TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bayinya meninggal karena Atresia Bilier, sang ibu: "Terimakasih sudah memilihku jadi Ibumu,"

Bacaan 4 menit
Bayinya meninggal karena Atresia Bilier, sang ibu: "Terimakasih sudah memilihku jadi Ibumu,"

Begini curahan haru dan kisah sang Bunda dalam merawat buah hatinya.

Hati ibu mana yang tak hancur tatkala mengetahui fakta bahwa buah hatinya mengidap penyakit langka, sakit Atresia Bilier. Dokter sepakat, kondisi ini bisa membahayakan si kecil karena bisa menyebabkan gagal hati, mengakibatkan kehilangan fungsi, hingga mengalami kematian.

Seorang Bunda berinisial Y mengungkapkan kisahnya yang memiliki bayi dengan kondisi ini. Di Aplikasi TheAsianparent, sang Bunda menuturkan bahwa ia harus kehilangan buah hatinya, selang beberapa bulan setelah si kecil lahir.

Bagaimana kisahnya?

“Buah hatiku sakit Atresia Bilier…”

Bayinya meninggal karena Atresia Bilier, sang ibu: Terimakasih sudah memilihku jadi Ibumu,

“Yumna.. Anak gadis bunda..

Jika orang bilang anak adalah buah hati seorang ibu, maka kau lebih dari itu. Kau adalah inti hati bunda, kedalaman jantungku yang membuatnya terus berdetak. Bunda tidak berlebihan mengatakannya. Detak jantung itu pernah berhenti barang sedetik ketika kau tiba-tiba harus masuk rumah sakit saat usiamu baru 4 bulan.”

Gejala sakit kuning tak kunjung hilang

“Terlihat sehat memang. berat badanmu pun naik tiap bulannya dan tak rewel sedikitpun. Hanya saja, kuning di badanmu tak kunjung hilang hingga kamu berusia 4 bulan, tapi anehnya dokter tak pernah menyarankan kamu harus dirawat saat Ayah dan Bunda memeriksakanmu di usia 1 bulan.

Bukan cuma 1 dokter, dokter yang lainpun berkata demikian. Dokter hanya menyarankan agar kamu dijemur dan diberi ASI yang cukup. Hingga Ayah dan Bunda membawamu untuk cek darah dan berinisiatif membawamu ke IGD saat itu.”

Artikel terkait : Kisah Parents, “Saya pikir hanya demam biasa, ternyata anak saya kena bronkopneumonia”

Si kecil mulai dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat

“Tusukan jarum pertama di tanganmu membuat hati bunda teriris. Tapi bunda harus kuat dengan harapan kamu sembuh. Hasil cek darah dan USG abdomen mengharuskan dokter membuat rujukan ke rumah sakit umum pusat di luar kota.

Hari pertama masuk kamar inap, kamu sudah tak sadarkan diri padahal sehari sebelumnya kamu masih bisa menangis kencang di ruangan periksa dokter. Dan malam itu juga dokter langsung mengambil tindakan untuk operasi karena dari hasil CT scan ada perdarahan di kepalamu.”

Operasi di area kepala

Bayinya meninggal karena Atresia Bilier, sang ibu: Terimakasih sudah memilihku jadi Ibumu,

“Ya Allah, detak jantungku serasa mau berhenti. Anak gadisku yang mungil akan dilakukan operasi di kepala. Empat jam menunggu di depan ruang operasi membuat ayah dan bunda tak henti-hentinya memanjatkan doa. Dan itu kali pertama Bunda melihat ayah meneteskan air mata.

Pertama kali masuk ruang PICU, Bunda sempet kaget dan takut melihat Yumna terbaring lemas dengan alat yang terpasang di badannya. Bahkan, napas dan minumnya aja harus pakai alat bantu. Pasca operasi Yumna tak sadarkan diri hingga 1 minggu. Tapi, Bunda tak putus harapan sedikitpun. Bunda yakin Yumna sembuh.

Setelah kondisi Yumna membaik, dilanjutkan pelacakan penyebab kuningnya. Hari demi hari menjalani serentetan tindakan baik USG, CT scan, dan lainnya, yang terkadang mengharuskanmu puasa berjam-jam. Ya Allah, bayi semungil kamu sudah disuruh puasa.

Melihat jarum berkali-kali menusukmu yang membuatmu menangis kesakitan. Bahkan jarum infus harus terpasang di kepala. Hati orang tua mana yang kuat melihat anaknya harus mendapat tindakan seperti itu.”

Didiagnosis sakit Atresia Bilier

“Dari hasil pelacakan CT scan, USG abdomen, dan lainnya, penyakit kuningnya Yumna dikarenakan ada sumbatan seperti kantong berisi cairan di slauran empedunya, jd harus dilakukan operasi untuk mengambil kantong itu. Tapi ternyata di tengah-tengah operasi, dokter memanggil namaku dan dijelaskan ternyata fakta hasil pembedahan sangat berbeda dengan kenyataan.

Dokter mengatakan bahwa saluran empedu Yumna tidak terbentuk sempurna (ATRESIA BILIER). Seketika lemas tubuh ini mendengar apa yang dokter jelaskan. Ya Allah, anakku.”

Sempat membaik lalu drop

“Pasca operasi, kondisi Yumna sempat membaik. Kuningnya mulai memudar. Tapi 2 minggu setelahnya, kondisinya drop.

Dokter menjelaskan kondisi Yumna dan meminta Ayah dan Bunda untuk mengikhlaskan Yumna. Berat rasanya. Bunda masih sulit untuk mengikhlaskan waktu itu. Akhirnya, ayah meminta bunda untuk ikhlas mengembalikan Yumna kepada Sang Pemilik Yumna.”

Artikel terkait : “Janinku hanya bertahan 11 minggu, aku merasa gagal,” curahan hati ibu keguguran

Terima kasih malaikat kecilku…

sakit atresia bilier

“Yumna hanya amanah yang dititipkan kepada kami. Mungkin sudah waktunya Allah mengambil titipannya itu dari kami selaku orang tuanya.
Terima kasih malaikat kecilku dan kamu telah memilih rahimku sebagai tempatmu untuk tumbuh
Terima kasih karena kamu telah memberiku pengalaman merasakan tendangan2 kaki mungilmu di dinding perut bunda..

Kamu telah memberikan kesempatan memetik pahala besar saat berjuang melahirkanmu
Terima kasih karena kau rela memilihku untuk menjadi Ibu mu..
Semoga kelak Allah kumpulkan kita lagi di surga ya, Nak. Salam sayang dari bunda.
#TerimaKasihkuHari6″  tutur sang Bunda menceritakan.

Mengenai penyakit Atresia Bilier

Dilansir dari National Organizations of Rare Disorder, Atresia Bilier ini merupakan suatu kelainan gastrointestinal langka berupa tidak ada atau sebagian saluran empedu yang terletak di luar organ hati. Saluran empedu ini memiliki fungsi sebagai tempat lewatnya empedu dari hati ke kantong empedu lalu ke usus halus.

Kondisi ini akhirnya mengakibatkan akumulasi empedu yang abnormal di hati. Biasanya, bayi yang mengalami kondisi ini akan memiliki kulit yang menunging dan adanya jaringan parut pada organ hati. Penyebab dari kondisi ini sendiri sampai saat ini masih belum diketahui.

Cerita mitra kami
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Memberikan Sogokan untuk Anak, Boleh atau Tidak, Ya?
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
Serunya theAsianparent on the Go 2025 di Bekasi, Banyak Talk Show Bermanfaat!
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
MY BABY dan theAsianparent Indonesia Meriahkan Hari Ibu Lewat Acara Spesial 'Mari Rayakan Ibu'
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga
Bangga jadi Bunda, Apresiasi Peran Penting untuk Keluarga

Baca Juga :

Surat ibu kepada anak penderita Atresia Bilier ini sungguh mengharukan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

nisya

  • Halaman Depan
  • /
  • Keluarga
  • /
  • Bayinya meninggal karena Atresia Bilier, sang ibu: "Terimakasih sudah memilihku jadi Ibumu,"
Bagikan:
  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

  • Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

    Catat! 50 Arti Telinga Berdenging Menurut Primbon Jawa dan Sisi Medis

  • Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

    Wajib Baca! Ini Doa agar Pacar Makin Sayang dan Takut Kehilangan

  • 11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

    11 Bacaan Istighfar Penghapus Dosa Beserta Keutamaannya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti