TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Fakta Mengejutkan: Warga Indonesia Malas Menikah, Apa Alasannya? 

Bacaan 3 menit
Fakta Mengejutkan: Warga Indonesia Malas Menikah, Apa Alasannya? 

Berbeda dengan satu dekade yang lalu, fakta mengungkap bahwa kini warga Indonesia malas menikah dan punya anak. Apa alasannya?

Di tengah-tengah gembar-gembor Indonesia akan menjadi negara maju dan berpendapatan tinggi di tahun 2045 karena memiliki bonus demografi ternyata masih perlu dipertanyakan, lho. Menurut fakta, semakin banyak warga Indonesia yang kini malas menikah dan lebih mementingkan karier.

Lantas masih bisakah Indonesia jadi negara maju jika warganya enggan menikah dan punya anak? Simak penjelasannya di sini! 

Fakta Soal Warga Indonesia Malas Menikah

warga indonesia malas menikah

Sumber: Pexels

Dalam sebuah program diskusi di CNBC Indonesia, Kepala BKKBN Hasto Wardoyo menyampaikan bahwa jumlah jomblo di Indonesia saat ini semakin banyak. Hal ini diisyaratkan oleh menurunnya angka pernikahan dalam satu dekade terakhir. 

“10 atau 20 tahun yang lalu median usia perkawinan pertama perempuan masih di angka 19 (tahun). Namun, data hari ini mendekati usia 21-22. Jadi semakin mundur,” ungkapnya. 

Data lain pun mengkonfirmasi jika dalam dekade terakhir persentase warga Indonesia usia muda yang belum menikah kini jumlahnya semakin tinggi, dari 52 persen menjadi 61 persen. Sebaliknya angka pernikahan terus turun.

Kecenderungan ini mengindikasikan bahwa memang anak muda Indonesia sekarang ini semakin malas untuk menikah.

Ada Pergeseran Nilai-nilai

warga indonesia malas menikah

Sumber: Pexels

Jika ditelisik lebih dalam, keputusan untuk waithood atau menunda usia kawin dan memiliki anak ini mulai didominasi oleh kaum millennial dan generasi Z. Terlebih mereka yang tinggal di perkotaan. 

Hasto Wardoyo kembali menjelaskan bahwa selain domisili, tingkat pendidikan dan kelas ekonomi menjadi faktor dominan yang mendorong fenomena ini. 

“Ketika (seseorang) tingkat pendidikannya meningkat  kemudian ekonominya (juga) meningkat, otomatis dia punya kesadaran untuk tidak (menikah) terlalu dini,” jelasnya. 

Hal ini kembali dibuktikan oleh hasil Survei Angkatan Kerja 2022 oleh BPS yang menunjukkan bahwa Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK) di Indonesia memang jadi semakin tinggi. Baik untuk laki-laki maupun perempuan.

Jadi, secara sederhana bisa dikatakan kalau anak-anak muda saat ini lebih fokus mengejar karier ketimbang buru-buru menikah. 

Tak Cuma Malas Menikah, Warga Indonesia Juga Malas Punya Anak

Fakta Mengejutkan: Warga Indonesia Malas Menikah, Apa Alasannya? 

Sumber: Pexels

Masih dalam diskusi yang sama, Psikiater Dharmawan A. Purnama menambahkan jika meningkatnya fenomena waithood ini sedikit banyak juga dipengaruhi oleh gerakan childfree yang mulai masuk ke Indonesia.

Anggapan bahwa memiliki keluarga atau anak sebagai beban pun tak terelakkan. 

Akibatnya, sebagian perempuan memilih untuk menunda kehamilan atau kelahiran. Lebih ekstrem lagi, baik perempuan maupun laki-laki, mereka memilih untuk menunda pernikahan.

Jadi, bukan cuma malas menikah saja, indikasi keengganan generasi muda memiliki momongan juga semakin besar.

Di samping itu, isu melonjaknya angka perceraian, kesiapan finansial, dan KDRT juga kerap menjadi alasan mengapa anak-anak muda memilih untuk menunda menikah.

Artikel Terkait: Pilih Childfree hingga Adopsi, 3 Artis Ini Tak Ingin Punya Anak

Butuh Kerja Sama Lintas Sektoral untuk Mengatasinya

Fakta Mengejutkan: Warga Indonesia Malas Menikah, Apa Alasannya? 

Sumber: Pexels

Melihat gambaran ini, dr. Dharmawan A. Purnama pun menyebut bahwa butuh kerja sama lintas sektoral untuk menyikapi kasus ini. 

Cerita mitra kami
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Kenyamanan Sehari-hari, Kenangan Sepanjang Masa: Cerita di Balik Petit Beary
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap
Dukung Pendidikan dan Lingkungan Sehat, PT Taisho Pharmaceutical Indonesia Tbk Gelar CSR di SDN 01 Cilangkap

Sebagai spesialis kejiwaan, ia mengingatkan pernikahan yang terlalu dini tanpa diimbangi dengan kesiapan finansial beresiko meningkatkan angka stunting. Sementara hamil dalam usia yang terlalu tua membuat resiko melahirkan anak berkebutuhan khusus juga semakin meningkat.

“Jadi ini bukan lagi bonus demografi, (tapi) beban (negara) nanti. Angka dependensinya akan tinggi. Jadi itu harus diperhatikan,” pungkasnya. 

Wah, rumit juga ya ternyata Parents kondisinya. Tapi memang betul juga sih, kalau dulu setelah lulus kuliah ditanya kapan nikah, sekarang pasti pertanyaannya jadi kerja dimana. Gimana nih kalau menurut Anda?

 

Baca Juga:

Memilih Menikah karena Takut Dilangkahi, Ternyata Tidak Selalu Salah

Takut Berkomitmen dan Menikah? Jenis Fobia Ini Bisa Jadi Penyebabnya

Menikah Muda karena Takut Zina, Quraish Shihab: “Itu Bukan Solusi yang Tepat”

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Pernikahan
  • /
  • Fakta Mengejutkan: Warga Indonesia Malas Menikah, Apa Alasannya? 
Bagikan:
  • 15 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah

    15 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah

  • 20 Arti Mimpi Ular Menurut Islam, Psikologi, hingga Primbon Jawa

    20 Arti Mimpi Ular Menurut Islam, Psikologi, hingga Primbon Jawa

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

  • 15 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah

    15 Film Korea tentang Perselingkuhan, Bikin Penonton Ikutan Naik Darah

  • 20 Arti Mimpi Ular Menurut Islam, Psikologi, hingga Primbon Jawa

    20 Arti Mimpi Ular Menurut Islam, Psikologi, hingga Primbon Jawa

  • 60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

    60 Panggilan Sayang Bahasa Inggris untuk Pasangan, Bikin Harmonis!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti