TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Kelebihan Susu Bubuk Dibanding Susu Cair, Bunda Perlu Tahu!

Bacaan 6 menit
Kelebihan Susu Bubuk Dibanding Susu Cair, Bunda Perlu Tahu!

Ternyaya, susu bubuk lebih baik diberikan kepada si Kecil dibanding susu cair. Mengapa? Baca selengkapnya di sini, Parents.

Susu merupakan nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan otak anak yang sedang dalam masa pertumbuhan. Itulah sebabnya, banyak Bunda yang memberikan susu kepada si Kecil untuk melengkapi nutrisinya. 

Berdasarkan bentuknya, ada dua jenis susu yang sering dikonsumsi masyarakat yaitu susu cair dan susu bubuk. 

Keduanya sama-sama terbuat dari susu sapi yang diolah sedemikian rupa agar awet dan siap dikonsumsi sebagai sumber nutrisi. 

Susu cair yang umum dikonsumsi oleh masyarakat, seperti susu segar, susu pasteurisasi, susu UHT, dan susu cair full cream. Sementara susu bubuk yang sering dikonsumsi, yaitu susu formula pertumbuhan. 

Lantas, apa perbedaan susu cair dan susu bubuk? Cari tahu, yuk!

Perbedaan Susu Cair vs Susu Bubuk

Susu cair vs susu bubuk

Dua jenis susu utama yang sering ditemui adalah susu cair dan susu bubuk, yang masing-masing memiliki kelebihan dan perbedaan tersendiri. 

Proses pembuatan keduanya, baik susu cair dalam bentuk pasteurisasi atau UHT maupun susu bubuk, memiliki teknik khusus untuk mempertahankan kualitas dan daya simpannya. 

Selain itu, kandungan nutrisi dalam kedua jenis susu ini juga menjadi perhatian, terutama bagi pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. 

Untuk memahami lebih dalam tentang perbedaan, kandungan nutrisi, dan lama penyimpanannya, mari kita telusuri lebih lanjut.

1. Proses Pembuatan 

Ada dua jenis susu cair berdasarkan pembuatannya yakni susu pasteurisasi dan susu UHT. 

Susu pasteurisasi dibuat dengan cara memanaskan susu sapi segar dalam suhu 72°C-100°C selama 15 detik. Kemudian, susu tersebut dikemas dalam wadah bersih. 

Di sisi lain, susu UHT dibuat dengan metode Ultra High Treatment, yakni perlakukan suhu tinggi dengan suhu 135°C-145°C selama beberapa detik kemudian dikemas dalam wadah yang bisa melindungi dari pertumbuhan bakteri. 

Sementara itu, susu bubuk diproses dengan suhu 75-85°C dan melalui proses pengeringan untuk menjaga kandungan protein dan nutrisi lainnya. 

2. Kandungan Nutrisi

Susu cair dan susu bubuk sama-sama terbuat dari susu sapi yang diolah sedemikian rupa agar awet disimpan. 

Keduanya mengandung nutrisi penting seperti kalsium, fosfor, kalium, dan berbagai vitamin yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan si Kecil. 

Namun, susu bubuk khususnya susu pertumbuhan telah difortifikasi dengan vitamin dan mineral penting yang dibutuhkan untuk dukung anak tumbuh maksimal, seperti Zat Besi yang dikombinasikan dengan vitamin C, DHA, Minyak Ikan, Omega 3 & 6 sesuai kebutuhan nutrisi si Kecil. 

3. Lama Penyimpanan

Susu cair dan susu bubuk memiliki masa simpan yang berbeda. 

Susu cair pasteurisasi memiliki masa simpan 7 sampai dengan 10 hari asalkan tidak ada kontaminasi selama proses pengolahan maupun penyimpanan. Susu pasteurisasi yang telah dibuka kemasannya hanya tahan selama 4-5 jam sehingga harus segera dimasukkan ke dalam kulkas. 

Sementara itu, susu UHT memiliki umur simpan yang berbeda tergantung dengan cara penyimpanannya. Susu UHT yang disimpan pada suhu 4 dan 20 °C memiliki umur simpan 34–36 minggu. 

Lalu, susu UHT yang disimpan pada suhu ruang sekitar 30 sampai 37 °C membuat umur simpan susu UHT menurun hanya menjadi 16-20 minggu. 

Lain halnya bila sudah dibuka kemasannya, maka hanya mampu bertahan 6-7 hari dan harus disimpan di dalam kulkas. 

Susu bubuk memiliki umur simpan yang paling lama dibandingkan kedua jenis susu di atas. Susu bubuk yang dikemas dengan baik bisa tahan hingga lebih dari 1 tahun. 

Keunggulan lain, susu bubuk bisa awet hingga 1 bulan setelah kemasannya dibuka tanpa perlu disimpan dalam kulkas.

Kelebihan Susu Bubuk dibandingkan Susu Cair

Susu cair vs susu bubuk

Susu cair dan susu bubuk, sama-sama terbuat dari susu sapi hanya saja proses pengolahan dan hasil akhirnya yang berbeda. 

Namun dibandingkan dengan susu cair, susu bubuk memiliki sejumlah keunggulan, antara lain: 

  • Proses pembuatan menjaga kandungan nutrisi.
  • Mengandung nutrisi penting sesuai dengan kebutuhan anak di masa pertumbuhan.
  • Masa penyimpanan lebih lama.
  • Tidak harus disimpan di lemari pendingin saat kemasan dibuka.

Setelah mengetahui perbedaan susu bubuk vs susu cair, Bunda tentu ingin memberikan yang terbaik bagi si Kecil. 

Untuk mendukung kebutuhan nutrisi anak di masa pertumbuhan, Bunda bisa memberikan susu bubuk yang memang sudah diformulasikan dan mengandung nutrisi penting sesuai dengan kebutuhan anak.

Maka itu, pastikan Bunda memilih yang susu yang lebih lengkap nutrisinya ya. Pastikan pemberian susu formula pertumbuhan untuk si Kecil sesuai dengan tahapan usianya karena formulasinya sudah disesuaikan.

Bunda bisa pilih SGM Eksplor 1+, untuk anak usia 1-3 tahun, atau SGM Eksplor 3+ untuk anak usia 3-5 tahun.

SGM Eksplor, satu-satunya susu pertumbuhan dengan IronC™*, kombinasi unik zat besi & vitamin C untuk dukung penyerapan Zat Besi hingga 2x lipat.

Dilengkapi berbagai nutrisi penting yang dibutuhkan anak seperti DHA, Omega 3&6, dan Minyak Ikan Tuna serta berbagai nutrisi penting lainnya.

SGM Eksplor 1+

SGM Eksplor 3+

Selain itu, SGM Eksplor juga tinggi protein, vitamin D, dan kalsium untuk dukung si Kecil lebih tinggi**. Mengandung sumber serat pangan, juga tinggi vitamin C dan zinc untuk dukung daya tahan tubuh si Kecil. Semua hal ini dibutuhkan untuk dukung si Kecil cepat tanggap***.. 

Dan yang tidak kalah penting, SGM Eksplor lebih enak, disukai anak!**** Dijamin si Kecil akan suka juga!

Selain itu, Bunda juga dapat mengumpulkan poin yang terdapat dalam setiap kemasan SGM Eksplor untuk ditukar dengan hadiah menarik bila gabung ke Klub Generasi Maju SGM Eksplor.

Nah, itulah informasi seputar tips memilih susu formula pertumbuhan untuk balita yang harus Bunda perhatikan. Sekarang sudah tahu kan, susu formula pertumbuhan yang harus dibeli untuk si Kecil kesayangan?

Pilih yang isinya lebih penting ya, Bun!

 * Kombinasi unik Iron & VitC dengan Molar Ratio 1:2 Meningkatkan Penyerapan Zat Besi (WHO, FAO 2006)

**+20% lebih tinggi dalam 4 bulan pada anak yang tercukupi 100% zat besinya, hasil mungkin berbeda berdasarkan kondisi anak (Superkid Study, 2023)​

***Didukung makanan bergizi seimbang dan stimulasi yang tepat​

****Dibandingkan dengan produk sejenis di dalam kelompok mainstream, Blinded Product Test (HUT) – Vanilla, 2025​

Semoga informasi ini bermanfaat, Parents.

Moschopoulou. 2019. Food quality changes during shelf life. Science Direct. 

www.sciencedirect.com/topics/agricultural-and-biological-sciences/fluid-milk

Kalyankar. 2015. Milk Powder. Encyclopaedia of Food and Health. Eds; Caballero, DOI:10.1016/B978-0-12-384947-2.00465-7.

www.researchgate.net/publication/286454833_Milk_Powder

Sandra, Santhosh. 2011.  Liquid Milk Products: Pasteurized Milk. ELSEVIER. 

DOI:10.1016/B978-0-12-374407-4.00280-6

www.researchgate.net/publication/288519726_Liquid_Milk_Products_Pasteurized_Milk

Karlsson, Maria et al. 2019.  Changes in stability and shelf-life of ultra-high temperature treated milk during long term storage at different temperatures. Heliyon. 2019 Sep; 5(9): e02431. doi: 10.1016/j.heliyon.2019.e02431. 

www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6745408/

Nicosia, Carola et al. 2022.  Secondary shelf life assessment of UHT milk and its potential for food waste reduction. Food Packaging and Shelf Life. Volume 33, September 2022, 100880

www.sciencedirect.com/science/article/abs/pii/S2214289422000722

Ryabova et al. 2023. Effects of storage conditions on milk powder properties. J. Dairy Sci. 106:6741–6758. doi.org/10.3168/jds.2022-23094

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Kelebihan Susu Bubuk Dibanding Susu Cair, Bunda Perlu Tahu!
Bagikan:
  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti