TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

5 Fakta Ditemukannya Satu Orang Suspek Cacar Monyet di Jateng 

Bacaan 3 menit
5 Fakta Ditemukannya Satu Orang Suspek Cacar Monyet di Jateng 

Pasien suspek cacar monyet merupakan pria berusia 55 tahun dan bukan pelaku perjalanan luar negeri. Simak faktanya berikut ini!

Wabah cacar monyet atau monkeypox tengah menjadi sorotan lantaran terjadi penularan yang cukup cepat di berbagai negara di dunia. Dilaporkan per 29 Juli 2022 lalu terdapat 22 kasus penularan terjadi. Kini, di Indonesia ditemukan satu orang suspek cacar monyet. 

Cacar monyet merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus monkeypox. Virus tersebut termasuk infeksi zoonosis virus, yang berarti dapat menyebar dari hewan ke manusia yang selanjutnya bisa menular dari manusia ke manusia. 

Virus ini jadi topik hangat  setelah beberapa negara di Eropa, Amerika Serikat, dan Australia melaporkan temuan kasus penyakit ini. Kini, di Indonesia terdeteksi satu orang yang diduga terinfeksi virus ini. Berikut fakta-faktanya!

5 Fakta Suspek Cacar Monyet di Jawa Tengah

1. Satu Orang Suspek Cacar Monyet Ditemukan di Jateng

5 Fakta Ditemukannya Satu Orang Suspek Cacar Monyet di Jateng 

Sumber : Freepik

Ditemukan satu pasien yang dicurigai mengidap penyakit cacar monyet karena memiliki gejala penyakit tersebut. Meski demikian, saat ini statusnya sebagai suspek alias belum dinyatakan positif mengidap cacar monyet. 

“Kemarin ada yang bercirikan seperti itu, tapi masih didalami, Kami belum berani menentukan apakah itu monkeypox atau bukan tapi kami lagi pantau.” ujar Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo pada Rabu, 3 Agustus 2022 seperti dikutip dari Tempo. 

Ganjar menyebut, kasus semacam ini bukan pertama kali ditemukan di Jawa Tengah. Sebelumnya pernah ada kasus bergejala seperti cacar monyet tetapi setelah diperiksa hasilnya negatif. 

Artikel terkait : WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global

2. Bukan Pelaku Perjalanan Luar Negeri 

Pasien yang diduga mengidap penyakit cacar monyet merupakan seorang pria berusia 55 tahun. Pria tersebut juga bukan termasuk PPLN (Pelaku Perjalanan Luar Negeri). Pasien dikategorikan sebagai suspek lantaran mengalami gejala penyakit cacar monyet. 

3. Pasien Suspek Cacar Monyet Juga Bukan Gay 

Suspek Cacar Monyet

Sumber : Freepik

Pasien suspek cacar monyet ini diyakini bukanlah tergolong dalam kelompok gay. Hal tersebut lantaran pasien memiliki anak dan istri. Meski demikian, belum diketahui kronologi penularan maupun kontak erat kasus ini. 

Seperti diketahui, monkeypox memang banyak menular di antara para pelaku gay. Menurut WHO, kelompok gay menjadi golongan yang paling berisiko terinfeksi penyakit ini. Namun, ditegaskan monkeypox tidak menular dengan berhubungan seksual. Hal ini diduga kelompok gay paling sering membuat pesta, berkerumun, dan saling berdekatan satu sama lain. 

Artikel terkait : Cacar monyet, penyakit langka mematikan mengintai keluarga, waspada!

4. Pasien Menjalani Isolasi dan Pemeriksaan di Sebuah RS di Jawa Tengah 

Saat ini pasien yang berstatus sebagai suspek ini dirawat di sebuah rumah sakit di Jawa Tengah. Juru Bicara Kementerian Kesehatan Mohammad Syahril mengungkapkan pasien tersebut akan menjalani pemeriksaan laboratorium PCR. 

Hal tersebut dilakukan untuk memastikan apakah penyakit yang diderita pasien tersebut disebabkan oleh virus cacar monyet atau bukan. “Bisa saja hanya cacar biasa atau penyakit lain bukan monkeypox,” ungkap Syahril. Selain menjalani pemeriksaan, pasien suspek tersebut juga dirawat secara isolasi di rumah sakit tersebut. 

Artikel terkait : Wabah Cacar Monyet Ancam Inggris, WHO Peringatkan untuk Waspada

5. Sampel dari Pasien Akan Dianalisis 

Suspek Cacar Monyet

Sumber : Freepik

Kementerian Kesehatan RI juga langsung turun tangan menangani temuan pasien diduga cacar monyet ini. Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes RI dr Maxi Rein Rondonuwu menyebut pihaknya telah mengambil sampel dan menganalisis apakah pasien benar-benar mengidap cacar monyet. Pemeriksaan dilakukan melalui  PCR di laboratorium.

“Kami sudah minta segera ambil sampel dan dikirim ke lab BKPK Kemenkes,” ujar dr Maxi kepada Detikcom. Pemeriksaan tersebut kabarnya memakan waktu lima hingga tujuh hari. 

Itulah sejumlah fakta terkait kabar ditemukannya satu suspek monkeypox di Jawa Tengah. Saat ini sampel dari pasien masih dianalisis. Untuk mengetahui hasil pemeriksaan tersebut kabarnya bisa memakan waktu hingga seminggu. 

***

Baca juga :

Waspada Kasus Cacar Monyet, Inilah Negara yang Sudah Terjangkiti

4 Keuntungan Membeli Vitamin Secara Online, Praktis Tanpa Antre!

Cerita mitra kami
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Faizah Pratama

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • 5 Fakta Ditemukannya Satu Orang Suspek Cacar Monyet di Jateng 
Bagikan:
  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!
    Cerita mitra kami

    Rahasia Si Kecil Bebas Bergerak dan Tumbuh Kembang Optimal, Cek di Sini!

  • Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”
    Cerita mitra kami

    Cetaphil Hadirkan Eksfoliasi Lembut untuk Kulit Sensitif Lewat “Smooth From First Serve”

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti