TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Diperingati Setiap 28 Oktober, Ini Sejarah Sumpah Pemuda!

Bacaan 4 menit
Diperingati Setiap 28 Oktober, Ini Sejarah Sumpah Pemuda!

Melalui proses panjang oleh para pemuda Indonesia, ini proses dan sejarah Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tahunnya.

GENERATOR NAMA BAYI

Generator Nama Bayi, gunakan tools generator ini untuk menambah inspirasi Anda dalam mencari nama yang cocok untuk si buah hati.

Jenis Kelamin

Preferensi Nama Depan

Preferensi Nama Belakang

Pada 28 Oktober tiap tahunnya, kita merayakan Hari Sumpah Pemuda.

Momen tersebut menjadi salah satu tonggak sejarah persatuan bangsa Indonesia, khususnya kebangkitan para pemuda Indonesia. Apakah Anda tahu sejarah Sumpah Pemuda?

Sumpah pemuda sendiri diikrarkan tepatnya pada 28 Oktober 1928.

Akan tetapi, semangat para pemuda dalam membentuk gerakan dari berbagai daerah sudah jauh-jauh hari terbentuk dan tergerak untuk melawan para penjajah.

Seperti apa proses, sejarah, dan teks kongres dari Sumpah Pemuda ini?

Berikut kami merangkumkan untuk Anda.

Artikel Terkait: 50 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2024 Inspiratif, Mengobarkan Semangat!

Daftar isi

  • Sejarah Sumpah Pemuda yang Diperingati Setiap 28 Oktober
  • Isi Teks Sumpah Pemuda
  • Pertanyaan Populer Terkait Sejarah Sumpah Pemuda

Sejarah Sumpah Pemuda yang Diperingati Setiap 28 Oktober

sejarah-sumpah-pemuda

Sumpah Pemuda berlangsung melalui proses yang panjang oleh para pemuda Indonesia, jauh sebelum hari kemerdekaan (foto museum Sumpah Pemuda, sumber: Detik.com)

Gagasan mengenai momen bersejarah ini mulanya diprakarsai oleh Kongres Pemuda Kedua dari Perhimpunan Pelajar Pelajar Indonesia (PPPI).

Ini merupakan sebuah organisasi pemuda yang menjadi perkumpulan para pelajar dari seluruh Indonesia.

Kongres ini sendiri dilaksanakan dalam tiga kali rapat, di tempat yang berbeda-beda. Hasil dari rapat inilah yang akhirnya melahirkan Sumpah Pemuda yang hingga kini masih menggema.

Rapat Pertama di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond

Di Gedung Katholieke Jongenlingen Bond (KJB), Lapangan Banteng, rapat pertama pun dilaksanakan tepatnya pada Sabtu, 27 Oktober 1928.

Kongres ini diadakan pertama kali untuk meningkatkan semangat persatuan dalam hati para pemuda Indonesia.

Di sisi lain, Moehammad Jamin dalam sambutannya juga mengungkapkan arti dari persatuan para pemuda.

Dia mengungkapkan ada lima faktor penting untuk memperkuat persatuan, yakni sejarah, bahasa, hukum adat, pendidikan, dan kemauan.

Rapat Kedua, Gedung Oost-Java Bioscoop

Diperingati Setiap 28 Oktober, Ini Sejarah Sumpah Pemuda!

Sehari setelahnya, tepatnya pada Minggu, 28 Oktober 1928, rapat kedua pun dilaksanakan. Diadakan di Gedung Oost-Java Bioscoop, agenda rapat membahas mengenai masalah pendidikan.

Poernomowoelan dan Sarmidi Mangoensarkoro selaku pembicara mengungkapkan pentingnya mendapatkan akses pendidikan kebangsaan.

Keduanya juga menekankan keseimbangan pendidikan gang diadakan di sekolah maupun di rumah secara demokratis.

Rapat Ketiga, Gedung Indonesische Clubhuis Kramat

Masih di hari yang sama, pada sesi selanjutnya rapat diadakan di Gedung Indonesische Clubhuis Kramat. Dalam pertemuan, Soenario menjelaskan pentingnya rasa nasionalisme dan demokrasi untuk kesatuan bangsa.

Di sisi lain, Ramlan juga mengemukakan bahwa gerakan kepanduan tidak bisa dipisahkan dari pergerakan nasional.

Sebab, gerakan ini bisa sejak dini mendidik anak-anak untuk menunjang perjuangan, seperti kemandirian dan kedisiplinan.

Di hari tersebut, kongres ditutup dengan lantunan lagu Indonesia Raya karya Wage Rudolf Supratman. Selanjutnya, di akhir juga diumumkan rumusan mengenai Sumpah Setia atau yang kini juga dikenal sebagai Sumpah Pemuda.

Artikel Terkait: 25 Ucapan Hari Sumpah Pemuda 2020, Wajib Dicatat!

Isi Teks Sumpah Pemuda

Diperingati Setiap 28 Oktober, Ini Sejarah Sumpah Pemuda!

Cerita mitra kami
Bunda, Ini 5 Kegiatan di Rumah yang Dapat Asah Potensi Prestasi Percaya Diri Anak
Bunda, Ini 5 Kegiatan di Rumah yang Dapat Asah Potensi Prestasi Percaya Diri Anak
3 Hal yang Parents Harus Tahu untuk Menghindari Risiko Rotavirus pada Anak
3 Hal yang Parents Harus Tahu untuk Menghindari Risiko Rotavirus pada Anak
Sejauh Apa Peran Nutrisi & Stimulasi Bagi Tumbuh Kembang Anak? Ini Penjelasan Dokter Ahli
Sejauh Apa Peran Nutrisi & Stimulasi Bagi Tumbuh Kembang Anak? Ini Penjelasan Dokter Ahli
Tingkatkan Bonding, Coba 5 Permainan yang Bisa Dilakukan Bersama Si Kecil
Tingkatkan Bonding, Coba 5 Permainan yang Bisa Dilakukan Bersama Si Kecil

Pada rapat ketiga dihasilkan rumusan dari Sumpah Pemuda dalam bentuk naskah. Berikut ini putusan dari Sumpah Pemuda.

Poetoesan Kongres Pemoeda-Pemoeda Indonesia

Kerapatan pemoeda-pemoeda Indonesia jang berdasarkan dengan nama Jong Java, Jong Soematra (Pemoeda Soematra), Pemoeda Indonesia, Sekar Roekoen, Jong Islamieten, Jong Batak Bond, Jong Celebes, Pemoeda Kaoem Betawi, dan Perhimpoenan Peladjar Indonesia.

Memboeka rapat pada tanggal 27 dan 28 Oktober 1928 di negeri Djakarta. Sesoedahnja mendengar segala isi-isi pidato-pidato dan pembitjaraan ini. Kerapatan laloe mengambil kepoetoesan:

Pertama Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe bertoempah darah jang satoe, tanah Indonesia.

Kedoea Kami poetera dan poeteri Indonesia, mengakoe berbangsa jang satoe, bangsa Indonesia.

Ketiga Kami poetera dan poeteri Indonesia, mendjoendjoeng bahasa persatoean, bahasa Indonesia.

Setelah mendengar poetoesan ini, kerapatan mengeloearkan kejakinan asas ini wadjib dipakai oleh segala perkoempoelan-perkoempoelan kebangsaan Indonesia.

Mengeloearkan kajakinan persatoean Indonesia diperkoeat dengan memperhatikan dasar poetoesannja:
Kemajoean
Sedjarah
Bahasa
Hoekoem Adat
Pendidikan dan Kepandoean
Dan mengeloearkan penghargaan soepaja ini disiarkan dalam segala soerat kabar dan dibatjakan dimoeka rapat perkoempoelan-perkoempoelan.

Djakarta, 28 Oktober 1928

Artikel Terkait: Mengenal Makna dan Sejarah di Balik Peringatan Hari Keluarga Nasional

Itu dia teks dan sejarah Sumpah Pemuda yang menjadi momen kebangkitan para pemuda di Indonesia.

Pertanyaan Populer Terkait Sejarah Sumpah Pemuda

1. Bagaimana sejarah singkat Sumpah Pemuda?

Ikrar lahir dari Kongres Pemuda II. Menjadi tonggak persatuan satu nusa, satu bangsa, satu bahasa.

2. Apa saja latar belakang lahirnya Sumpah Pemuda?

Dorongan dari Politik Etis dan munculnya kaum terpelajar. Tujuannya adalah menghilangkan rasa kedaerahan demi kemerdekaan.

3. Peristiwa apa yang terjadi pada tanggal 28 Oktober 1928?

Pengucapan Sumpah Pemuda.

4. Siapa tokoh utama dalam Sumpah Pemuda?

Muhammad Yamin dan Soegondo.

Dengan memeringati hari Sumpah Pemuda diharapkan para generasi penerus bangsa bisa meneruskan perjuangan pemuda terdahulu untuk membangun dan memajukan peradaban bangsa Indonesia.

Selamat Hari Sumpah Pemuda!

****

Baca Juga:

5 Tips Menanamkan Sikap Nasionalisme Pada Anak

Wisata dari Rumah, 7 Museum Ini Tawarkan Virtual Tour yang Menarik

Pembelajaran Bijak tentang SARA kepada Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Kebudayaan
  • /
  • Diperingati Setiap 28 Oktober, Ini Sejarah Sumpah Pemuda!
Bagikan:
  • Kalender Jawa Desember 2025: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Desember 2025: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 8 Jenis Motif Batik Cirebon yang Bersejarah, Motifnya Memikat Hati!

    8 Jenis Motif Batik Cirebon yang Bersejarah, Motifnya Memikat Hati!

  • Kalender Jawa Desember 2025: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

    Kalender Jawa Desember 2025: Tanggal Weton, Hijriah, Masehi

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • 8 Jenis Motif Batik Cirebon yang Bersejarah, Motifnya Memikat Hati!

    8 Jenis Motif Batik Cirebon yang Bersejarah, Motifnya Memikat Hati!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti