Tak hanya detoksifikasi tubuh, puasa juga bikin awet muda

Tak hanya detoksifikasi tubuh, puasa juga bikin awet muda

Dari segi medis, nyatanya puasa terbukti bisa membuat Anda jadi awet muda! Gak percaya? Ini penjelasan dokter!

Parents ingin terlihat lebih muda? Jika, ya, jangan sampai melewatkan momen bulan Ramadan, pasalnya ibadah puasa bikin awet muda.

Informasi terkait sejumlah manfaat dari berpuasa memang sudah cukup banyak diulas. Diantaranya manfaat bagi kesehatan fisik, seperti peningkatan fungsi otak, penurunan berat badan, hingga manfaat bagi kesehatan psikologis.

Tak hanya itu saja, secara medis ada banyak manfaat yang dirasakan tubuh ketika menjalankan puasa, salah satu membantu Anda tampak lebih muda.

Fakta ini dipaparkan Prof. Dr.dr. Ketut Suastika,SPPD-KEMD, dalam jumpa pers Waspada Hipoglikemia Saat Puasa beberapa waktu lalu.

“Dari aspek medis, tentu saja puasa baik untuk kesehatan tubuh. Kalau terus menerus makan makanan yang banyak, orang bisa cepat tua dan mati,” ungkap Ketua Umum Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI).

Apa yang menyebabkan puasa bikin awet muda?

puasa bikin awet muda

Parents tentu sudah cukup memahami kalau puasa yang dilakukan selama 13 hingga 14 jam ini bisa memberi kesempatan tubuh untuk melakukan detoksifikasi, menurunkan inflamasi atau radang, dan melawan obesitas.

Bahkan, ada banyak penelitian yang menyatakan jika seseorang melakukan ibadah puasa, dengan mengurangi makan dan minum lebih dari 13 jam, maka bisa membantu sel tubuh melakukan proses pembersihan. Ketika tubuh melewati fase pembersihan, maka akan munculah sel-sel baru sehingga bisa membuat awet muda.

Sebaliknya, jika tubuh terus menerus makan, tanpa adanya jeda justru akan membuat pembersihan dalam tubuh tidak berjalan optimal sehingga menyebabkan sel menjadi loyo.

Artikel terkait: Ternyata ini 8 manfaat puasa bagi kecantikan dan kesehatan tubuh

Dalam hal ini, dr. Ketut menjelaskan  hal ini sebenarnya dipengaruhi oleh insulin yang nyatanya tidak hanya memicu gula darah namun juga hormon lain yang memicu sel cepat tua atau bahkan sel kanker.

Ia pun menambahkan, selain bulan Ramadan, sesekali menjalankan puasa sunah setiap Senin dan Kamis juga sangat dianjurkan.

“Bagi umat muslim, selain bulan Ramadan ada tradisi puasa Senin – Kamis, itu bagus dilakukan dari aspek kesehatan, secara teoritis awet muda, secara psikologis ada, juga spiritual,” paparnya.

Bahkan, jika puasa biasanya dilakukan selama 13-14 jam, dr. Ketut menerangkan sebenarnya tubuh bisa menerima jika puasa dilakukan seharian. Sehingga tidak perlu khawatir jika memberikan dampak atau risiko bagi tubuh.

Hal ini lantaran tubuh masih memiliki lemak yang bisa menghasilkan gula dan dimanfaatkan oleh tubuh.

Bagaimana, sudah percaya kalau puasa bikin awet muda?

Baca juga:

Mitos dan fakta soal puasa Ramadan, mana yang masih Anda percaya?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner