkan keterangan dari pihak kepolisian, korban memang diketahui sudah mengidap gangguan jiwa bertahun-tahun lamanya.

Tepatnya, sudah sekitar 5 tahun ia mengalami gangguan tersebut. Semenjak saat itulah ia kerap berlaku kasar pada keluarga, khususnya sang pelaku dan ibunya sendiri.

“Korban memang mengidap gangguan jiwa sejak 5 tahun lalu. Sejak itu korban sering berlaku kasar terhadap pelaku dan ibunya,” kata Ferry.

Sang kakak rupanya tinggal tak satu kediaman dengan keluarga lainnya. Setiap pagi, sang ibu maupun pelaku kerap mengantarkan rokok serta makanan pada korban.

Akan tetapi bila terlambat mengantarkan, ia akan langsung marah. Tak jarang, korban pun kerap mengancam untuk membunuh,

“Bila terlambat mengantarkan makanan dan rokok itu, korban langsung marah-marah dan kadang sampai mengancam akan membunuh. Bahkan pelaku sering dipukul oleh korban,” jelasnya.

Artikel Terkait : Stop hakimi ibu depresi, ibu ini ajak kita berempati pada kasus ibu bunuh diri bersama anak

Pelaku Sudah Naik Pitam

Sering Kasar pada Ibunya, Seorang Adik Bunuh Kakak yang Alami Gangguan Jiwa

Selama ini, pelaku mengaku sudah bersabar akan tindakan kasar beserta ancaman yang kerap diterima. Namun, pada satu momen ia merasa sudah begitu tak tahan dengan perilaku kakaknya.

Kamis malam pun jadi momen pertumpahan darah kakak beradik tersebut. Sekitar pukul 23.00 WIB, pelaku mengaku masuk rumah korbanmelalui pintu belakang.

Kala itu, korban tengah tertidur. Dalam keadaan tersebut, pelaku langsung dihantam korban menggunakan gancu. Tak sempat membela diri, korban pun seketika meninggal dunia.

Untuk menghilangkan barang bukti, ia pun menyembunyikan senjata tersebut. Pelaku membuang gancu dengan panjang 1 meter tersebut ke dalam kolam.

Setelah kejadian tersebut, pelaku pun kembali pulang ke rumah lalu tertidur.

Artikel Terkait : Anak 11 tahun dibunuh oleh ibu kandung karena dituduh melakukan seks bebas

Jenazah Korban Ditemukan

Adik Bunuh Kakak Kandung

Seperti hari biasanya, sang ibu mengantar makanan ke rumah korban. Betapa terkejutnya ia mendapati kondisi korban saat itu telah bersimbah darah. Ia menyaksikan sang anak kandung sudah kehilangan nyawanya pagi itu.

Mengetahui kondisi tersebut, keluarga pun melaporkan kejadian pada pihak kepolisian setempat. Penyelidikan pun langsung dilakukan.

“Mendapati kondisi korban, keluarga dan masyarakat lantas melaporkan peristiwa ini ke Polsek Kampar Kiri, dan selanjutnya dilakukan penyelidikan,” kata Ferry.

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Di tengah-tengah penyelidikan, sang pelaku akhirnya mengaku. Ia menyerahkan diri secara baik-baik pada pihak kepolisian. Dirinya kemudian memberikan keterangan kronologis serta motif.

“Pelaku merasa kondisi korban justru membuat sulit keluarganya. Belum lagi perlakukan kasar korban kepada keluarganya. Kini pelaku dan barang bukti sudah kita amankan untuk proses lebih lanjut,” tandasnya

Artikel Terkait : Balita 2 tahun tewas di tangan ayah kandung, pelaku mencoba bunuh diri

Peristiwa adik bunuh kakak kandung memang bisa saja terjadi, terlebih lagi dalam kondisi sulit. Harapannya, kejadian serupa tak perlu terulang dan dialami oleh keluarga yang lainnya. .

Baca Juga :

Tak Dapat Dihubungi Selama 3 Hari, Ibu dan Anak di Pontianak Ditemukan Tewas

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Sering Kasar pada Ibunya, Seorang Adik Bunuh Kakak yang Alami Gangguan Jiwa
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti