TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

10 Barang yang Harus Dijauhkan dari Anak, Bisa Potensi Bahaya

Bacaan 5 menit
10 Barang yang Harus Dijauhkan dari Anak, Bisa Potensi Bahaya

Supaya selalu aman, yuk cegah dengan menjauhkan benda-benda ini dari jangkauan buah hati!

Sejak anak-anak lahir, keselamatan buah hati tentu menjadi prioritas utama setiap orangtua. Supaya menghindari dari berbagai ancaman bahaya, ada beberapa barang yang harus dijauhkan dari anak karena berbagai potensi bahaya.

Nah dalam artikel ini, TheAsianparent akan coba mengulasnya. Penting untuk dicatat bahwa beberapa item yang dianggap berbahaya mungkin tidak berlaku untuk situasi Parents berada, sebab bahaya dapat muncul dalam berbagai bentuk.

Artikel Terkait: Alat-alat yang Wajib Tersedia di Rumah untuk Pertolongan Pertama Bayi dan Anak

10 Barang yang Harus Dijauhkan dari Anak Berikut Tips Menjaga Keamanan Si Kecil

  1. Jauhkan Obat-obatan dan Produk Kimia Berbahaya

Salah satu barang terpenting yang harus dijauhkan dari anak-anak adalah obat-obatan dan produk yang mengandung bahan kimia berbahaya. Barang ini termasuk resep, obat bebas, vitamin, suplemen, produk pembersih, dan produk lain yang mengandung bahan kimia berbahaya.

Barang-barang ini harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak dan disimpan di tempat yang aman, seperti lemari yang terkunci. Tutup pengaman anak juga harus digunakan untuk membantu menjauhkan anak-anak dari barang-barang ini. Selain itu, Parents hendaknya membekali diri dengan tanda dan gejala keracunan obat dan menyadari potensi bahaya dari barang-barang tersebut.

  1. Awasi Colokan Listrik dan Kabel

Penting untuk diingat bahwa barang-barang yang harus dijauhkan dari anak-anak termasuk stopkontak dan kabel listrik. Jika stopkontak listrik dapat diakses, pastikan stopkontak tertutup rapat dan tidak ada kabel yang dapat dijangkau.

Selain itu, penting untuk memastikan bahwa semua kabel terpasang erat ke dinding dengan penutup kabel. Hal ini untuk mencegah anak-anak menariknya dan berisiko terkena sengatan listrik.

  1. Furnitur atau Peralatan Rumah Lain

Penting untuk memastikan bahwa semua perabot dan peralatan yang bisa berbahaya dijauhkan darinya. Barang-barang yang harus dijauhkan antara lain furnitur yang mudah terbalik seperti rak buku, televisi, dan meja rias.

Lalu untuk melindungi anak-anak di rumah, pastikan furnitur ini ditempatkan di dinding di kamar untuk mencegah mereka terdorong secara tidak sengaja. Selain itu, pastikan semua kabel atau kabel tidak kusut atau dalam jangkauan anak kecil.

  1. Karya Seni Berbingkai Digantung dengan Aman

Jika menyangkut barang-barang yang harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak, pajangan dan karya seni seringkali diabaikan. Barang-barang ini dapat menjadi potensi bahaya jika tidak diamankan dengan benar.

Pastikan untuk memastikan setiap karya seni berbingkai digantung dengan aman, sebaiknya dengan pengait yang terpasang kuat di dinding. Hal ini akan membantu mencegah karya seni terjatuh, seandainya balita merasa penasaran. Selain itu, hal yang terbaik ialah menggantung seni berbingkai dari jangkauan anak kecil sebagai tindakan pencegahan.

  1. Jendela dengan Kunci yang Aman

Barang lain yang harus dijauhkan dari jangkauan anak-anak ialah jendela. Jendela bisa berbahaya jika anak-anak bersandar di atasnya, terutama jika jendela terbuka. Sebagai upaya mencegahnya, pastikan jendela memiliki kunci dan layar yang aman.

Kunci harus dipasang cukup tinggi sehingga si kecil tidak dapat menjangkaunya. Selain itu, penting untuk menjauhkan furnitur dari jendela untuk mencegah anak-anak memanjatnya.

Artikel Terkait: 5 Pertolongan Pertama Saat Anak Demam, Parents Wajib Tahu!

  1. Alat Pembersih Rumah Tangga, Deterjen, dan Sebagainya

Barang lain berpotensi membahayakan adalah pembersih rumah tangga, seperti deterjen dan barang-barang yang berpotensi berbahaya lainnya. Barang-barang tersebut dapat menyebabkan cedera serius dan sangat berbahaya bagi anak-anak, karena tubuh mereka masih dalam masa pertumbuhan dan kulit mereka lebih sensitif.

Sebagai upaya melindungi si kecil, penting untuk memastikan bahwa semua pembersih rumah tangga, deterjen, dan barang-barang yang berpotensi berbahaya lainnya dikunci dengan benar di lemari dan laci.

  1. Barang yang Harus Dijauhkan dari Anak: Benda Tajam

Penting untuk menyimpan benda tajam seperti pisau, gunting, dan lain sebagainya di tempat yang aman jauh dari jangkauan anak-anak. Selain itu, hendaknya Parents menyimpan kunci wadah jauh dari jangkauan anak-anak.

Penting juga untuk mendidik anak-anak tentang bahaya benda tajam. Bila si kecil sudah mulai bisa memahami, ajarkan ia untuk tidak boleh menyentuhnya tanpa izin.

  1. Barang-barang Alergen

Setiap anak memiliki riwayat alergi berbeda-beda, sehingga Parents perlu memerhatikannya. Hinari beberapa barang yang bisa berpotensi menyebabkan alergi, misalnya saja kapuk, spora jamur, maupun berbagai benda lain yang bisa memicu.

  1. Jauhkan Benda-benda Kecil dari Bahaya Tersedak

Salah satu barang terpenting yang harus dijauhkan dari anak-anak adalah benda kecil yang dapat menimbulkan bahaya tersedak. Barang-barang kecil seperti koin, kepingan Lego, kelereng, dan mainan kecil bisa berpotensi menimbulkan bahaya jika berada dalam jangkauan, khususnya bagi si kecil yang masih bayi.

Supaya mencegah benda-benda ini berada dalam jangkauan anak, pastikan untuk menyimpannya di lemari, rak, atau laci yang dapat dikunci. Selain itu, penting untuk secara teratur memeriksa barang-barang yang dapat diakses oleh anak-anak dan membuang benda-benda kecil yang dapat menjadi bahaya tersedak.

  1. Pasang Detektor Karbon Monoksida dan Asap

Terakhir, Parents dianjurkan memasang detektor karbon monoksida dan asap di rumah untuk keamanan tambahan. Karbon monoksida merupakan gas yang tidak terlihat dan tidak berbau yang dapat mematikan jika terhirup dalam jumlah banyak.

Memasang kedua detektor ini memastikan bahwa keluarga akan diperingatkan jika salah satu dari kondisi berbahaya ini terjadi. Selain itu, Parents harus memeriksa dan mengganti baterai di detektor secara teratur untuk memastikannya beroperasi.

Artikel Terkait: 8 Langkah Pertolongan Pertama Saat Anak Pingsan yang Wajib Orangtua Ketahui

Demikian berbagai daftar barang yang berpotensi bahaya. Yuk cegah berbagai kemungkinan bahaya melalui upaya di atas.

Semoga bermanfaat.

****

Baca Juga:

Cerita mitra kami
Intip Cara Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak di Fase New Normal Sesuai Usianya, Yuk!
Intip Cara Mengoptimalkan Tumbuh Kembang Anak di Fase New Normal Sesuai Usianya, Yuk!
Ingin Si Kecil Aktif dan Stylish Tanpa Terganggu Popok? Simak Rahasianya di Sini!
Ingin Si Kecil Aktif dan Stylish Tanpa Terganggu Popok? Simak Rahasianya di Sini!
Dukung Pertumbuhan Kini dan Nanti, Si Kecil dan Bumi
Dukung Pertumbuhan Kini dan Nanti, Si Kecil dan Bumi
5 Produk Kehamilan, Ibu Menyusui, dan Bayi Mama's Choice Terbaik di 2023
5 Produk Kehamilan, Ibu Menyusui, dan Bayi Mama's Choice Terbaik di 2023

Pertolongan Pertama Saat Anak Tenggelam, Langkah Cepat Selamatkan Nyawa!

8 Tips Pertolongan Pertama Atasi Memar pada Anak, Simak Parents!

8 Tips Pertolongan Pertama Jika Anak Tersiram Air Panas

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

Diedit oleh:

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Toddler & Pra Sekolah
  • /
  • 10 Barang yang Harus Dijauhkan dari Anak, Bisa Potensi Bahaya
Bagikan:
  • Kapan Anak Boleh Makan Sushi? Perhatikan Hal ini Dulu Parents

    Kapan Anak Boleh Makan Sushi? Perhatikan Hal ini Dulu Parents

  • 7 Makanan agar Anak Cepat Tidur, Mudah Ditemui Parents

    7 Makanan agar Anak Cepat Tidur, Mudah Ditemui Parents

  • 7 Manfaat Balet untuk Anak 3 Tahun, Tak Hanya Melatih Motorik

    7 Manfaat Balet untuk Anak 3 Tahun, Tak Hanya Melatih Motorik

  • Kapan Anak Boleh Makan Sushi? Perhatikan Hal ini Dulu Parents

    Kapan Anak Boleh Makan Sushi? Perhatikan Hal ini Dulu Parents

  • 7 Makanan agar Anak Cepat Tidur, Mudah Ditemui Parents

    7 Makanan agar Anak Cepat Tidur, Mudah Ditemui Parents

  • 7 Manfaat Balet untuk Anak 3 Tahun, Tak Hanya Melatih Motorik

    7 Manfaat Balet untuk Anak 3 Tahun, Tak Hanya Melatih Motorik

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti