TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Benarkah Makan Beras Mentah Lebih Bergizi Dibandingkan Nasi Matang? Ini Faktanya

Bacaan 3 menit
Benarkah Makan Beras Mentah Lebih Bergizi Dibandingkan Nasi Matang? Ini Faktanya

Dianggap lebih bergizi, ini dia ulasan dan alasan mitos tersebut sebaiknya tidak lagi dipercaya.

Nasi menjadi salah satu makanan pokok masyarakat Indonesia sejak dahulu hingga saat ini. Sejalan dengan kebiasaan tersebut, kerap muncul persepsi yang salah dalam mengonsumsinya. Misalnya saja mitos makan beras mentah yang dinilai lebih bergizi.

Padahal sebaliknya, Parents. Mengonsumsinya dalam keadaan mentah atau setengah matang kurang dianjurkan, lo.

Dalam artikel ini kita akan membahas tuntas mengenai kekeliruan dan fakta sebenarnya secara ilmu medis. Jadi, sebaiknya simak hingga akhir, ya.

Artikel Terkait: 7 Merk Beras yang Bagus, Pulen dan Enak

Mitos Makan Beras Mentah dan Fakta secara Kesehatan

Bagi sebagian masyarakat, hal ini masih begitu dipercaya. Ada yang masih mempraktikkan tanpa mengulik fakta sebenarnya.

Seperti dilansir dari Healthline, mengonsumsi nasi mentah atau setengah matang dapat meningkatkan risiko keracunan makanan karena adanya bakteri berbahaya seperti Bacillus cereus (B. cereus). Bakteri ini dapat menyebabkan berbagai gejala berbahaya, Parents.

aktanya, satu penelitian menemukan bahwa B. cereus ada pada hampir setengah dari sampel beras komersial. Nasi mentah sebenarnya lebih rentan terhadap kontaminasi daripada nasi matang, karena proses memasaknya bisa menghancurkan bakteri.

Selain itu, beras mentah juga mengandung spora bakteri lain, termasuk Staphylococcus aureus, Salmonella, dan Clostridium perfringens. Oleh karena itu, penting untuk memastikan bahwa semua nasi dimasak dengan matang sebelum dikonsumsi untuk mengurangi risiko keracunan makanan.

Artikel Terkait: Rahasia Memasak Beras Merah Pulen dan Empuk, Ikuti 8 Langkahnya!

Cara Memasak Nasi Supaya Terhindar dari Keracunan Makanan

Parents, supaya mengurangi risiko kontaminasi bakteri, persiapan dan pemasakan nasi yang tepat harus dilakukan. Sebelum dimasak, selalu cuci beras sampai bersih dengan air mengalir dan buang semua kotoran, seperti batu kecil atau gumpalan.

Lalu, masak nasi dengan air secukupnya sesuai takaran nasi yang hendak dibuat. Biarkan mendidih setidaknya selama 10 menit sebelum mematikannya. Bila menggunakan rice cooker, Parents bisa lebih mudah karena biasanya telah dilengkapi timer otomatis.

Waku 10 menit ini dianggap ideal untuk membunuh bakteri berbahaya dalam beras. Setelah matang, penting untuk menikmati nasi saat masih panas untuk mengurangi risiko keracunan makanan.

Di sisi lain, Parents pun hendaknya memerhatikan penyimpanan nasi yang dimasak agar aman untuk dimakan. Hal ini juga bias membantu mempertahankan rasa dan teksturnya, sehingga makan jadi lebih nikmat.

Artikel Terkait: 5 Manfaat Mencuci Wajah dengan Air Beras, Bikin Kulit Cerah!

Jadi, mitos makan beras mentah lebih bergizi merupakan salah satu kekeliruan yang tak boleh dipercaya lagi. Penting untuk memasak nasi sampai matang sebelum dikonsumsi untuk mengurangi risiko keracunan makanan. Meskipun mungkin membutuhkan sedikit waktu ekstra, tentunya hal tersebut sepadan karena mengurangi risiko keracunan.

Semoga informasi di atas bisa bermanfaat, ya!

****

Baca Juga:

Manfaat Air Cucian Beras Untuk Kecantikan Anda

8 Manfaat air tajin beras merah, bisa menurunkan berat badan hingga menyehatkan jantung!

10 Cara Menghilangkan Kutu Beras Menggunakan Bahan Alami di Rumah

 

Cerita mitra kami
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianparent

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Benarkah Makan Beras Mentah Lebih Bergizi Dibandingkan Nasi Matang? Ini Faktanya
Bagikan:
  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!
    Cerita mitra kami

    Cara Memastikan Air Minum Aman Dikonsumsi, Perhatikan Hal Ini!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti