TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Sejarah Vegetarian: Pilihan Gaya Hidup atau Motivasi Religi

Bacaan 3 menit
Sejarah Vegetarian: Pilihan Gaya Hidup atau Motivasi Religi

Mengenal vegetarian lewat sejarah dan asal-usulnya.

Hari Vegetarian Sedunia atau World Vegetarian Day diperingati setiap tanggal 1 Oktober dalam rangka meningkatkan kesadaran dan mempromosikan manfaat diet vegetarian dan gaya hidup sehat. Peringatan ini sekaligus menjadi bentuk penghormatan bagi penganut gaya hidup vegetarian yang turut menjaga lingkungan dan memperlihatkan kepedulian terhadap makhluk hidup lainnya selagi menjaga kesehatannya. Jadi penasaran nggak sih bagaimana sejarah vegetarian dimulai? Simak artikel ini! 

Mengenal Vegetarianisme dan Jenisnya

sejarah vegetarian

Sumber: Pexels

Vegetarianisme adalah gaya hidup yang menolak atau berpantang mengonsumsi makanan yang berasal dari hewan dan hanya mengonsumsi makanan dari tumbuhan. 

Meski begitu ada jenis-jenis vegetarianisme yang ‘memperbolehkan’ penganutnya mengkonsumsi produk olahan turunannya, telur, susu, keju, mentega, yoghurt, madu, dan lain sebagainya. 

Maka dari itu, vegetarianisme punya beberapa jenis. Berikut penjelasannya:

  1. Semi-vegetarisme. Penganutnya masih memakan olahan makanan laut, ayam, susu, atau telur di samping makanan nabati. 
  2. Lakto-ovo-vegetarisme.  Penganutnya masih memakan susu, telur, dan olahannya di samping makanan nabati. 
  3. Lakto-vegetarisme. Penganutnya masih mentoleransi bahan makanan atau produk olahan susu.
  4. Ovo-vegetarisme. Sebaliknya, para ovo-vegetarian menoleransi produk telur dan olahannya, tetapi tidak dengan susu.
  5. Pesko-vegetarisme. Penganutnya tidak memakan daging merah, tetapi masih dapat memakan ikan, susu, dan telur, beserta olahannya.
  6. Veganisme. Penganutnya hanya mengkonsumsi produk nabati saja dan sama sekali tidak mengkonsumsi produk hewani dan turunannya. Itu alasan kenapa veganisme disebut bentuk paling ketat dari vegetarianisme. Saking ketatnya, mereka juga menentang penggunaan produk non-makanan yang berasal dari hewan, seperti jaket dan sepatu kulit, juga produk kosmetik atau obat-obatan yang diujicobakan pada hewan.

Artikel Terkait: Lebih Dekat dengan 6 Jenis Diet Vegetarian dan Bagaimana Cara Memulainya

Asal-usul Istilah Vegetarian

Ada beberapa agama yang sejak dulu melarang pengikutnya untuk mengkonsumsi hewan tertentu. Namun istilah vegetarian sendiri baru muncul pada tahun 1839.

Tepatnya oleh Alcott House yang didirikan oleh James Pierrepont Greaves di London. Mereka kerap menerbitkan pamflet berjudul The Healthian yang isinya mengkampanyekan gaya hidup vegetarian. 

Kata vegetarian sendiri berasal dari kata vegetus, yang dalam Bahasa Latin artinya utuh, sehat, segar, dan hidup. Sementara orang-orang yang menerapkan vegetarianisme disebut vegetarian, nabatiwan, atau pemayur.

Sejarah Vegetarian

Sejarah Vegetarian: Pilihan Gaya Hidup atau Motivasi Religi

Sumber: Pexels

Melanjutkan asal-usul istilah vegetarianisme muncul. Sebelum tahun 1847, mereka yang tidak makan daging dikenal sebagai Pythagorean. Mengambil nama ahli matematika Pythagoras yang sudah menjadi vegetarian sejak zaman Yunani kuno.

Istilah vegetarianisme kemudian pertama kali digunakan secara formal pada tanggal 30 September 1847 oleh Joseph Brotherton dalam pertemuan yang mengukuhkan Vegetarian Society di Inggris.

Vegetarian di Era Modern

Beragam motivasi mendorong seseorang untuk menjadi vegetarian. Bisa karena kepercayaan yang dianut, dorongan hidup sehat, demi kecantikan, atau kepedulian terhadap lingkungan.

Yang jelas jumlahnya banyak dan semakin meningkat. Menurut catatan Vegetarian Statistics 2023 yang dikeluarkan oleh Great Green Wall, ada lebih dari 1,5 miliar penduduk dunia yang memutuskan menjadi vegetarian. Menariknya lagi, Indonesia berada di peringkat 16 dunia sebagai Negara Ramah Vegetarian menurut Oliver’s Travel.

Tak heran jika variasi masakan vegetarian kian berkembang. Tak hanya menggunakan sayuran sebagai bahan utama untuk memasak, tetapi juga olahan tepung, gluten, tahu, tempe, atau jamur yang diolah menyerupai daging asli.

 

Baca Juga:

Studi: Gaya Hidup Vegetarian Berisiko Dua Kali Lipat Alami Depresi

15 Artis Bollywood Ini Memilih Jadi Vegetarian, Ada Idola Anda?

Perbedaan Vegan dari Vegetarian, Lebih dari Tidak Makan Daging

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Parents Wajib Tahu! Ini Cara Atur Strategi Keuangan, Dana Darurat, dan Asuransi di Era Dinamis
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Edukasi Gizi Sejak Dini, 50 Chef Cilik Unjuk Kreativitas di Grand Final Weyoco Junior Chef Indonesia Season 5
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Sejarah Vegetarian: Pilihan Gaya Hidup atau Motivasi Religi
Bagikan:
  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

    10 Jenis Keputihan Normal dan Tidak Normal pada Wanita

  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti