TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Bibir anak ini bengkak setelah minum obat penurun panas, waspada bahaya alergi obat!

Bacaan 3 menit
Bibir anak ini bengkak setelah minum obat penurun panas, waspada bahaya alergi obat!

Pengalaman mengerikan baru saja dialami seorang ibu lantaran melihat reaksi alergi obat pada anaknya yang berusia 11 bulan. Apa yang terjadi?

Saya memiliki dua orang anak, si sulung berusia 4 tahun dan adiknya masih 11 bulan. Beberapa waktu lalu anak kedua saya mengalami demam. Dan pengalaman ini membuat saya lebih mengerti risiko alergi obat pada anak.

Pada malam hari demamnya semakin tinggi hingga ia pun batuk dengan jumlah lendir yang cukup banyak. Hingga akhirnya, pagi harinya suami saya memberikan si kecil setengah sendok teh ibuprofen, obat penurun panas. Obat ini sebenarnya milik anak pertama saya. Tapi kami berpikir tidak masalah memberikan obat ini pada si bungsu.

Meskipun anak sedang sakit, saya dan suami harus tetap pergi pergi bekerja. Tak tahunya, saya mendapat kabar dari orang rumah yang mengatakan bahwa wajah dan bibir anak kedua saya bengkak. Setelah saya melihat kondisi si bungsu, saya sempat panik dan khawatir. Kami pun langsung membawanya ke dokter.

Kondisi si kecil makin memburuk dan memprihatinkan. Bibirnya makin bengkak, hingga ia pun kesulitan untuk mengonsumsi makanan ataupun minuman. Tidak hanya itu, dalam hitungan menit, matanya juga kian membengkak hingga tampak begitu mengerikan.

Dokter pun segera melakukan pemeriksaan yang cukup intensif, dan segera meminta anak saya untuk masuk ruang gawat darurat. Salah satu langkah pengobatan yang dilakukan dokter adalah memberikan obat anti-alergi lewat obat suntik. Injeksi pertama dilakukan setiap 6 jam dan selanjutnya suntikan diberikan setiap 4 jam sekali.

Yang menyedihkan, setelah dilakukan pemeriksaan dan melihat beberapa gejala, ternyata bengkak yang dialami anak saya juga menindikasikan bahwa ia mengalami bronkitis dan pneumonia. Dokter pun segera memberi peringatan tentang obat-obat yang tidak boleh sembarangan dikonsumsi anak.

Baca juga : Jangan sepelekan alergi pada anak

Risiko alergi obat pada anak dan penggunaan obat ibuprofen

risiko alergi obat pada anak

Ibuprofen merupakan obat dalam analgesik. Ibuprofen merupakan obat dengan fungsi untuk meredakan nyeri berbagai kondisi seperti sakit kepala, sakit gigi, nyeri haid, nyeri otot, atau arthritis.

Obat ini memang digunakan untuk menurunkan demam dan meredakan nyeri ringan dan sakit akibat pilek atau flu. Ibuprofen adalah golongan nonsteroidal anti-inflammatory drug (NSAID).

Namun sayangnya, obat ibuprofen ini cukup obat berbahaya dan memiliki banyak efek samping, khususnya bagi mereka yang memang alergi terhadap obat ini. Tidak mengherankan jika pembelian obat ibufren memang harus dilengkapi dengan penggunaan resep dokter.

Dosis yang diberikan untuk anak dan orang dewasa juga sangat bervariasi. Oleh karena itulah, disarankan agar tidak sembarangan menggunakan obat karena harus berdasarkan resep dari dokter atau apoteker untuk mencegah risiko alergi obat pada anak.

Pengalaman ini tentu bisa menjadikan pelajaran untuk kita semua agar lebih berhati-hati saat memberikan obat pada anak.

Jangan anggap remeh alergi obat pada anak

Sebelum memberi obat pada anak, selalu berkonsultasi dulu dengan dokter. Bila anak memiliki riwayat alergi, ceritakan pada dokter.

Jika dokter mencurigai anak memiliki alergi terhadap obat atau antibiotik, maka biasanya ia tidak akan meresepkan obat tertentu pada anak. Jangan pernah menganggap sepele alergi obat karena dapat mengancam nyawa.

Kenali gejala alergi obat

Meski seseorang tidak memiliki riwayat alergi obat, banyak obat-obatan yang dapat menyebabkan masalah seperti sakit perut. Namun, ketika reaksi alergi muncul, pelepasan histamin dalam tubuh bisa menyebabkan gejala:

  • gatal-gatal
  • ruam kulit
  • mata gatal
  • sesak napas
  • pembengkakan di area mulut dan tenggorokan

Reaksi yang lebih parah yang disebut anafilaksis bisa menyebabkan masalah pernapasan, kulit membiru, pusing, pingsan, cemas, bingung, denyut nadi cepat, mual, diare, dan gejala serius lainnya.

Untuk mencegah hal yang bisa membahayakan anak, jangan sembarangan memberikan obat pada si kecil ya, Parents.

 

Artikel ini sudah dipublikasikan di TheAsianParent Thailand
Referensi: Hellosehat

Baca juga:

Kulit anak melepuh setelah minum obat penurun demam, ini hal yang Parents waspadai

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Bibir anak ini bengkak setelah minum obat penurun panas, waspada bahaya alergi obat!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti