TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

3 Video Tutorial Cara Menggendong Bayi Dengan Kain

Bacaan 4 menit
3 Video Tutorial Cara Menggendong Bayi Dengan Kain

Tutorial cara menggendong bayi berikut ini sangat mudah dipraktekkan. Kami sajikan tiga video cara menggendong bayi yang bisa Anda lakukan dimana saja.

Bagi orangtua baru, seringkali bingung bagaimana cara menggendong bayi yang baik dan benar. Tubuh bayi yang kecil dan terlihat rapuh kadang membuat orangtua takut menggendong dengan cara yang salah.

Artikel terkait: Usia Berapa Bayi Boleh digendong Mengangkang atau Posisi M?

Berikut ini kami berikan video tutorial cara menggendong bayi dengan kain yang bisa Parents tiru, tanpa takut bayi celaka. Karena dipastikan tutorial berikut ini bisa membuat bayi nyaman, bahkan bisa membuat bayi tertidur dengan tenang.

 1. Gaya Kangguru

Cara menggendong bayi gaya kangguru ini bisa dilakukan untuk bayi usia 0-6 bulan. Pastikan leher bayi tersangga dengan baik saat digendong dengan cara seperti ini.

2. Gaya simpul jangkar

Kain jarik telah digunakan sebagai alat menggendong bayi sejak jaman kakek nenek kita dahulu. Seiring dengan perkembangan zaman, menggendong bayi menggunakan kain jarik telah termodifikasi.

Anda bisa mempraktekkan cara menggendong bayi dengan kain jarik ini, dengan simpul jangkar yang lebih kuat. Sehingga simpul tidak mudah terlepas. Dan bayi lebih aman dan juga merasa nyaman, karena bisa mendengar detak jantung ibu.

3. Gendong belakang

Menggendong bayi di bagian belakang, biasanya sangat sulit dilakukan. Namun dengan tutorial berikut ini, hal tersebut mudah dilakukan. Bahkan bayi bisa tidur dengan nyaman di punggung ibu.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba!

 

Baca juga:

8 Cara Aman Menggendong Bayi Baru Lahir yang Wajib Orangtua Ketahui

Sudah dari zaman dahulu kain digunakan untuk menggendong anak, baik itu bayi baru lahir ataupun anak usia balita. Namun, bagi sebagian orangtua baru, mereka belum mengetahui bagaimana cara membuat gendongan anak dari kain yang benar dan juga aman. Oleh karena itu, dalam ulasan ini akan membahas tutorial membuat gendongan bayi yang disertai dengan video agar memudahkan Anda.

3 Tutorial Menggendong Bayi Dengan Kain

1. Gaya Kanguru

Gaya kanguru merupakan gendongan yang cocok untuk bayi yang baru lahir. Hal tersebut karena gendongan hanya membutuhkan sayu layer dan memberikan dukungan yang kuat di bawah bokong bayi sehingga posisinya tetap aman. Cara menggendong bayi dengan gaya ini, Anda hanya memerlukan satu buah kain. Kemudian ambil bagian tengah kain dan bungkus pada punggung bayi Anda hingga bagian lehernya.

bule Cara Menggendong Bayi Dengan Kain fungsi-sarung-untuk-gendong-bayi

Kemudian sisa lebar kain tersebut, bisa Anda selipkan di bawah bokong si kecil. Dan pastikan, kain tersebut tidak ikut membungkus kedua kaki si kecil. Pada sisa kain pada ujungnya, Anda ambil bagian yang bawah dan letakkan di atas pada bagian yang atasnya di pundak. Kemudian kain ditarik ke belakang punggung dengan bentuk menyilang. Kemudian sisanya lewatkan pada kaki si kecil dan tali di belakang punggung. Anda bisa melihat video tutorialnya untuk lebih jelasnya.

2. Gaya Simpul Jangkar

Sama seperti pada gaya kanguru, gaya gendong jangkar ini juga membutuhkan satu kain yang memiliki lebar cukup luas. Kemudian kenakan kain pada salah satu bahu, dengan ujungnya hanya sebatas pinggang. Kemudian, Anda bawa ujung yang lainnya, melewati punggung dan bawa ke depan. Langkah selanjutnya, Anda bisa membuat simpul jangkar dengan kain tersebut.

mau tau Cara Menggendong Bayi Dengan Kain

Ambil bagian kain yang lebih panjang melewati kain di bahu melalui bawah. Kemudian arahkan ke atas kemudian turunkan ke bawah lagi, namun posisinya di depan simpul bagian kain yang panjang. Bawa kain di bahu lewat bawah dan masukkan ekor bagian kain yang panjang pada lingkaran kain yang dibentuk dan kencangkan. Simpul tersebut harus bisa naik dan juga turun. Anda bisa melihat pada video tutorial untuk melihat lebih rinci.

3. Gaya Gendong Belakang

Gaya gendongan belakang memang sedikit sulit untuk dilakukan. Cara menggendong bayi jenis ini, Anda perlu untuk membawa si kecil ke belakang punggung. Pertama Anda harus membuat kain tersebut menutupi semua bagian punggung si kecil hingga leher dan sisa kainnya diselipkan dibawah pantatnya. Untuk mengetahui cara gendong belakang ini dengan rinci, Anda bisa melihatnya dalam video tutorialnya dalam ulasan ini.

ini dia Cara Menggendong Bayi Dengan Kain belakang

Untuk menggendong si kecil dengan menggunakan kain bisa dilakukan dengan cara kanguru, jangkar, ataupun gendong belakang. Anda bisa memilih dari ketiga gaya tersebut sesuai dengan selera dan juga kondisi si kecil. Serta jangan lupa juga pastikan tubuh Anda mampu untuk menggendong. Semoga ulasan ini bisa membantu Anda dan selamat mencobanya di rumah.

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • 3 Video Tutorial Cara Menggendong Bayi Dengan Kain
Bagikan:
  • Mencerminkan Kemahsyuran dan Kedudukan, Ini Arti Nama William

    Mencerminkan Kemahsyuran dan Kedudukan, Ini Arti Nama William

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

  • Mencerminkan Kemahsyuran dan Kedudukan, Ini Arti Nama William

    Mencerminkan Kemahsyuran dan Kedudukan, Ini Arti Nama William

  • Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

    Meyakini Asmaul Husna Ar Rahim yang Artinya Yang Maha Penyayang

  • 11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

    11 Lagu Sunda Terpopuler Warisan Budaya Jawa Barat, Cek Yuk!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti