TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Siswi SMA Buang Bayi Hasil Hubungan Sedarah, Apa Saja Risiko Incest?

Bacaan 4 menit
Siswi SMA Buang Bayi Hasil Hubungan Sedarah, Apa Saja Risiko Incest?

Fenomena incest terjadi di Pasaman, Sumatera Barat. Siswi SMA berhubungan intim dengan adik kandung hingga hamil dan melahirkan, lalu membuang bayinya.

Beberapa tahun silam, publik digegerkan dengan kabar seorang siswi SMA membuang bayi yang baru saja dilahirkannya di saluran air kolam tetangga. Namun siapa yang menyangka kalau ternyata bayi malang itu adalah hasil hubungan gelapnya dengan sang adik kandung yang masih di bawah umur.

Kasus yang terjadi di Pasaman Sumatera Barat ini cukup menggegerkan masyarakat sekitar.

Awal terungkapnya kasus pembuangan bayi

Dilansir Kompas, kasus ini terungkap setelah Syafriandi, warga di daerah Nagari Langsek Kodok, Kecamatan Rao Selatan, Pasaman, Sumatera Barat, menemukan mayat bayi sekitar pukul 16.00 WIB, Minggu (16/2/2020).

Mayat bayi yang baru berumur hitungan hari tersebut ditemukan dalam keadaan membusuk di saluran air kolamnya. Mengetahui itu, Syafriandi pun melapor ke pihak kepolisian.

Siswi SMA Buang Bayi Hasil Hubungan Sedarah, Apa Saja Risiko Incest?

Tak lama berselang, dari hasil olah TKP dan fakta-fakta di lapangan serta keterangan saksi, bayi itu diduga dibuang orang tuanya sendiri, SHF (18 tahun). Kemudian polisi melakukan penangkapan terhadap pelaku pembuangan bayi tersebut. 

Artikel terkait: Pendidikan Seks untuk Anak

Polisi menangkap SHF pada hari Senin (17/2/2020) di depan Rumah Makan Tambuo Jorong Rambahan Kauman, Tanah Datar. Saat itu SHF tengah dalam perjalanan sepulang praktek lapangan yang diadakan sekolahnya di Batusangkar.

SHF mengaku bahwa dia melahirkan bayi laki-laki dalam kondisi sudah meninggal (stillbirth) pada Jumat (14/2/2020) lalu langsung membuang sendiri bayinya. Bayi itu diduga lahir prematur. Namun untuk memastikan hal ini, pihak kepolisian masih menunggu hasil autopsi jenazah si bayi.

Pelaku pembuangan bayi mengaku berhubungan badan dengan adik kandungnya

siswi sma membuang bayi

Yang mengejutkan, SHF mengaku hamil usai melakukan hubungan intim dengan adik kandungnya sendiri yang berinisial IK (13 tahun) sekitar bulan Juli- Agustus 2019 lalu. Diketahui IK masih duduk di bangku kelas 6 Sekolah Dasar.

SHF tinggal bersama ibu dan ketiga adiknya termasuk IK, sedangkan ayahnya sudah bercerai dengan ibunya. Kakak beradik tersebut melakukan hubungan intim ketika ibu mereka sedang bekerja di sawah dan kedua adiknya tidak di rumah.

Ketika rumah sepi inilah SHF mengajak IK ke kamar untuk melakukan hubungan layaknya suami-istri. SHF juga mengaku bahwa mereka melakukan hubungan badan sebanyak dua kali.

Siswi SMA yang membuang bayi ditahan sementara adiknya tidak

Siswi SMA Buang Bayi Hasil Hubungan Sedarah, Apa Saja Risiko Incest?

Siswi SMA yang membuang bayi ini dijerat pasal 80 ayat (3) dan (4) Undang-undang nomor 35 tahun 2014 tentang Perlindungan Anak jo pasal 341 KUHP dengan ancaman 15 tahun penjara.

Dalam  kasus ini, hanya SHF yang dijerat hukum dan menjadi tersangka. Sementara sang adik, IK, hanya dimintai keterangan sebagai saksi karena masih di bawah umur dan tidak terlibat dalam pembuangan bayi tersebut.

“Dia masih anak di bawah umur dan tidak tahu apa-apa. Hanya SHF yang kita tetapkan sebagai tersangka karena dia membuang bayinya,” jelas Kasat Reskrim Polres Pasaman AKP Lazuardi.

Kelalaian orang tua menjadi salah satu penyebab tragedi hubungan incest ini

YM (48), ibu dari SHF dan IK sedih atas peristiwa yang menimpa kedua anaknya tersebut. Dia mengaku tidak tahu-menahu tentang hubungan terlarang serta kehamilan anaknya dan baru tahu setelah di kantor polisi.

YM tampak menyesal karena kurang memperhatikan anak-anaknya akibat faktor ekonomi. Dia terpaksa harus menghabiskan waktunya untuk mencari nafkah setelah bercerai dengan suaminya.

Artikel terkait: Catat! Ini panduan memberikan pendidikan seks berdasarkan usia anak

Risiko yang mengintai anak hasil dari hubungan sedarah (incest)

siswi sma membuang bayi

Anak hasil perkawinan sedarah atau incest memang berisiko. Salah satunya adalah stillbirth seperti yang dialami SHF.

Dikutip dari Hello Sehat, perkawinan sedarah adalah sistem perkawinan antar dua individu yang terkait erat secara genetik atau garis keluarga misalnya kakak-adik atau orang tua-anak. Kedua individu yang terlibat dalam perkawinan ini membawa alel yang berasal dari satu nenek moyang.

Seorang keturunan hasil dari perkawinan sedarah akan memiliki keragaman genetik yang sangat minim dalam DNA-nya karena DNA turunan dari ayah dan ibunya adalah mirip. 

Dampak buruk dari kurangnya variasi dalam DNA dapat bagi keturunan antara lain:

Siswi SMA Buang Bayi Hasil Hubungan Sedarah, Apa Saja Risiko Incest?

  • Penyakit genetik langka — albinisme, fibrosis sistik, hemofilia, dan sebagainya.
  • Peningkatan infertilitas (pada orangtua dan keturunannya)
  • Cacat lahir seperti asimetri wajah, bibir sumbing, atau kekerdilan tubuh saat dewasa.
  • Gangguan jantung.
  • Beberapa tipe kanker.
  • Berat badan lahir rendah.
  • Tingkat pertumbuhan lambat
  • Kematian neonatal.

Sebuah studi menemukan bahwa 40 persen anak hasil dari hubungan sedarah antara dua individu tingkat pertama (keluarga inti) lahir dengan kelainan autosomal resesif, malformasi fisik bawaan, atau defisit intelektual yang parah.

Semoga Parents dapat mengambil pelajaran dari kasus ini untuk lebih memperhatikan anak dan memberikan pendidikan seksual sejak dini.

Cerita mitra kami
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!
Sumber: Kompas, Hello Sehat

Baca juga: 

Jatuh Cinta pada Saudara Kandung, Ini Dampaknya bagi Anak Hasil Hubungan Inses!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Yuniati Rohmah

  • Halaman Depan
  • /
  • Melahirkan
  • /
  • Siswi SMA Buang Bayi Hasil Hubungan Sedarah, Apa Saja Risiko Incest?
Bagikan:
  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

    Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

  • Tak Hanya Kontraksi, Ini 5 Ciri-ciri Bayi Mau Lahir yang Wajib Diketahui

    Tak Hanya Kontraksi, Ini 5 Ciri-ciri Bayi Mau Lahir yang Wajib Diketahui

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

    Apa Itu Ileus Paralitik Setelah Melahirkan? Ini Penyebab dan Cara Mengatasi

  • Tak Hanya Kontraksi, Ini 5 Ciri-ciri Bayi Mau Lahir yang Wajib Diketahui

    Tak Hanya Kontraksi, Ini 5 Ciri-ciri Bayi Mau Lahir yang Wajib Diketahui

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti