TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Mengapa Pita Merah Jadi Simbol Hari AIDS Sedunia? Ternyata Ini Sejarahnya!

Bacaan 4 menit
Mengapa Pita Merah Jadi Simbol Hari AIDS Sedunia? Ternyata Ini Sejarahnya!

Mungkin Parents sudah tahu simbol pita merah, tapi tidak tahu asal mulanya. Berikut sejarah pita merah dijadikan sebagai simbol Hari AIDS Sedunia.

Hari AIDS Sedunia diperingati setiap tanggal 1 Desember. Untuk memperingatinya, orang-orang memakai pita merah sebagai dan dukungan universal untuk orang yang hidup dengan HIV. Namun, dari mana asalnya pita itu? Ternyata ini makna dan sejarah pita merah digunakan sebagai simbol Hari AIDS Sedunia.

Mengenakan pita adalah cara yang baik untuk meningkatkan kesadaran selama dan menjelang Hari AIDS Sedunia. Namun, akan lebih baik lagi jika kita mengetahui sejarahnya.

Artikel Terkait: Ini Mitos dan Fakta Terkait HIV AIDS yang Penting Diketahui

Sejarah Pita Merah Jadi Simbol Hari AIDS Sedunia

Mengapa Pita Merah Jadi Simbol Hari AIDS Sedunia? Ternyata Ini Sejarahnya!

Mengutip laman UNAIDS, berikut awal mula pita merah dikaitkan dengan AIDS.

Pada tahun 1988, sebuah kelompok bernama Visual AIDS didirikan oleh para seniman profesional sebagai respon terhadap pengaruh AIDS pada komunitas seni.

Kelompok itu juga bertujuan untuk mengajak para pelaku dan penikmat seni untuk berkontribusi dalam memerangi AIDS.

Tiga tahun setelahnya, 1991, satu dekade setelah ditemukannya virus HIV, dua belas seniman berkumpul di sebuah galeri di East Village New York. Mereka bertemu untuk membahas proyek bernama Visual AIDS, sebuah organisasi seni kesadaran HIV di New York.

Di sanalah mereka menemukan apa yang akan menjadi salah satu simbol paling dikenal saat ini yaitu pita merah. Pita ini dipakai untuk menunjukkan kesadaran dan dukungan untuk orang yang hidup dengan HIV.

Artikel Terkait: Wow, Seorang Anak Pengidap AIDS Dinyatakan Sembuh oleh Dokter!

Mengapa Pita Merah Dipilih Jadi Simbol Hari AIDS Sedunia?

sejarah pita merah simbol hari aids sedunia

Pada saat itu, pengidap HIV/AIDS mendapat stigma yang sangat buruk. Penderitaan hidup orang dengan HIV/AIDS (ODHA) sebagian besar masih tersembunyi. Para seniman tersebut ingin menunjukkan kasih sayang mereka kepada para ODHA melalui sebuah simbol.

Mereka terinspirasi dari pita kuning yang diikat di pohon untuk menunjukkan dukungan bagi pertempuran militer AS dalam Perang Teluk. Kemudian mereka memutuskan memakai simbol pita karena lingkaran dari bentuk pita itu mudah dibuat dan ditiru.

Menurut pendiri Visual AIDS, warna merah dipilih karena berasosiasi simbolis dengan darah, gagasan dari sebuah gairah. Selain itu, merah tak hanya identik dengan kemarahan tapi juga cinta, seperti valentine.

Sejak saat itu, proyek itu kemudian dikenal sebagai Red Ribbon Project atau Proyek Pita Merah.

Artikel Terkait: Dari Supermodel sampai Musisi, Ini 10 Artis Hollywood yang Meninggal karena AIDS

Gerakan Pita Merah Meluas ke Seluruh Dunia

Mengapa Pita Merah Jadi Simbol Hari AIDS Sedunia? Ternyata Ini Sejarahnya!

Dalam sebuah kampanye pada tahun 1991, relawan Proyek Pita Merah mengirimkan surat dan pita merah kepada semua peserta Tony Awards di Amerika Serikat. Dalam kesempatan itu, aktor Jeremy Irons tampil di televisi nasional dengan pita merah tersemat secara mencolok di kerahnya.

Simbol pita merah kemudian merambah Eropa dalam skala besar pada Senin Paskah tahun 1992. Saat itu, lebih dari 100.000 pita merah dibagikan selama Konser Penghormatan Kesadaran AIDS Freddie Mercury di stadion Wembley, Inggris.

Lebih dari satu miliar orang di lebih dari 70 negara di seluruh dunia menonton acara tersebut di televisi. Sepanjang era sembilan puluhan, banyak selebriti mengenakan pita merah, didorong oleh dukungan Putri Diana untuk AIDS.

“Fakta bahwa gerakan itu diikuti secara luas sungguh menakjubkan. Kami tidak percaya,” ungkap salah satu seniman Visual AIDS, Allan Frame, yang juga terlibat dalam pembuatan lambang pita merah.

Hingga hari ini, pita merah telah menjadi simbol solidaritas dan dukungan internasional untuk orang yang hidup dengan HIV/AIDS.

Mengenakan pita merah adalah cara yang sederhana dan ampuh untuk menantang stigma dan prasangka seputar AIDS. 

Artikel terkait: 3 Rekomendasi Film tentang Pejuang AIDS yang Bisa Menginspirasi

Mengenal HIV dan AIDS agar Tak Salah Paham

sejarah pita merah simbol hari aids sedunia

Sampai sekarang, pengidap HIV/AIDS masih mendapat stigma negatif dari masyarakat.

Selain itu, masih banyak pula yang salah kaprah. HIV dan AIDS kerap dianggap sebagai satu penyakit yang sama padahal HIV dan AIDS adalah dua kondisi yang berbeda.

Masih dalam rangka membangun kesadaran tentang HIV/AIDS, perlu kita ketahui perbedaan keduanya.

HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh. Di dalam tubuh, HIV secara spesifik menghancurkan sel CD4 (sel T). Sel CD4 adalah bagian dari sistem imun yang spesifik bertugas melawan infeksi.

Sementara itu, AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome) dianggap sebagai tahap akhir dari infeksi HIV jangka panjang.

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak
Pediatric Emergency Mayapada Hospital Siaga 24 Jam Tangani Kondisi Gawat Darurat Anak

AIDS adalah sekumpulan gejala yang muncul ketika infeksi HIV sudah dalam stadium sangat parah. Pengidap HIV bisa dikatakan sudah terkena AIDS apabila jumlah sel CD4 dalam tubuhnya turun hingga kurang dari 200 sel per 1 ml atau 1 cc darah.

Secara singkat, HIV adalah virus penyebab sedangkan AIDS adalah stadium akhir dari penyakitnya.

Itulah sejarah dan makna pita merah digunakan sebagai simbol Hari AIDS Sedunia.

Semakin tinggi kesadaran kita akan AIDS diharapkan dapat mencegah penyebarannya serta mengubah stigma negatif terhadap pengidapnya. 

***

Baca juga:

Dari Supermodel sampai Musisi, Ini 10 Artis Hollywood yang Meninggal karena AIDS

Ibu dengan HIV/AIDS ini melahirkan 2 anak sehat, seperti ini kisahnya

9 Cara menghindari risiko penularan HIV AIDS yang perlu Anda ketahui

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Yuniati Rohmah

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Info Sehat
  • /
  • Mengapa Pita Merah Jadi Simbol Hari AIDS Sedunia? Ternyata Ini Sejarahnya!
Bagikan:
  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

  • Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

    Cara Memijat Payudara agar Cepat Membesar yang Aman Dilakukan

  • Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

    Apakah Bisa Hamil Jika Sperma Tidak Keluar di Dalam? Ini Penjelasannya!

  • 11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

    11 Minuman yang Mengandung Asam Folat Alami, Bagus untuk Bumil!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti