TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Balita ini sudah 22 hari tidak bangun dari tidurnya, apa dampaknya bagi kesehatan?

Bacaan 4 menit
Balita ini sudah 22 hari tidak bangun dari tidurnya, apa dampaknya bagi kesehatan?

Hingga hari ini Selasa, (18/12/2018) Gilang belum juga terbangun. Ia diberi asupan makanan melalui selang infus dan tabung oksigen yang disiapkan untuk membantu pernapasannya.

Tidur yang cukup sangat penting bagi kesehatan anak. Sudah banyak terbukti bahwa waktu tidur yang kurang berdampak buruk pada kesehatan. Namun bagaimana dengan sebaliknya? Tidur terlalu lama ternyata juga memiliki efek buruk yang bisa merugikan kesehatan.

Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan berita tentang seorang balita yang sudah 22 hari tidak bangun dari tidurnya. Bocah berusia 4 tahun yang tidur terlalu lama itu bernama Gilang Tama Alfarizi. Ia tinggal di Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.

Menurut medis Gilang telah dinyatakan dalam kondisi sehat

tidur terlalu lama

ilustrasi

Menurut laporan tenaga medis, Gilang telah dinyatakan dalam kondisi sehat. Namun kedua orangtuanya, Sandi Syahputra (25) dan Prili Mahdania (24) merasa khawatir dengan kondisi putra pertama mereka.

Menurut keluarga, sebelumnya tidak ada keanehan pada Gilang. Ia tetap bermain dengan lincah dan gembira, tanpa ada sedikit pun tanda-tanda aneh. Kedua orangtuanya berharap Gilang segera terjaga.

Kejadian ini bermula pada Minggu malam, (26/11/2018) lalu, sang ibu membujuk Gilang untuk tidur. Saat itu Gilang sedang asyik menonton televisi dan tidak mau diajak tidur. Pada malam itu, Gilang diketahui mulai tidur sekitar pukul 23.00 WIB. Namun keesokan harinya dia tidak juga terbangun.

Pada Senin (27/11/2018) sekitar pukul 10.00 WIB, ayahnya sempat berupaya membangunkan Gilang. Namun ia mengaku masih mengantuk. Hingga hari ketiga, ia terus tertidur. Meski sempat bisa berbicara, Gilang terus menguap dan kembali tertidur. 

Karena khawatir, keluarganya membawa anak yang tidur terlalu lama itu ke RSUD Deli Serdang. Gilang dirawat inap selama 14 hari dan menjalani berbagai pemeriksaan. Anehnya ia tetap dinyatakan sehat, hingga kemudian dibawa ke RSUP H Adam Malik.

Di sana semua dokter juga menyatakan Gilang dalam keadaan sehat. Mulai dari jantung, syaraf dan darahnya dinyatakan normal dan tidak ada penyakit. Keluarganya pun semakin kebingungan, tidak tahu apa yang sebenarnya terjadi pada Gilang.

Setelah 18 hari bermalam di rumah sakit, akhirnya Gilang dibawa kembali ke rumah. Hingga hari ini Selasa, (18/12/2018) Gilang belum juga terbangun. Ia diberi asupan makanan melalui selang infus dan tabung oksigen yang disiapkan untuk membantu pernapasannya.

Warga dan aparat desa tempatnya tinggal pun ramai menjenguk sambil mendoakan agar Gilang lekas bangun dari tidur panjangnya dalam keadaan sehat.

Apa dampak dari tidur terlalu lama menurut para ahli?

tidur terlalu lama

ilustrasi

 

Seperti dilansir dari HuffingtonPost.com, inilah efek dari tidur terlalu lama:

1. Meningkatkan resiko depresi

Studi pada tahun 2014 membuktikan, seseorang yang tidur terlalu lama mengalami peningkatan gejala depresi. Partisipan studi yang tidur selama tujuh sampai sembilan jam semalam terbukti mengalami 27 persen gejala depresi, sedangkan mereka yang tidur lebih dari sembilan jam mengalami 49 persen.

2. Melemahkan fungsi otak

Studi pada tahun 2012 menemukan bahwa di antara wanita usia lanjut, tidur terlalu lama memperburuk fungsi otak pada jangka waktu 6 tahun.

3. Susah hamil

Waktu tidur memang mempunyai pengaruh pada perubahan hormon dan siklus menstruasi. Pada 2013 lalu, sebuah tim riset asal Korea menganalisis kebiasaan tidur pada 650 wanita yang mengikuti perawatan kesuburan.

Hasilnya, jumlah kehamilan tertinggi ditemukan pada kelompok wanita yang tidur selama tujuh sampai delapan jam per malam, dan terendah pada kelompok wanita yang tidur lebih dari sembilan jam. 

4. Resiko diabetes

Dalam sebuah penelitian dari Quebec, ditemukan bahwa orang-orang yang tidur lebih dari delapan jam per malam memiliki resiko terkena diabetes tipe dua dibanding mereka yang lebih singkat waktu tidurnya.

tidur terlalu lama

5. Naiknya berat badan

Tim riset yang sama juga memantau berat badan para orang dewasa Quebec selama enam tahun. Hasilnya, walaupun aktifitas fisik dan asupan makanannya sama, mereka yang tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak rata-rata mengalami kenaikan berat badan sebanyak 5 kilogram, 

6. Berakibat pada jantung

Tidur lebih dari delapan jam per malam mempunyai kaitan dengan meningkatnya resiko masalah jantung. Menurut riset yang dilakukan oleh American College of Cardiology tahun 2012 lalu, yang meneliti lebih dari 3000 orang ditemukan bahwa mereka yang tidur lama memiliki resiko terkena angina dua kali lebih banyak.

7. Kematian lebih awal

Dirangkum dari 16 studi berbeda pada tahun 2010, riset menunjukkan ada peningkatan resiko kematian lebih awal, dari keseluruhan kasus, pada mereka yang tidur terlalu sedikit atau terlalu banyak.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Nah, Parents ternyata menurut penelitian, tidur terlalu lama memiliki banyak risiko. Karenanya jaga waktu tidur setidaknya enam sampai delapan jam sehari bagi orang dewasa. 

Sumber: Liputan6, Tribunnews.com

Baca juga:

Beredar kue narkoba di Jakarta, Parents perlu waspada

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Kiki Pea

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Balita ini sudah 22 hari tidak bangun dari tidurnya, apa dampaknya bagi kesehatan?
Bagikan:
  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

    Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

    Manfaat Nanas Muda, Benarkah Bisa Mencegah Kehamilan?

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti