8 Penyebab telapak kaki panas yang tidak boleh dianggap remeh

lead image

Hati-hati, telapak kaki panas dapat menjadi salah satu gejala penyakit serius.

Telapak kaki panas seringkali dialami oleh beberapa orang meski sedang berada di dalam ruangan yang cukup dingin. Biasanya gejala telapak kaki panas terjadi di malam hari.

Kerusakan saraf kaki atau neuropati sering menjadi penyebab telapak kaki panas. Umumnya neuropati terjadi akibat komplikasi dari diabetes tipe 1 dan tipe 2. Neuropati yang disebabkan oleh diabetes disebut neuropati diabetik.

Selain rasa panas di telapak kaki, biasanya neuropati diikuti dengan keluhan lainnya seperti ditusuk-tusuk jarum, kemerahan, mati rasa, dan bengkak. Keluhan ini bisa bersifat ringan hingga berat (melumpuhkan).

Berbagai penyebab telapak kaki panas

telapak kaki panas 1

Bila Parents sering merasakan panas di area telapak kaki. Sebaiknya, segera lakukan konsultasi pada dokter ya. Berikut ini adalah beberapa penyebab telapak kaki panas yang harus diwaspadai.

1. Penyakit ginjal kronis

Penyakit ginjal kronis dikenal juga sebagai uremia. Kondisi ini disebabkan akibat adanya kerusakan pada ginjal sehingga tidak bisa mengeluarkan racun dari tubuh melalui urin. Seiring berjalannya waktu, uremia dapat menyebabkan neuropati. Hal ini lah yang membuat telapak kaki terasa panas.

2. Hipotiroid

Saat tubuh menghasilkan hormon tiroid rendah maka tubuh akan mudah mengalami kesemutan, mati rasa, nyeri dan rasa panas di kaki, lengan, serta tangan. Tingkat hormon tiroid yang rendah secara konsisten dapat menyebabkan kerusakan saraf.

telapak kaki panas 1

3. Menopause

Menopause dapat menyebabkan perubahan hormon yang meningkatkan suhu tubuh dan membuat telapak kaki panas. Sebagian besar wanita akan mengalami menopause antara usia 45-55 tahun. Meski begitu, tidak menutup kemungkinan bila wanita akan mengalami menopause di antara usia yang lebih muda daripada itu.

Artikel terkait: Gejala Menopause yang Perlu Diketahui Setiap Wanita

4. Infeksi jamur

Telapak kaki panas dapat disebabkan oleh penyakit infeksi jamur. Diperkirakan penyakit ini diderita oleh 15-25% atlet yang menggunakan kakinya secara lebih untuk melakukan kegiatan itu. Penyakit infeksi harus segera ditangani. Sebab dapat berpotensi meluas ke daerah tubuh yang lain dan juga orang lain.

5. Vasculitis

Vasculitis dapat menyebabkan rasa sakit dan kesemutan di area kaki karena darah yang tidak dapat mengalir dengan bebas. Seiring berjalannya wkatu, penyakit ini dapat menyebabkan kerusakan jaringan.

6. Kehamilan

Telapak kaki panas

Wanita yang sedang hamil mungkin mengalami telapak kaki panas karena perubahan hormon yang meningkatkan suhu tubuh. Peningkatan beban pada kaki karena kenaikan berat badan alami juga dapat menyebabkan telapak kaki panas. Selain itu, meningkatnya jumlah cairan tubuh juga dapat berperan dalam telapak kaki panas selama kehamilan.

7. Erythromelalgia

Erythromelalgia adalah kondisi langka menyerang kaki. Penyakit ini biasanya ditandai dengan rasa sakit yang hebat, kemerahan, dan rasa panas di kaki dan tangan. Gejala ini dapat terjadi secara terus menerus dan berkala.

8. Kekurangan vitamin

Saraf membutuhkan nutrisi tertentu agar dapat berfungsi dengan benar. Jika tubuh tidak dapat menyerap nutrisi maka berisiko kerusakan saraf. Hal ini lah yang kemudian dapat menyebabkan telapak kaki panas. Kekurangan folat, vitamin B6, dan vitamin B-12 dapat menyebabkan gejala neuropati.

*** 
Bila Anda mengalami gejala telapak kaki panas, jangan disepelekan. Segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengetahui penyebabnya serta cara tepat menanganinya. 

Semoga bermanfaat.

 

Referensi: WebMD, Medical News Today

Baca juga:

Telapak Kaki Datar, Kelainan Perkembangan Pada Anak

 

 

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Adroid.

Written by

dhila