TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Psikologi Anak : Ketika Anak Merasa Dirinya Berbeda

Bacaan 3 menit
Psikologi Anak : Ketika Anak Merasa Dirinya Berbeda

Sebuah ulasan psikologi anak yang bagus untuk membuat anak merasa perbedaan yang dimilikinya adalah anugerah baginya.

Parents, pahami psikologi anak agar mereka tetap percaya diri walaupun merasa berbeda.

Parents, pahami psikologi anak agar mereka tetap percaya diri walaupun merasa berbeda.

Memahami psikologi anak

Dalam psikologi anak kita mempelajari bahwa setiap anak memiliki perkembangan yang berbeda. Hal ini terjadi karena setiap anak itu terlahir unik. Kenyataan ini tidak bisa kita hindari, bahkan sekalipun jika kita terlahir kembar atau memiliki anak kembar. Keunikan ini akan tampak lebih besar pada anak yang memiliki perbedaan yang mencolok bila dibandingkan dengan saudara-saudara sekandungnya.

Hal inilah yang dirasakan anak saya, ia seringkali mengeluh karena memiliki kulit yang lebih gelap dibanding saudara-saudaranya. Sebelum memasuki usia sekolah, ia hanya merasa tak nyaman saat dibanding-bandingkan dengan saudaranya yang lain. Dan ketika mulai bersekolah, keluhan itu semakin sering terdengar. Keluhannya pun tidak lagi hanya karena kulitnya yang gelap, melainkan juga tubuhnya yang kecil.

Menurut seorang ahli psikologi anak, Endah Kurniadarmi, fisik adalah hal yang pertama dilihat seseorang, sebagai bentuk performance.

Hal ini menjelaskan mengapa anak kedua saya itu mengalami kegundahan yang kian menjadi seiring bertambahnya usia. Namun, Endah pun menjelaskan, bahwa dalam suatu komunitas, daya tarik tidak hanya diperoleh karena paras rupawan, namun juga bisa dimiliki oleh pribadi-pribadi yang memiliki rasa percaya diri yang tinggi.

Psikologi Anak : bagaimana menumbuhkan rasa percaya diri anak yang merasa berbeda?

Gestalt seorang psikolog Jerman melihat caranya seorang anak usia sekolah mencari makna adalah dengan mencari pengertian di lingkungan terdekatnya. Ia akan mengorganisasikan sensasi yang mereka terima menjadi persepsi-persepsi yang bermakna, sehingga secara keseluruhan anak berkembang menjadi unik. Ia menyadari dirinya berbeda dari orang lain, dan ia mensyukuri perbedaan itu.

Dari hal tersebut di atas kita bisa menyimpulkan bahwa cara pandang anak terhadap dirinya tergantung bagaimana cara orangtua, sebagai lingkungan terdekatnya, memandang dirinya. Dengan kata lain, rasa percaya diri anak bisa tumbuh dan berkembang bila orangtua memiliki sikap positif terhadap perbedaan fisik si anak.

Dengan sikap positif yang dimiliki orangtua, anak akan melihat perbedaan dirinya sebagai suatu anugrah, suatu kondisi yang harus ia syukuri. Dengan demikian ia akan merasa nyaman dengan dirinya dan bisa mengembangkan secara maksimal seluruh potensi yang dimilikinya.

Beberapa tips untuk membangun sikap positif terhadap anak:

1. Berhentilah menganggap lucu perbedaan fisik anak

Orangtua seringkali terjebak pada kebiasaan buruk dengan mengungkit-ungkit perbedaan anak dan menjadikannya bahan ledekan dalam keluarga dengan memberikan gelar-gelar yang tidak disukai anak. Misal : Si Hitam, Si Pesek, Si Kribo.

2. Bantu anak menerima perbedaan dirinya dengan memberikan penjelasan yang bisa diterima anak

Misalnya, menjelaskan asal-muasal perbedaan fisik karena faktor keturunan.

Baca juga : 5 Kalimat yang Dibenci Anak Kembar

3. Bantu anak agar mampu mensyukuri setiap perbedaan yang dimilikinya

Mengajak anak untuk melihat sisi positif akan amat membantu anak untuk meningkatkan rasa percaya dirinya, misalkan : kulit yang hitam pertanda banyak pigmen yang dimiliki, untuk melindungi anak dari panas matahari.

4. Membantu anak meminimalisir perbedaannya

Misalnya, pada anak yang bertubuh kecil, orangtua bisa memberikan asupan nutrisi yang kaya gizi dan aktif mengajak anak untuk berolah raga.

5. Kembangkan kelebihan yang dimiliki anak

Alangkah baiknya bila orangtua tidak memfokuskan diri pada daftar kekurangan yang dimiliki anak, melainkan fokus pada pengembangan bakat dan kelebihan anak. Sehingga anak mampu menghargai dirinya dan memiliki rasa percaya diri yang tinggi terhadap dirinya sendiri.

Semoga tips di atas berguna, sekalipun tidak serta merta menunjukkan hasil nyata, namun dengan berjalannya waktu kita akan melihat dan menemukan dampak positif bagi perkembangan kepribadian buah hati kita.

Satu hal yang harus kita percayai, Parents, dengan membantu anak mengembangkan sikap positif dan rasa percaya dirinya, yakinlah, pada saat itu sejatinya kita telah membantu diri kita sendiri, agar layak dan pantas menjadi orangtua.

Salam…

Baca juga artikel menarik lainnya:

Menumbuhkan Rasa Percaya Diri pada Balita

Bullying di Sekolah, Bagaimana Seharusnya Orang Tua Bersikap?

 

 

Cerita mitra kami
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah
8 Eksperimen Sains Sederhana yang Dapat Dilakukan Anak dan Orang Tua di Rumah

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

  • Halaman Depan
  • /
  • Usia Sekolah
  • /
  • Psikologi Anak : Ketika Anak Merasa Dirinya Berbeda
Bagikan:
  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

    8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • 8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

    8 Ciri-Ciri Pubertas pada Anak Laki-laki yang Perlu Parents Tahu

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti