Tes kehamilan dengan sabun, seberapa besar tingkat akurasinya?

Tes kehamilan dengan sabun, seberapa besar tingkat akurasinya?

Tidak hanya test pack, bahan rumahan seperti sabun ternyata bisa digunakan sebagai alat tes kehamilan. Namun, seberapa besar tingkat akurasinya?

Pernah mendengar tes kehamilan dengan sabun? Apakah langkah ini cukup akurat dalam membuktikan apakah Bunda telah postitif hamil?

Umumnya Bunda tentu akan menggunakan test pack untuk mengetahui apakah hamil atau tidak. Namun sebenarnya, ada beberapa alternatif lain yang bisa digunakan untuk mengetahui hal tersebut loh, Bun.

Salah satu contohnya adalah, melakukan tes kehamilan dengan bahan yang mudah ditemukan di rumah seperti sabun. Alih-alih harus meluangkan waktu pergi ke apotek untuk membeli test pack terlebih dulu, Bunda kini bisa memanfaatkan sabun batangan atau sabun cair yang ada di kamar mandi untuk melakukan tes kehamilan.

Hanya saja, apakah hasil tes tersebut benar-benar akurat?

Artikel terkait: Tren terbaru: Tes kehamilan dengan pasta gigi, seberapa akurat?

Tes kehamilan dengan sabun

Sabun sebagai alat tes kehamilan: Cara menggunakan dan tingkat akurasinya

Ada banyak metode yang bisa digunakan untuk mengetahui kehamilan dengan sabun. Salah satu metode yang paling populer dengan mencampurkan sabun dengan cairan urin. Anda bisa mengambil potongan kecil sabun batangan dan campurkan sabun tersebut dengan cairan urin di atasnya. Atau Bunda pun bisa menuangkan sabun cair di gelas dan gunakanlah cangkir tersebut untuk menampung urin.

Sama seperti tes kehamilan lainnya, cara dengan yang menggunakan sabun ini bertujuan untuk mencari Human Chorionic Gonadotropin (HCG). HCG ini merupakan hormon yang biasanya ditemukan dalam sampel urin pada wanita hamil.

Nyatanya, bahan alami seperti garam, pasta gigi, dan sabun yang dicampurkan dengan urin bisa menimbulkan reaksi tertentu apabila urin tersebut mengandung HCG. Untuk sabun sendiri dipercaya akan menimbulkan busa apabila sampel urin yang dicampurkan mengandung HCG. Berikut penjelasan selengkapnya:

  • Tanda hasil tes positif

Hasil positif dari tes kehamilan menggunakan sabun sangat mudah diketahui. Jika hasil tes menunjukkan Anda hamil, makan campuran sabun dan sampel urin akan mulai menghasilkan busa, terkadang berbuih, dan warna pun berubah menjadi hijau merona.

  • Tanda hasil tes negatif

Jika pada campuran sampel urin dan sabun tidak menunjukkan perubahan apa pun, maka itu berarti hasil tes menunjukkan Anda tidak hamil.

Artikel terkait: Tes Kehamilan Kuno yang Dilakukan Manusia pada Zaman Dahulu

Tes kehamilan dengan sabun

Tes kehamilan menggunakan sabun: Benarkah akurat dan bisa dipercaya?

Manfaat terbesar dari tes kehamilan dengan bahan rumahan ini sebenarnya dari sisi menghemat waktu. Tak hanya itu, dalam keadaan darurat, untuk memastikan kehamilan juga bisa dilakukan jika memang belum sempat membeli test pack. Biar bagaimana pun, sabun merupakan produk yang umumnya selalu tersedia di rumah sehingga Anda tidak perlu jauh-jauh pergi ke apotek hanya untuk membeli test pack.

Meski demikian, belum ada penelitian yang bisa memastikan tingkat akurasi dari hasil tes kehamilan dengan sabun. Menurut Planned Parenthood, tes kehamilan menggunakan bahan alami bisa saja akurat. Syaratnya, sampel urin yang digunakan harus merupakan urin setelah Anda sadar telah masa menstruasi terlewat.

Karena kurangnya fakta ilmiah terkait metode tes kehamilan ini, maka beberapa pakar juga menyarankan untuk tidak bergantung dengan hasil tes tersebut. Artinya,  Bunda bisa menggunakan sabun sebagai tes kehamilan, tetapi sangat disarankan untuk memastikannya lagi dengan menggunakan test pack atau pun memeriksakan diri ke dokter kandungan untuk mengonfirmasikan lebih lanjut.

Artikel terkait: Tes urin dan darah untuk mengetahui kehamilan, mana yang lebih akurat?

Tes kehamilan dengan sabun

Pahami gejala awal kehamilan

Untuk mengetahui apakah Anda hamil atau tidak, Bunda juga perlu paham tentang kondisi atau gejala awal kehamilan. Beberapa hal yang akan Bunda rasakan jika hamil di antaranya:

  • Telat menstruasi
  • Mual dan muntah
  • Sering buang air kecil
  • Payudara terasa nyeri dan sedikit kendor
  • Cepat lelah
  • Perut kembung

Setelah merasakan kondisi tersebut, Bunda bisa melakukan tes kehamilan. Anda bisa memilih untuk menggunakan test pack atau pun bahan rumahan seperti sabun. Namun, untuk mendapatkan hasil yang akurat, tidak ada salahnya Anda memeriksakan langsung ke dokter.

***

TAP-Web-Banner_Photobooth

Artikel ini disadur dari tulisan Shreya di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Tes kelainan kromosom saat hamil, mengapa 3 artis ini melakukannya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner