TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Beredar kue narkoba di Jakarta, Parents perlu waspada

Bacaan 4 menit
Beredar kue narkoba di Jakarta, Parents perlu waspada

Kue ini memberikan efek pusing dan dan membuat pemakainya fly, sebagaimana mengonsumsi narkoba.

Baru-baru ini masyarakat dihebohkan dengan kemunculan makanan mengandung narkoba. Makanan tersebut berbentuk kue berwarna putih. Di kalangan mahasiswa, kue narkoba tersebut lebih dikenal dengan sebutan Cookies.

Meski beredar di kalangan mahasiswa, tapi Parents juga perlu waspada agar kue narkoba tersebut tidak sampai beredar di tangan anak-anak.

Polisi berhasil menangkap pengedar makanan mengandung narkoba

makanan mengandung narkoba

ilustrasi

Peredaran makanan mengandung narkoba ini berhasil diungkap oleh Polres Metro Jakarta Selatan beberapa waktu lalu. Kue yang berefek seperti narkoba ini memberikan efek pusing dan dan membuat pemakainya fly, sebagaimana mengonsumsi narkoba.

Menurut Kasat Narkoba Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Vivick Tjangkung informasi ini awalnya didapat dari warga yang mengeluhkan adanya peredaran kue yang memabukkan.

Awalnya kue tersebut hanya beredar di salah satu kampus di kawasan Jakarta Selatan. Dari penyelidikan akhirnya polisi menangkap seorang pelaku (RN) di kamar kosnya di Kebayoran Lama.

Kue narkoba tersebut dijual seharga Rp100.000 per keping. Sementara modal untuk membuat kue tersebut sebesar Rp 2 juta sekali produksi. Sekali produksi menghasilkan 1.000 keping.

Menurut polisi, kue narkoba tersebut bisa digunakan hingga 15 kali. Cara mengonsumsinya pun cukup dengan sekali gigit, maka si pengguna akan merasakan mabuk. Sekali gigit efeknya bisa satu jam, sehingga satu butir kue bisa digunakan 15 kali.

Pelaku RN sendiri merupakan pembuat kue narkoba tersebut. Dari kamar kosnya polisi menyita 500 keping kue narkoba, oven, dan bahan pembuat kue dan alat cetaknya. RN kemudian membuka mulut bahwa pemodalnya adalah DM, yang juga seorang mahasiswa.

RN menjelaskan bahwa bahan yang digunakan untuk membuat kue narkoba itu adalah tepung terigu biasa, lalu dicampur dengan alkohol, serta bubuk kimia biasa bernama NM, yang dibeli dari China.

makanan mengandung narkoba

ilustrasi

RN mengaku belajar pembuatan kue narkoba tersebut dari temannya yang ditahan di LP Cipinang dengan kasus perdagangan narkotika.

Akibat makanan mengandung narkoba ini, kedua pelaku mendekam di sel Polres Metro Jakarta Selatan dan dijerat dengan Pasal 180 UU Nomor 8/2016 tentang Pangan, dengan ancaman hukuman penjara dua tahun.

Dengan adanya kasus makanan mengandung narkoba ini, Parents tetap waspada terhadap berbagai modus peredaran gelap narkoba yang semakin beragam. Sebagai orang tua juga tentunya harus selalu mengawasi pergaulan anak-anaknya agar terhindar dari bahaya penyalahgunaan narkoba.

Beredar kue narkoba di Jakarta, Parents perlu waspada

smash cake – kue ulang tahun pertama yang menyenangkan untuk anak

Mengajari Anak Selektif Menerima Makanan

Anak sebaiknya diajari untuk tidak sembarangan menerima makanan dari orang asing. Mungkin pelajaran ini dapat menyebabkan anak menjadi lebih takut. Namun, mengajar anak untuk waspada akan membantu mereka melindungi diri sendiri.

Hal pertama yang perlu kita beri tahu pada anak adalah mereka hanya boleh menerima makanan dari orang dewasa atau orang tua yang mereka tahu. Mereka harus meminta izin kepada orang tua atau orang dewasa lainnya sebelum menerima hadiah apapun.

Mengetahui cara mengidentifikasi anggota keluarga dan orang dewasa lain yang dapat mereka percayai sangat membantu. Dengan begitu, jika mereka sendirian dan seseorang mendekati mereka, mereka tahu harus bagaimana.

Ada tiga hal yang perlu Anda ajarkan pada anak ketika berbicara tentang orang asing, sperti dikutip dari youaremom.com

1. Tanda bahaya: ketika orang asing menawarkan makanan atau hadiah kepada mereka, anak-anak harus belajar melihat ini sebagai sesuatu yang buruk. Kita harus menjelaskan bahaya yang menyertai situasi ini.

2. Menerima makanan di bawah pengawasan orang tua: sekalipun anak Anda menerima sesuatu, ia harus mengadopsi kebiasaan membawanya ke orang dewasa yang tepercaya. Orang tua dan guru kemudian dapat memberikan izin bolehkah anak memakan makanan tersebut.

3. Hadiah yang tidak diketahui tidak pernah berujung baik: faktanya, orang dewasa yang bertanggung jawab akan selalu meminta izin orang tua anak sebelum memberi anak sesuatu untuk dimakan. Jika ini tidak terjadi, anak-anak harus belajar untuk curiga.

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Pada usia tertentu, anak perlu tahu tentang narkoba dan betapa mudahnya narkoba ditambahkan ke makanan. Kecanduan, pelecehan dan penculikan adalah hal yang perlu kita bicarakan dengan anak sebagai risiko menerima makanan dari orang asing.

Sumber: SINDOnews

Baca juga:

Seorang pasien meninggal karena tersedak semangka di rumah sakit

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Kiki Pea

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Beredar kue narkoba di Jakarta, Parents perlu waspada
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti