TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Ingin donor ASI, Sarwendah jalani tes darah di Singapura

Bacaan 5 menit
Ingin donor ASI, Sarwendah jalani tes darah di Singapura

"Kita lagi mau ke RS mau check darah untuk donor ASI selama di Singapore. Semoga hasilnya bagus jadi bisa kayak waktu cicinya donor ke hospital dan anak-anak lain yang membutuhkan," tulis Sarwendah dalam akun instagram pribadinya. 

Semakin besarnya pemahaman para ibu akan pentingnya ASI, membuat semakin besarnya pula tindakan donor ASI. Salah satu artis Indonesia yang diketahui kerap melakukan donor ASI ialah Sarwendah Tan. Meskipun masih menetap di Singapura pasca melahirkan anak kedua, istri Ruben Onsu ini tetap berusaha mendonorkan ASI-nya untuk anak-anak lain yang membutuhkan. Berikut kisah selengkapnya tentang Sarwendah donor ASI.

Kisah Sarwendah donor ASI

Ingin donor ASI, Sarwendah jalani tes darah di Singapura

Sarwendah Tan baru saja melahirkan anak keduanya Thania Putri Onsu pada tanggal 5 Juni 2019 lalu. Alih-alih di Indonesia, ia memilih untuk melahirkan di Rumah Sakit Thomson Medical Singapura. 

Dalam sebuah unggah di Instagram, Sarwendah membagikan foto anak keduanya, disertai caption:

Telah lahir putri kami kedua bernama THANIA PUTRI ONSU. Pada Jam 11.11 pm. Berat 2,66 Kg. Tinggi 49 cm di Thomson Medical Singapore. Jadi lah anak yang berbakti pada Agama, kedua orang tua, berguna untuk nusa dan bangsa. Selalu menjadi terang untuk sekelilingmu sayang. Terima kasih untuk semua atas doa nya sehingga proses persalinan nya berjalan lancar, Amin,

sarwendah donor asi 4

Artikel terkait: Jelang melahirkan Sarwendah khawatir dengan Thalia, begini curhatannya!

Setelah melahirkan anak keduanya, kini Sarwendah disibukkan dengan aktivitas meng-ASI-hi. Namun menariknya, ia tidak hanya memberikan ASI untuk Thania tetapi juga untuk anak-anak lain yang membutuhkan melalui donor ASI. 

Meskipun sampai saat ini ia masih menetap di Singapura, namun Sarwendah tak mau menyerah untuk melanjutkan tindakan mulia yang sudah ia lakukan saat melahirkan anak pertamanya, Thalia. 

Ia pun berusaha cek darah di sana agar bisa mendonorkan ASI-nya selama di Singapura.

“Kita lagi mau ke RS mau cek darah untuk donor ASI selama di Singapura. Semoga hasilnya bagus jadi bisa kayak waktu cicinya donor ke hospital dan anak-anak lain yang membutuhkan,” tulis Sarwendah dalam akun instagram pribadinya. 

Artikel terkait: 5 Cara unik Sarwendah menyapih anaknya Thalia

Ketentuan bila ingin melakukan donor ASI seperti Sarwendah

Ingin donor ASI, Sarwendah jalani tes darah di Singapura

ASI memang menjadi satu-satunya nutrisi penting untuk bayi di bawah usia 6 bulan. Sesuai rekomendasi berbagai lembaga kesehatan dunia dan nasional, bayi di bawah usia 6 bulan harus mendapatkan ASI secara eksklusif dan dilanjutkan hingga dia berusia 2 tahun atau lebih.

Dalam rekomendasinya, WHO (World Health Organization) juga telah menetapkan protokol pemberian asupan bagi bayi sesuai dengan urutannya:

  • Asupan ASI langsung dari ibunya
  • Konsumsi ASI perah dari ibunya
  • ASI donor dari ibu lain
  • Susu formula bayi

Meskipun donor ASI telah masuk ke dalam salah satu rekomendasi WHO. Namun penting untuk diingat bahwa donor ASI harus dilakukan dengan hati-hati dan bijaksana demi kesehatan anak-anak di masa depan. Sebab ASI bisa menjadi media penularan penyakit tertentu. 

Di berbagai negara maju telah disediakan bank ASI untuk para pendonor ASI yang hendak memberikan ASI-nya. Namun di Indonesia praktik pemberian dan penerimaan ASI ini masih banyak dilakukan sendiri oleh para ibu dan keluarga. 

Artikel terkait: Ingin Donor ASI? Ini Prosedur yang Wajib Bunda Ketahui

Aturan donor ASI menurut IDAI

sarwendah donor 3

Oleh karena itu, untuk menghindari penularan penyakit tertentu, IDAI selaku Ikatan Dokter Anak Indonesia memberikan beberapa persyaratan untuk para pendonor ASI dalam 2 penapisan.

Penapisan adalah ketentuan atau persyaratan yang harus dipenuhi oleh seseorang yang ingin donor ASI yang diberikan oleh IDAI berdasarkan pertimbangan-pertimbangan tertentu. 

Penapisan 1

  1. Memiliki bayi berusia kurang dari 6 bulan
  2. Sehat dan tidak mempunyai kontra indikasi menyusui
  3. Produksi ASI sudah memenuhi kebutuhan bayinya dan memutuskan untuk mendonasikan ASI atas dasar produksi yang berlebih
  4. Tidak menerima transfusi darah atau transplantasi organ/jaringan dalam 12 bulan terakhir
  5. Tidak mengkonsumsi obat, termasuk insulin, hormon tiroid, dan produk yang bisa mempengaruhi bayi. Obat/suplemen herbal harus dinilai kompatibilitasnya terhadap ASI
  6. Tidak ada riwayat menderita penyakit menular, seperti hepatitis, HIV, atau HTLV2
  7. Tidak memiliki pasangan seksual yang berisiko terinfeksi penyakit, seperti HIV, HTLV2, hepatitis B/C (termasuk penderita hemofilia yang rutin menerima komponen darah), menggunakan obat ilegal, perokok, atau minum beralkohol

Ingin donor ASI, Sarwendah jalani tes darah di Singapura

Penapisan 2

  1. Harus menjalani skrining meliputi tes HIV, human T-lymphotropic virus (HTLV), sifilis, hepatitis B, hepatitis C, dan CMV (bila akan diberikan pada bayi prematur)
  2. Apabila ada keraguan terhadap status pendonor, tes dapat dilakukan setiap 3 bulan
  3. Setelah melalui tahapan penapisan, ASI harus diyakini bebas dari virus atau bakteri dengan cara pasteurisasi atau pemanasan

Apabila pendonor ASI telah lulus syarat pada dua penapisan maka pendonor ASI perlu mengikuti aturan selanjutnya. Yakni, pendonor ASI harus menjaga mutu dan keamanan ASI.

  • Calon pendonor ASI harus mendapatkan pelatihan tentang kebersihan, cara memerah, dan menyimpan ASI perah
  • Sebelum memerah ASI, cuci tangan dengan air mengalir dan sabun, kemudian keringkan dengan handuk bersih
  • ASI perah diproduksi di tempat yang bersih. Bila menggunakan pompa, gunakan yang bagiannya mudah dibersihkan. Pompa ASI tipe balon karet berisiko terkontaminasi.
  • ASI perah harus disimpan pada tempat tertutup, botol kaca, kontainer plastik dari bahan polypropylene atau polycarbonate, botol bayi gelas atau plastik standar (perhatikan tata cara penyimpanan ASI)

Dengan berbagai persyaratan ini diharapkan ASI yang diberikan dapat benar-benar bermanfaat untuk kesehatan dan pertumbuhan perkembangan anak di masa depan. 

Cerita mitra kami
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Baby HUKI Ajak Bunda Pintar Playdate bersama Nikita Willy dan Issa, Bagikan Tips Bonding Sehat dengan si Kecil
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
Cerita Lucu Kuncir Rambut Sarwendah dan Si Bungsu Thania Bikin Netizen Terhibur
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
3 Alasan Penting Beli Rumah Idaman untuk Keluarga harus Jadi Prioritas
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella
Jadi Orangtua Baru, Ini 5 Tips Parenting Positif Ala Irish Bella
Referensi: Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI), Dokter Sehat

Baca juga:

Melahirkan anak ke-2, ini harapan Sarwendah dan Ruben Onsu untuk puterinya

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Fadhila Auliya Widia Putri

  • Halaman Depan
  • /
  • Hiburan
  • /
  • Ingin donor ASI, Sarwendah jalani tes darah di Singapura
Bagikan:
  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

  • 35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

    35 Film Dewasa Indonesia Terpanas Paling Populer, Cek!

  • 15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

    15 Arti Mimpi Potong Rambut, Pertanda Baik atau Buruk? Cek!

  • 30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

    30 Rekomendasi Film Semi Amerika Terpanas untuk Pasangan Dewasa

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti