Anak suka mengacak makanan? Ini solusinya!

lead image

Anak suka mengacak makanan sampai berantakan? Salah satu cara menghadapinya adalah memilih wadah makan anak yang sesuai.

Pada awalnya, momen makan anak memang cukup menggemaskan untuk dilihat, diabadikan, hingga dibagikan ke media sosial. Tetapi ketika anak sudah memulai kebiasaannya mengacak-acak makanan, tentu akan merepotkan. Bukannya melahap makanan yang ada di depannya, anak malah mengacak-acak dan melempar makanan itu dari wadah makan anak, sehingga makanannya pun berceceran kemana-mana dan mengacaukan rumah.

Melempar atau mengacak-acak makanan adalah salah satu kebiasaan anak yang juga menjadi masalah bagi Parents. Sebenarnya, hal itu termasuk normal. Umumnya, anak-anak akan mengalami fase melempar-lempar makanan pada tahun pertama.

Pelemparan atau mengacak-acak makanan dari wadahnya ini adalah bagian dari prosesnya belajar cara mengontrol, menjumput, dan mengordinasikan makanan, serta mengembangkan keterampilan motorik halusnya.

Pada bayi berusia 6 – 8 bulan, aksi melempar makanan dari wadah makan anak ini mungkin terjadi karena unsur ketidaksengajaan.

Tetapi ketika anak berusia 12 bulan ke atas, aksi ini menjadi ajang latihan dalam memelajari sebab-akibat. “Apa yang terjadi jika aku melempar makanan ini? Kemana perginya makanan yang dilempar itu? Apakah makanan itu bisa kembali?”. Karena itu, melempar makanan jadi ajang ‘coba-coba’ untuk melihat respon orang sekitarnya.

Berikut beberapa tips untuk mengatasi anak yang suka mengacak-acak makanan!

  1. Jangan bereaksi

Di usia bayi dan balita ini, anak sangat suka mencari perhatian. Jangan langsung terburu-buru memarahinya, tetap tenang dan netral.

Jangan memungut makanan yang sudah tumpahkan kembali ke wadah makan anak. Biarlah mereka bereksplorasi dengan waktu makannya, tetapi tetap ingatkan ia agar tidak membuang-buang makanan.

  1. Jangan memaksanya

Melempar-lempar makanan bisa jadi merupakan cara terakhir anak untuk mengatakan kepada Anda, “Aku kenyang!”

Jadi, ketika ia menggeleng-gelngkan kepalanya, mengunci mulutnya, atau membuang-buang dan memainkan makanannya, itu bisa jadi tanda bahwa dia kenyang. Anda harus menghargai hal itu.

Biarkan anak menentukan seberapa banyak ia akan makan setiap harinya. Banyak orangtua yang tidak mengenali atau memilih mengabaikan tanda-tanda ini.

Pada dasarnya, anak tahu seberapa banyak makanan yang mereka butuhkan dan kapan harus berhenti makan.  Jangan terlalu menekannya, buatlah pengalaman makannya jadi lebih menyenangkan.

Artikel terkait: Anak susah makan? 8 Tips ini bisa membantu Parents dalam mengatur pola makan anak
  1. Pilih wadah makan anak yang tepat adalah salah satu solusi

Menghadapi si kecil yang suka mengacak-acak makanan bisa dengan pemilihan wadah makanan tepat. Selain harus BPA Free, Anda juga bisa memilih wadah makan anak atau alas makan yang bisa memberi solusi masalah anak yang suka melempar-lempar makanan.

Nuby Silicone Placemat untuk cocok untuk anak yang sedang bereksplorasi dengan kegiatan makannya. Dengan berbagai motif lucu, produk Nuby Silicone Placemat akan membantu bayi yang sedang dalam proses belajar makan sendiri dan menjadikan waktu makannya lebih menyenangkan.

src=https://id admin.theasianparent.com/wp content/uploads/sites/24/2018/08/800x396.jpg Anak suka mengacak makanan? Ini solusinya!

Produk ini memiliki teknologi dengan alas makan yang dengan mudah menempel pada permukaan meja atau high chair-nya sehingga tidak mudah bergeser saat anak makan. Makanan pun bisa tertata lebih rapi dan bisa mengurangi risiko makanan jatuh berantakan.

Itulah beberapa solusi untuk menghadapi anak yang suka mengacak-acak makanan, salah satunya dengan pemilihan wadah makanan yang tepat. Yang penting, jangan sampai menghambat eksplorasi dan proses pembelajaran si kecil ya, Bun!

Referensi: Today’s Parent
Baca juga: 

Panduan memberi makan anak usia 1 – 3 tahun, Parents wajib tahu menu yang tepat baginya