TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Spons Cuci Piring Lebih Jorok Daripada Dudukan Toilet

Bacaan 4 menit
Spons Cuci Piring Lebih Jorok Daripada Dudukan Toilet

Inilah fakta yang banyak tidak diketahui banyak orang. Temukan bagaimana cara mengatasinya, agar spons cuci piring Anda tak lebih jorok dari dudukan toilet.

Mengapa spons cuci piring dapat menjadi sarang kuman?

Tidak perlu berpikir terlalu jauh ke luar rumah, di dalam rumah kita juga terdapat banyak sekali kuman dan virus. Selama ini orang mungkin berpikir, bahwa dudukan toilet merupakan tempat yang paling kotor di rumah.

Ternyata hal tersebut tidak selalu benar. Penelitian menyatakan bahwa spons pencuci piring merupakan benda di rumah yang paling banyak mengandung kuman.

Kebiasaan tidak membersihkan kembali spons atau merendamnya dalam cairan cuci piring setelah dipakai, merupakan kebiasaan yang membuat bakteri berkembang biak.

Sebanyak 45% bakteri E.Coli, hidup di dalam spons cuci piring yang tidak bersih. Bakteri tersebut dapat menyebabkan diare.

Padahal mencuci piring, bertujuan untuk membuat piring bersih. Tetapi dengan spons yang kotor, Anda sama saja menyebarkan bakteri. Selain dapat menyebabkan diare, spons yang tidak bersih juga dapat menyebabkan penyakit kulit, atau tifus.

“Bakteri itu kan kecil, tidak terlihat, jadi orang sering mengabaikannya. Itu juga yang terjadi dengan spons cuci piring, karena sudah pakai sabun cuci piring dianggapnya pasti bersih, padahal belum tentu,” ucap Stella Margaretha, seorang praktisi kesehatan.

Agar spons cuci piring tidak menjadi sumber kuman

Mengingat hal tersebut, sebaiknya Anda melakukan tindakan pencegahan. Cucilah spons setelah selesai digunakan, simpan spons di tempat yang kering, dan ganti spons setiap seminggu sekali.

Dengan melakukan hal tersebut, maka Anda tidak perlu khawatir lagi saat mencuci piring. Selain menjaga kebersihan spons, Anda juga sebaiknya menggunakan sabun pencuci piring antibakterial, yang dapat melindungi kebersihan spons dan piring yang Anda cuci.

Parents, semoga informasi di atas bermanfaat.

Artikel ini pertama kali dipublikasikan di 1Health dan digunakan atas seizin 1Health.

Baca juga: 

10 Tips Mencuci Baju Bayi yang Aman, Cek Parents!

Saat mencuci gelas, piring, dan peralatan dapur lainnya, umumnya akan menggunakan spons khusus. Dimana terkadang saat menggunakan spons tersebut, orang akan malas untuk membersihkannya kembali. Padahal faktanya, jika spons yang tidak dibersihkan akan lebih jorok daripada dudukan toilet. Mengapa hal tersebut bisa terjadi? Ada baiknya jika Anda menyimak ulasan di sini untuk mengetahui alasannya.

Menjadi Sarang Kuman dan Bakteri

Selama ini, kebanyakan orang akan berfikir jika dudukan toilet merupakan tempat yang paling kotor di rumah. Padahal nyatanya tidak selalu benar. Penelitian menyatakan bahwa spons cuci piring merupakan benda di rumah yang paling banyak dihuni kuman dan bahkan bakteri. Hal tersebut bisa terjadi karena kebiasaan tidak membersihkan kembali spons setelah digunakan. Bahkan ada juga orang yang akan kembali merendam spons dalam cairan sabun setelah dipakai.

ini Spons Cuci Piring Lebih Jorok harus di buang aja

Padahal kebiasaan tidak membersihkan spons ataupun merendamnya pada sabun dapat membantu kuman dan bakteri berkembang biak lebih cepat. Menurut penelitian, ada sebanyak 45% bakteri E.Coli yang hidup pada spons pencuci yang tidak bersih. Padahal bakteri E.Coli bisa menyebabkan penyakit diare. Umumnya mencuci peralatan makan dan dapur bertujuan untuk membersihkannya dari kotoran. Akan tetapi dengan spons yang kotor, sama saja Anda menyebarkan bakteri tersebut.

Selain menyebabkan diare, bakteri yang terdapat pada spons yang tidak bersih juga bisa menyebabkan penyakit lain seperti penyakit kulit dan tifus. Menurut salah satu praktisi kesehatan, karena bakteri yang kecil dan tidak terlihat membuat banyak orang mengabaikannya. Mereka beranggapan jika sudah memakai sabun, piring yang dicuci sudah dianggap bersih. Padahal belum tentu piring tersebut bersih dari bakteri.

bahaya Spons Cuci Piring Lebih Jorok bathroom cleaning tips

Menjaga Agar Spons Tidak Menjadi Sarang Kuman

Mengingat adanya penyakit yang dibawa oleh bakteri pada spons yang tidak bersih, ada baiknya jika Anda melakukan tindakan pencegahan. Salah satu caranya, Anda bisa mencuci spons tersebut setelah selesai digunakan dan jangan lupa untuk menyimpan spons tersebut pada tempat yang kering. Selain itu, jangan lupa untuk mengganti spons setiap seminggu sekali.

Dengan melakukan mencuci bersih spons, maka Anda tidak perlu lagi khawatir saat mencuci gelas, piring maupun peralatan dapur lainnya. Sebab spons cuci piring yang bersih tidak akan menjadi sarang kuman dan juga bakteri. Dan juga selain menjaga kebersihan spons, ada baiknya jika Anda menggunakan sabun pencuci yang antibakterial. Dimana sabun antibakterial tersebut dapat melindungi kebersihan spons dan juga piring Anda dari kuman dan bakteri.

waspada Spons Cuci Piring Lebih Jorok bathroom cleaning tips

Setelah mengetahui jika spons untuk mencuci piring dapat menjadi sarang kuman dan bakteri jika tidak dibersihkan setelah dipakai, Ada baiknya Anda mulai melakukan tindakan pencegahan dengan rajin membersihkan spons dan menggunakan sabun antibakterial. Sebab, untuk kesehatan akan lebih bijak untuk mencegahnya daripada mengobati. Semoga informasi pada ulasan ini bermanfaat untuk Anda.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Theva Nithy

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Spons Cuci Piring Lebih Jorok Daripada Dudukan Toilet
Bagikan:
  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

    Bolehkah Ibu Hamil dan Ibu Menyusui Mendonorkan Darah? Ini Syarat Wajibnya!

  • 8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

    8 Titik Pijat Refleksi Kaki dan Manfaatnya untuk Kesehatan

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti