TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Anak Alami Bullying di Sekolah, Ini Cara Menyikapinya

Bacaan 3 menit
Anak Alami Bullying di Sekolah, Ini Cara Menyikapinya

Yuk, buka mata & lebih peduli akan tindakan bullying pada anak di sekolah!

Tidak ada orangtua yang menginginkan anaknya mengalami bullying di sekolah.  Sekolah sebagai salah satu lembaga pendidikan, seyogyanya menjadi tempat yang aman dan nyaman bagi anak untuk mendapatkan pembinaan pengetahuan dan mental terbaik selain di rumah.

Fakta yang cukup menggelisahkan bagi kita sebagai orangtua, adalah kenyataan bahwa tidak ada satu sekolah pun yang bisa betul-betul menjamin bebas dari tindak  bullying di sekolah.

Berdasarkan data yang tercatat oleh Word Vision Indonesia, pada tahun 2008, terjadi 1.626 kasus, sementara tahun 2009 meningkat hingga 1.891 kasus bullying  di sekolah. Dan angka ini terus meningkat dari tahun ke tahun.

Sebagai orangtua marilah kita membuka mata, untuk mengetahui siapa-siapa saja yang mungkin menjadi pelaku bullying di sekolah.

Siapa pelaku bullying di sekolah?

Bagaimana cara kita menghindari dan mengatasi bullying di sekolah?

Bagaimana cara kita menghindari dan mengatasi bullying di sekolah ?

Pelaku bullying di sekolah bisa terdiri dari :

1. Teman atau kakak kelas

2. Karyawan sekolah

3. Guru

Bullying merupakan tindakan menyakiti baik secara fisik maupun verbal dan sikap yang dilakukan secara terus-menerus. Contohnya, sering diejek, dikucilkan, dijambak dan perilaku kasar lainnya.

Bullying ini amat berbahaya bagi perkembangan anak di masa depan. Berdasarkan riset yang dilakukan tim peneliti dari University of Warwick dan University of Bristol, Inggris, anak-anak yang mendapatkan tindakan bullying di sekolah cenderung mengalami psikotik,yaitu gangguan jiwa berupa ketidakmampuan anak untuk menerima realita, dan gangguan ini terjadi ketika mereka berumur 18 tahun.

Mengingat bahaya jangka panjang pada buah hati kita, ada baiknya kita waspada bila kita menemukan tanda-tanda terjadinya bullying di sekolah pada anak kita.

Tanda-tanda anak mengalami bullying di sekolah :

Anak Alami Bullying di Sekolah, Ini Cara Menyikapinya

  1. Anak kerap mengurung diri di kamar
  2. Menjadi lebih emosional dan kasar
  3. Meminta pindah sekolah (school phobia)
  4. Konsentrasi belajar dan prestasi menurun
  5. Anak menjadi penakut dan kerap gelisah
  6. Sering mengalami mimpi buruk

Tentu saja tidak semua anak mengalami bullying di sekolah. Kecenderungan terjadinya  bullying di sekolah hanya ditujukan pada korban-korban yang memiliki fisik tertentu. Misalkan obesitas,  atau terlalu kurus. Bisa juga terjadi  pada anak yang terlihat lemah, pendiam dan tak berdaya.

Sebagai orangtua, bagaimanakah kita bersikap bila pada suatu hari kita menemukan tanda-tanda bullying di sekolah pada anak-anak kita?

Langkah-langkah berikut bisa menjadi alternatif

Anak Alami Bullying di Sekolah, Ini Cara Menyikapinya

1. Cross check

Orangtua wajib mencari informasi yang jelas dan benar dengan cara meng-crosscheck keterangan yang diberikan anak kepada pihak sekolah.

2. Mediasi

Orangtua sebaiknya meminta pihak sekolah untuk menjadi mediasi pertemuan antara orangtua, korban dan pelaku serta orangtua pelaku bila pelakunya adalah siswa di sekolah yang sama.

3. Menuntut tegas

Orangtua bisa menuntut tegas pelaku – melalui mediasi sekolah-  sehingga diharapkan pelaku tidak mengulangi perbuatannya tersebut. Tuntutan bisa berupa pernyataan di atas kertas bermaterai, misalnya, pernyataan tidak akan mengulangi perbuatan tersebut.

Dan bila mengulangi perbuatannya akan dikenakan sanksi dikeluarkan dari sekolah, bila pelaku sesama pelajar. Hal ini penting, untuk menumbuhkan rasa aman bagi anak.

4. Pendampingan

Cerita mitra kami
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Yuk, Ajak Anak Main di Luar Ruangan. Ini 5 Manfaatnya, Parents!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Satu dari Tiga Balita Indonesia Berisiko Anemia Akibat Kekurangan Zat Besi, Kenali Gejalanya!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Headliners Hadirkan Chaos Lab, Playground Imersif Pertama di Indonesia!
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak
Bukan Belajar Komputer, Ini Lima Aktivitas Seru untuk Mengenalkan Keterampilan Berpikir Komputasional pada Anak

Orangtua wajib mendampingi buah hatinya selama masa pemulihan untuk menumbuhkan rasa percaya diri anak dan membantu anak agar kelak terhindar dari tindak bullying yang lainnya.

Hal-hal penting lainnya yang perlu dilakukan orangtua agar anak terhindar dari bullying di sekolah adalah:

  1. Meyakinkan anak bahwa kita menyayangi dan mencintai mereka.
  2. Melatih anak untuk berani mengatakan “tidak” terhadap hal yang tidak mereka sukai.
  3. Melawan atau membela diri dengan sungguh-sungguh, sehingga pelaku menghindarinya.
  4. Memberitahu anak untuk melapor pada guru dan pengawas sekolah, apabila mereka tidak mampu melawan.

Parents, baca juga artikel menarik lainnya:

Bullying di sekolah

5 Alasan Mengapa Anak Benci Sekolah

Membantu Anak Mengatasi Cyberbullying

Waspadai Neknominate

 

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Liza P. Arjanto

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Usia Sekolah
  • /
  • Anak Alami Bullying di Sekolah, Ini Cara Menyikapinya
Bagikan:
  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

  • Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

    Bagaimana Perubahan Mental pada Anak Laki-Laki dan Perempuan yang Memasuki Masa Puber?

  • 7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

    7 Ciri-ciri Anak Jenius atau Gifted Child, Si Kecil Salah Satunya? Cek!

  • 16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

    16 SD Swasta di Bekasi, Lengkap dengan Kisaran Biaya Sekolahnya

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti