Gaya hidup sehat kini semakin dekat dengan keseharian Gen Z. Namun, fakta menunjukkan 23% Gen Z mengaku jarang atau bahkan tidak pernah memasak. Padahal, memasak sendiri di rumah memberi kontrol lebih besar terhadap apa yang kita konsumsi. Mulai dari bahan, takaran bumbu, hingga komponen gizinya agar penuhi kebutuhan gizi kita untuk beraktivitas sehari-hari.
Terlebih lagi, kondisi penyakit degeneratif seperti hipertensi kini cenderung meningkat di kalangan anak muda. Sehingga, asupan gizi yang masuk tentunya perlu diperhatikan.
Melihat tantangan ini, Ajinomoto Health Provider menghadirkan SEMARAK (Sesi Masak & Literasi Kuliner Sehat) pada 5 Februari 2026 di Gandaria City, Jakarta.
Menggabungkan talkshow inspiratif dan cooking session interaktif, acara ini dirancang untuk memberikan literasi soal pedoman gizi seimbang dan konsep Bijak Garam dengan cara yang fun, aplikatif, dan relatable bagi generasi muda, khususnya Gen Z.
Yuk, baca liputan lengkapnya di bawah ini!
Pedoman Gizi Seimbang untuk Gen Z: Pentingnya Bijak Garam dan Menerapkan Konsep Isi Piringku
Talkshow menghadirkan dua pembicara, yakni Katarina Larasati selaku Corporate Communication Ajinomoto dan Chef Jordhi Aldyan, finalis MasterChef Indonesia Musim keenam.
Keduanya membahas topik yang sering menjadi perdebatan: penggunaan garam dan penyedap rasa dalam masakan.
Bicara soal penggunaan bumbu dalam masakan, menurut Katarina Larasati, kita perlu memperhatikan asupan garam dalam makanan yang dikonsumsi dengan mengikuti konsep Bijak Garam.
“Namun, Bijak Garam bukan berarti tidak memakai garam sama sekali karena tubuh kita memang membutuhkan garam. Maka, Bijak Garam adalah menyeimbangkan rasa dan mengurangi natrium intake,” ungkap Katarina.
Ia menjelaskan bahwa kunci pola makan sehat bukan menghilangkan rasa, melainkan memahami kebutuhan tubuh dan mengontrol takaran.
Termasuk dalam penggunaan MSG atau penyedap rasa dengan ikuti konsep Bijak Garam. Lalu, seperti apa penerapan Bijak Garam di rumah?
Contoh yang bisa diterapkan, jika di rumah selama ini selalu menggunakan 2 sendok teh garam saat memasak, dengan Bijak Garam kamu cukup pakai 1 sendok teh garam dan ½ sendok teh AJI-NO-MOTO®. Dengan langkah Bijak Garam ini, kita bisa mengurangi natrium dalam masakan sebanyak 30% sehingga bisa membantu mengurangi risiko hipertensi.
Katarina Larasati, Corporate Communication Ajinomoto, sedang menjelaskan tentang Bijak Garam di acara Semarak Ajinomoto.
Senada dengan itu, Chef Jordhi juga memberikan tips sebagai profesional chef terkait penggunaan garam dan penyedap rasa pada masakan.
Menurutnya, setiap bahan makanan sebenarnya sudah memiliki cita rasa alami yang bisa dimaksimalkan.
“Setiap bahan makanan punya rasanya sendiri. Jadi, kalau mau mengurangi porsi garam, bisa juga diganti dengan rasa asin dari ikan teri, misalnya. Bisa disesuaikan saja dengan selera masing-masing juga,” jelas Chef Jordhi.
Selain Bijak Garam, tips mudah agar makanan yang kita konsumsi bergizi seimbang adalah dengan menerapkan konsep Isi Piringku dari Kemenkes.
Melansir laman Ayo Sehat Kemenkes, Isi Piringku adalah panduan porsi makan gizi seimbang dari Kemenkes RI yang terdiri dari 1/3 piring makanan pokok, 1/3 sayur, 1/6 lauk pauk, dan 1/6 buah-buahan, diiringi gaya hidup sehat.
Dengan memahami komposisi ini, generasi muda diharapkan bisa lebih sadar dalam menyusun menu harian.
Serunya Cooking Session Bersama Chef Jordhi

Tidak cuma talkshow inspiratif, SEMARAK juga menghadirkan sesi memasak bersama Chef Jordhi.
Para peserta yang hadir dibagi ke dalam enam kelompok, masing-masing terdiri dari lima orang. Suasana pun terasa hangat dan kolaboratif. Para peserta mempraktikkan langsung prinsip Bijak Garam dan gizi seimbang dalam hidangan yang mereka olah bersama.

Adapun menu yang dimasak adalah Chicken Cordon Bleu ala Sajiku® dan Tahu Omelette ala AJI-NO-MOTO®.
Menariknya, tidak ada kompetisi atau penilaian dalam sesi ini. Fokus utama adalah pengalaman belajar dan kebersamaan.
Hasil masakan pun bisa dibawa pulang, sehingga peserta tidak hanya membawa ilmu baru, tetapi juga hasil kreasi mereka sendiri.
“Acara ini seru banget! Dari SEMARAK aku jadi tahu sekarang kalau ada takaran Isi Piringku dan Bijak Garam yang bikin menu makanan kita lebih sehat. Sebagai Gen Z yang jarang ada waktu buat masak, acara kemarin bikin aku jadi semangat masak lagi dan memenuhi gizi rumahan yang pastinya lebih ekonomis daripada jajan,” ungkap Winnie Aprilianti, salah satu peserta yang hadir.
Tentang SEMARAK Ajinomoto untuk Mendukung Gaya Hidup Sehat Gen Z
SEMARAK merupakan bagian dari inisiatif Ajinomoto Health Provider, program keberlanjutan dari Ajinomoto Indonesia yang mendukung kesehatan masyarakat.
Dengan salah satu upayanya adalah meningkatkan literasi tentang Bijak Garam & Gizi Seimbang untuk membantu memperpanjang harapan hidup sehat masyarakat Indonesia.
Melalui acara ini, Ajinomoto menyampaikan pesan bahwa masak sehat itu mudah dan bisa dilakukan siapa saja, termasuk para Gen Z. Bermula dari langkah sederhana berupa memahami isi piring yang dimakan, mengatur porsi makan, dan tentunya lebih sadar soal Bijak Garam dan pedoman gizi seimbang.
***
Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.