TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Benarkah sunat baiknya lebih baik dilakukan pagi hari? Cek faktanya di sini!

Bacaan 3 menit
Benarkah sunat baiknya lebih baik dilakukan pagi hari? Cek faktanya di sini!

Sunat biasanya dilakukan sebelum seorang laki-laki muslim mengalami pubertas. Namun, benarkah sunat anak laki-laki harus dilakukan saat pagi hari?

Sunat atau sirkumsisi merupakan prosedur medis yang mungkin dilakukan oleh setiap anak laki-laki. Sunat ini biasanya dilakukan sebelum seorang laki-laki muslim mengalami pubertas. Namun, benarkah sunat anak laki-laki harus dilakukan saat pagi hari? berikut penjelasan dokter!

Artikel terkait: Parents, Tonton Video Sunat pada Bayi Laki-laki ini untuk Pengetahuan Anda

Waktu terbaik untuk sunat anak laki laki

Benarkah sunat baiknya lebih baik dilakukan pagi hari? Cek faktanya di sini!

“Sunat atau sirkumsisi merupakan prosedur membuang kulit prepusium penis atau lebih dikenal dengan kulup. Terdapat berbagai bukti ilmiah yang menunjukkan manfaat sunat dari sisi medis seperti, menghindari risiko berbagai penyakit antara lain, gonore, herpes, kanker serviks, infeksi saluran kemih, penularan infeksi Human lImmunodeficiency Virus (HIV), dan Human Papilloma Virus (HPV),” ungkap Dr. Mahdian Nur Nasution, SpBS, ditemui dalam acara Konferensi Media Revolusi Sunat Tanpa Jarum Suntik di Jakarta Timur (18/6).

Namun, benarkah waktu terbaik untuk menjalankan prosedur sunat adalah pagi hari? 

“Dahulu sebelum dikenalnya anestesi (bius), sebelum melakukan sunat, anak-anak akan dianjurkan untuk berendam di air dingin saat pagi hari. Hal ini ditujukan untuk mengurangi rasa sakit, dan untuk mengecilkan pembuluh darah di bagian penis anak, agar tidak terjadi perdarahan berlebih saat proses sirkumsisi.

Karena tradisi turun-temurun ini, akhirnya banyak orangtua menyarankan agar anaknya disunat di pagi hari, dan ini telah menjadi budaya,” tambahnya.

Benarkah sunat baiknya lebih baik dilakukan pagi hari? Cek faktanya di sini!

Namun karena teknologi kedokteran sudah semakin maju, dan anestesi pun telah ditemukan, maka anak dapat  disunat kapan saja, tidak hanya saat pagi hari.

“Sekarang telah ditemukan anestesi, jadi sunat boleh saja dilakukan di siang bahkan di malam hari, tidak melulu saat cuaca dingin di pagi hari. Selain telah ditemukan anastesi, sekarang juga telah ditemukan revolusi sunat tanpa jarum suntik yang akan mengurangi rasa sakit saat pembiusan. Jadi anak benar-benar akan merasa nyaman saat saat menjalani prosedur sunat tersebut.

Artikel terkait: Kapan Sebaiknya Sunat atau Khitan Pada Anak Laki-laki Dilakukan?

Pembiusan saat sunat tanpa jarum suntik

sunat anak laki laki

“Banyak anak yang mengaku bahwa salah satu hal yang paling menakutkan dan menyakitkan ketika menjalankan sunat, yaitu proses pembiusan yang menggunakan jarum suntik. Proses penyuntikan obat bius itu pun, normalnya dilakukan selama 5 kali setiap prosedur sunat. Bayangkan betapa sakit dan mengerikannya hal itu bagi anak. Namun, kini proses pembiusan saat sunat itu bisa dilakukan tanpa penggunaan jarum,” ungkap Mahdian.

Pemberian obat anestesi tanpa jarum menggunakan teknologi needle-free injection. Yaitu cara terbaru mengantarkan cairan obat bius ke dalam lapisan kulit masuk ke dalam jaringan subkutan tanpa penetrasi jarum yang tajam.

Teknologi ini diciptakan untuk mengantarkan cairan obat bius dengan menggunakan mekanisme tenaga pegas berkecepatan tinggi. Dengan kecepatan tinggi inilah, obat dapat masuk ke dalam kulit melalu pori-pori yang sangat kecil.

“Penggunaan tekonologi ini berguna untuk membuat anak tidak takut, dan juga bisa menghindari reaksi kulit setelah penyuntikan, seperti menimbulkan rasa nyeri, kulit menjadi biru, atau bengkak,” tutup Mahdian.

Sunat merupakan momen bersejarah, dan hanya dilakukan satu kali dalam hidup. Oleh karena itu, pengalaman sunat ini jangan sampai menimbulkan trauma pada anak. Pilih tempat dan metode sunat yang paling tepat dan membuat anak nyaman, serta bantu dia menjalani proses pemulihan dengan baik. 

Semoga informasi di atas bermanfaat!

Baca juga:

Sunat dengan metode bipolar, sunat tanpa membuat penis berdarah

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Nia Lara Sari

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Benarkah sunat baiknya lebih baik dilakukan pagi hari? Cek faktanya di sini!
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti