5 Hal Tentang Bekas Luka Cesar yang Perlu Bunda Ketahui

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Bagi Anda yang pernah menjalani persalinan cesar sebelumnya, seringkali memiliki banyak pertanyaan tentang bekas luka cesar. Penjelasan berikut akan membantu menjawab semua pertanyaan Anda.

Bagi ibu yang pernah melahirkan melalui prosedur bedah cesar, pastinya akan memiliki bekas luka cesar yang melintang di perut. Seringkali, ibu memiliki pertanyaan tentang bekas luka ini, namun terlalu segan untuk menanyakannya pada dokter.

Berikut ini kami berikan penjelasan lengkap mengenai bekas luka cesar, yang bisa membantu Bunda memahaminya dengan lebih baik.

1. Ukuran dan letak bekas luka cesar

Kebanyakan ibu akan memiliki bekas luka cesar sepanjang 4-6 inci. Sayatan operasi akan dibuat di bagian bawah perut secara horizontal. Bagi Bunda yang suka memakai bikini, luka ini tidak akan terlihat meski Anda memakai swimsuit yang seksi karena letaknya yang sangat rendah.

bekas luka cesar

Sayatan vertikal sepert ini hanya ada di masa lalu.

Sayatan cesar berbentuk vertikal, yang melintang dari pusar ke bawah biasanya tidak dilakukan. Hal ini sering dilakukan pada zaman dulu. Namun di masa sekarang, dokter negara-negara berkembang tidak pernah melakukan sayatan cesar secara vertikal. Kecuali ada keadaan darurat atau komplikasi.

2. Tampilan dan tekstur bekas luka cesar

Beberapa bulan setelah menjalani cesar, kemungkinan Bunda akan melihat bekas luka cesar berwarna kemerahan atau pink. Tapi Bunda tidak perlu cemas, karena hal ini normal, dan bukan pertanda bahwa luka tersebut terkena infeksi ataupun bengkak.

Bekas luka cesar yang berwarna kemerahan merupakan bagian dari proses penyembuhan luka itu sendiri. Seiring berjalannya waktu, warnanya akan berubah menjadi pucat. Dan Bunda hanya akan melihat garis tipis samar, yang hampir tidak nampak.

Dengan kemajuan teknologi saat ini, Bunda tidak perlu khawatir bekas luka akan terlihat mengerikan setelah cesar. Karena teknologi medis memungkinkan bekas luka cesar sembuh total hingga sama sekali tak terlihat, kecuali seseorang mengamatinya dari jarak yang benar-benar dekat.

Meski demikian, beberapa ibu juga akan mengalami keloid. Yang menyebabkan bekas luka cesar menjadi tampak menebal dan sedikit menonjol. Biasanya dokter akan memberikan resep seperti krim kolagen untuk mengurangi gejalanya jika ini terjadi.

Tetapi, jika Bunda memiliki riwayat penyakit keloid, yang membuat bekas luka di kulit jadi lebih menonjol, maka Bunda juga akan mengalaminya setelah cesar.

bekas luka cesar

bekas luka yang terlihat menonjol bisa terjadi karena keloid

Artikel terkait: Merawat Luka Pasca Operasi Caesar

3. Apa yang terjadi jika kulit di bagian tersebut tertarik atau meregang?

Banyak ibu yang khawatir untuk hamil lagi setelah menjalani cesar. Karena takut bekas luka cesar akan terbuka saat kulit perut mereka meregang untuk mengakomodasi kehadiran janin di rahim.

Biasanya ibu yang hamil setelah pernah menjalani cesar, akan merasa gatal di area bekas luka cesar tersebut. Hal yang sebelumnya tidak terjadi saat bekas luka benar-benar sembuh. Banyak ibu yang mengeluh gatal dia area bekas luka pada minggu keenam kehamilan.

Namun demikian, rasa gatal saat kehamilan setelah cesar ini adalah normal. Dan Bunda tidak perlu cemas berlebihan. Karena kulit perut akan tetap tertutup meski perut Bunda semakin membesar.

Justru yang perlu dikhawatirkan adalah proses pemulihan organ bagian dalam, yakni di area rahim. Karena rahimlah yang akan terkena dampak paling besar saat ibu mulai kontraksi. Konsultasikan dengan dokter mengenai hal ini.

4. Apakah saya akan memiliki bekas luka baru pada setiap kehamilan?

Jawabannya adalah tidak. Meskipun Bunda memiliki beberapa anak, tidak akan timbul bekas luka baru. Karena dokter biasanya hanya akan membuka kembali bekas sayatan operasi yang Bunda miliki untuk mengeluarkan bayi. Dan hal ini termasuk normal.

5. Rasa kebas di area bekas luka cesar

Rasa kebas di area bekas luka adalah hal yang normal. Beberapa ibu akan kehilangan rasa kebas setelah beberapa bulan, namun ada pula yang merasakan kebas di bekas luka tersebut secara permanen.

Beberapa ibu mungkin akan mengalami gatal di area bekas luka, dan merasakan sakit ketika harus mengangkat barang berat, atau olahraga yang berlebihan.

Pada beberapa kasus yang jarang terjadi, rasa sakit paska operasi bertahan selama bertahun-tahun. Konsultasikan dengan dokter jika Bunda mengalami hal ini.

Tetapi, banyak Bunda yang sudah membuktikan bahwa bekas luka cesar tidak membuat kegiatan mereka menjadi terbatas. Justru lebih banyak dari sebelumnya.

Persalinan secara cesar kini semakin umum dilakukan, dan itu tidak mengurangi nilai seorang perempuan sebagai seorang ibu,

Operasi cesar tidak akan menghalangi Bunda untuk beraktifitas seperti biasa, bahkan kemungkinan Bunda juga tidak akan pernah menyadari bekas luka itu sampai kehamilan berikutnya.

Tetapi, sedikit parut di bagian perut yang jarang terlihat, tidak seberapa dibanding kebahagiaan memiliki si kecil, kan?

 

Disadur dari tulisan Nasreen Madjid di theAsianparent Singapura

Baca juga:

Tips Dokter Agar Luka Operasi Caesar Cepat Kering





Pasca melahirkan