TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pup bayi berbusa, apakah berbahaya? Ini penjelasan lengkapnya

Bacaan 3 menit
Pup bayi berbusa, apakah berbahaya? Ini penjelasan lengkapnya

Kondisi pup bayi berbusa membuat Bunda bertanya-tanya dengan khawatir, berikut ini adalah pembahasan lengkapnya untuk Anda!

Saat menjadi orangtua, semua hal yang terjadi pada buah hati kita tentu membuat kita selalu menemukan hal baru, kadang seringkali diselingi rasa khawatir. Misalnya, saat mendapati pup bayi berbusa atau berwarna hijau. 

“Bun, saya mau tanya, bayi saya berusia  1 bulan, tapi  beberapa hari ini pup bayi berbusa? Normal tidak ya? Apa, sih, yang menyebabkannya?”

Pertanyaan ini saya dapatkan ketika sedang membantu menjawab pertanyaan salah satu ibu di aplikasi theAsianparent Indonesia. Nyatanya, pertanyaan yang terkait dengan feses bayi memang sering kali diajukan. Salah satunya mengenai pup bayi berbusa.

Tak bisa dipungkiri, menjadi ibu baru sering kali diselimuti rasa khawatir. Was-was dengan kondisi kesehatan anaknya. Mengetahui kondisi feses bayi atau pup bayi memang sangat penting, hal ini dikarenakan feses bayi  bisa mencerminkan kondisi kesehatan bayi.

Artikel terkait: Bahayakah feses bayi berwarna hijau? Ketahui faktanya!

Pup bayi berbusa, apakah berbahaya?

Pup bayi berbusa, apakah berbahaya? Ini penjelasan lengkapnya

Dikutip dari laman IDAI, feses bayi merupakan buangan sisa makanan yang tidak dicerna dan diserap tubuh.

Selain itu, terdapat pula sisa cairan tubuh yang digunakan untuk pencernaan makanan dan pelepasan komponen saluran tubuh yang sudah tua, serta komponen tubuh yang dilepaskan akibat penyakit tertentu.

Oleh karena itu, penting bagi Parents untuk memeriksa kondisi feses bayi. Dari sini, Parents bisa untuk mendeteksi berbagai penyakit khususnya yang terkait saluran cerna.

Selain itu, untuk mengetahui apakah feses bayi normal atau tidak bisa dilihat dari usianya. Umumnya, bayi yang baru lahir hingga berusia 1 bulan memang lebih sering pup atau BAB, bahkan bisa hingga 10 kali. Terutama yang bayi yang mengonsumsi ASI.

Artikel terkait: Begini kondisi BAB bayi usia 0-6 bulan, Parents wajib tahu!

Pup bayi berbusa, apakah berbahaya? Ini penjelasan lengkapnya

Hal ini disebabkan karena refleks gastrokolika masih kuat. Refleks gastrokolika ialah refleks tubuh yang meningkatkan pergerakan usus besar yang timbul akibat makan dan minum sehingga bayi buang air besar segera setelah makan.

Namun, kondisi ini akan berubah seriring bertambahnya usia bayi, karena usus telah berkembang lebih sempurna dan dapat menyerap ASI lebih baik.

Sementara itu,  AIMI ASI menyebutkan bahwa bulan pertama, tinja bayi yang wajar adalah berwarna kuning, sedikit berbau, memiliki bentuk lunak agak cair dan berbij-biji. Bentuk tinja juga dapat sedikit berbeda, misalnya berwarna lebih hijau atau kuning pekat, berlendir atau berbuih.

Perbedaan warna ini tidak menunjukkan masalah apapun. Bayi ASIX yang semakin mudah buang air besar di hari ketiga kehidupannya berarti dalam keadaan yang baik.

Mengapa pup bayi berbusa, apakah hal ini wajar  terjadi?

pup bayi berbusa

Dalam hal ini, IDAI menyebutkan bahwa pup bayi berbusa dikarenakan karena usus bayi belum berfungsi sempurna sehingga sebagian laktosa (gula susu) tidak dicerna dengan sempurna.

Artinya, pup bayi berbusa menjadi tanda tubuh kelebihan laktosa, yaitu gula yang terkandung di dalam ASI.

Laktosa yang tidak dicerna usus halus masuk ke usus besar dan difermentasi oleh bakteri. Mirip proses fermentasi bila kita membuat tape ketan. Terbentuk gas, terlihat seperti buih. Berbau asam karena terbentuk asam-asam organik dan berbentuk cair karena terbentuk cairan akibat proses fermentasi.

Pup bayi berbusa, apakah berbahaya? Ini penjelasan lengkapnya

Perlu diketahui bahwa ASI terbagi menjadi dua jenis, yaitu foremilk dan hindmilk. Foremilk yakni ASI yang keluar saat si kecil mulai mengisap payudara ibu. Sedangkan hindmilk merupakan ASI yang keluar setelah foremilk. Hindmilk cenderung lebih kental dan mengandung lebih banyak kalori dan juga lemak.

Ketika melihat kondisi pup bayi berbusa, sebenarnya tidak perlu Parents khawatirkan. Selama bayi memenuhi kenaikan berat badan bayi normal, bayi terlihat  aktif, dan sehat, pun atau feses yang berbuih, dan berbau asam sebenarnya hal yang normal.

Namun, jika pup bayi berbusa, dan si kecil tampak lemas dan mengalami demam, ada baiknya Parents segera menghubungi dokter untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Semoga informasi ini bermanfaat.

Baca juga: 

Bayi Tidak BAB Berhari-hari, Apa yang Harus Parents Lakukan?

Cerita mitra kami
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
Kulit Newborn Mudah Ruam? Bisa Jadi Ada yang Salah di Cara Mencuci Bajunya!
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
20 Jenis Ruam Kulit pada Bayi, Penyebab dan Cara Mengatasi
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Sembelit pada Bayi, Cegah & Jaga Pencernaannya dengan Makanan Ini
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!
Anak Nyaman Bergerak dengan Popok Inovasi Baru, MIUBaby Resmi Luncurkan Ukuran Jumbo di MB Fair 2025!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Bayi
  • /
  • Pup bayi berbusa, apakah berbahaya? Ini penjelasan lengkapnya
Bagikan:
  • 50 Nama Putri Kerajaan Jawa untuk Inspirasi Nama Bayi Perempuan

    50 Nama Putri Kerajaan Jawa untuk Inspirasi Nama Bayi Perempuan

  • 200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

    200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

  • 1080 Nama Bayi Laki-Laki Modern Populer dan Terlengkap, Huruf A-Z!

    1080 Nama Bayi Laki-Laki Modern Populer dan Terlengkap, Huruf A-Z!

  • 50 Nama Putri Kerajaan Jawa untuk Inspirasi Nama Bayi Perempuan

    50 Nama Putri Kerajaan Jawa untuk Inspirasi Nama Bayi Perempuan

  • 200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

    200 Rekomendasi Nama Sunda Kuno, Unik dan Eksotis untuk Si Kecil!

  • 1080 Nama Bayi Laki-Laki Modern Populer dan Terlengkap, Huruf A-Z!

    1080 Nama Bayi Laki-Laki Modern Populer dan Terlengkap, Huruf A-Z!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti