TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bocah 14 tahun terserang stroke, tak bisa berjalan dan berbicara

Bacaan 3 menit
Bocah 14 tahun terserang stroke, tak bisa berjalan dan berbicara

Stroke biasanya menyerang pada orang dewasa, tapi kini stroke juga dapat menyerang anak-anak. Benarkah ?

Stroke pada anak bisa terjadi dengan gejala yang berbeda dengan orang dewasa. Stroke pada anak terjadi karena kelainan bawaan dari pembuluh darah dan komponen darah sendiri. Sedangkan pada orang dewasa, penyebab stroke yang paling sering terjadi adalah hipertensi dan penyakit metabolic yang tidak terkontrol dengan baik.

Seorang anak bernama Joseph Long (14) yang bertempat tinggal di Phoenix, Arizona harus merasakan stroke di usianya yang terbilang masih sangat muda. Hingga kini, serangan stroke ini mengakibatkan kelumpuhan, Joseph tidak bisa berjalan, berbicara, dan makan.

Gejala awal yang dirasakan bermula dari Joseph merasa dirinya tidak enak badan, kemudian jatuh pingsan. Ia pun segera dilarikan ke rumah sakit. Para dokter terkejut karena Joseph terkena stroke yang dipicu oleh aneurisma otak (pembesaran pembuluh darah di otak).

stroke pada anak

Dokter mengatakan bahwa Joseph mengalami perdarahan di otak bagian inter-kanal dan inter-ventrikel yang cukup besar. Perdarahan itu yang menyebabkan otaknya membengkak dan memberi tekanan yang luar biasa pada sumsum tulang belakangnya.

Joseph pun harus menjalani operasi selama enam jam. Namun, karena kerusakannya yang cukup parah, dokter menyebutkan bahwa Joseph akan mengalami cacat seumur hidup.

“Itu adalah enam jam terpanjang dalam hidupku,” kata ibu Joseph, Kc Nicole Long (35), seperti dikutip dari Daily Mail. “Aku benar-benar lega karena putraku selamat dari operasi dan kami fokus pada kelangsungan hidupnya saat di ICU pediatrik,” lanjutnya.

Meskipun dokter memvonisnya mengalami cacat, namun Joseph ternyata memiliki tekad yang cukup besar untuk sembuh. Dalam waktu tidak terlalu lama, Joseph bisa berjalan, berbicara, dan makan sendiri.

“Semua orang kagum dengan kesembuhannya. Kami berencana untuk melakukan perjalanan dan melihat hal-hal yang belum ia lihat dan menjalani hidup sepenuhnya,” tutup Nicole.

stroke pada anak

Di Jerman 300 anak menderita stroke setiap tahun

Stroke adalah suatu kondisi yang terjadi ketika pasokan darah ke suatu bagian otak tiba-tiba terganggu. Dalam jaringan otak, kurangnya aliran darah menyebabkan serangkaian reaksi biokimia, yang dapat merusakkan atau mematikan sel-sel saraf di otak.

“Efek dari stroke pada anak tergantung, pada apakah itu terjadi sebelum atau saat kelahiran atau selama masa kanak-kanak,” ucap dr Ronald Straeter dari Rumah Sakit Universitas Munster, Jerman.

Di Jerman, terdapat sekitar 300 anak yang menderita stroke setiap tahunnya. “Anak-anak dengan cacat jantung memiliki peningkatan risiko,” kata Straeter. Tingginya tingkat kecenderungan pembekuan aliran darah antara ibu dan bayi dapat juga berperan dalam hal ini. “Yang menjadi dilema adalah bahwa kita tidak melihat stroke pada anak-anak setelah mereka lahir, karena mereka biasanya hanya menampilkan gejala non-spesifik seperti agak tidak aktif, minum dengan lemah atau menjadi loyo,“ papar Straeter.

Kurangi garam

Terlalu banyak garam dapat membuat tekanan darah melambung dan meningkatkan risiko pecahnya pembuluh darah otak. Jumlah maksimum yang aman yang dianjurkan 6 gram per hari untuk orang dewasa. Sebuah petunjuk yang mungkin dapat terlihat dalam beberapa bulan pertama kehidupan anak mereka adalah bahwa sang anak mereka lebih mampu bergerak pada satu sisi ketimbang sisi lainnya.

stroke pada anak

Pentingnya pemeriksaan neurologis

Salah satu kesulitannya adalah bahwa stroke pada anak menyerang mampu mengekspresikan apa yang telah terjadi. Oleh karena itu jika ada sedikit kecurigaan, maka pemeriksaan neurologis secara rinci harus dilakukan.

Setelah stroke terjadi, anak-anak tak harus mengambil pengencer darah untuk mencegah serangan lebih lanjut. Fisioterapi dapat membantu untuk mengurangi dampak dari stroke.

Dalam beberapa kasus. “Otak anak memiliki plastisitas tinggi. Daerah yang utuh di otak bisa sampai batas tertentu mengambil alih fungsi daerah otak yang rusak,” kata Straeter.

 

Sumber : Detik 

 

 

Baca juga :

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Tangisan dan Amukan Anak Ternyata Salah Satu Penyebab Stroke

Bayi baru lahir juga bisa terserang stroke! Bisakah dihindari?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theresia

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Bocah 14 tahun terserang stroke, tak bisa berjalan dan berbicara
Bagikan:
  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

    7 Penyebab Pria Ereksi, Tak Melulu karena Rangsangan Seksual

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti