7 Sumber protein nabati untuk MPASI bayi yang bisa Bunda pilih

7 Sumber protein nabati untuk MPASI bayi yang bisa Bunda pilih

Cek berbagai jenis pangan sumber protein nabati berikut ini.

Memasuki masa MPASI asupan gizi seimbang untuk si kecil perlu diperhatikan, salah satu komponen yang tak boleh dilewatkan dalam menu keseharian si kecil ialah protein. Banyak orangtua yang fokus memberikan asupan protein dari daging, ikan, dan ayam, padahal terdapat beberapa sayuran yang juga memiliki kandungan protein nabati untuk bayi.

Baik protein hewani dan nabati tentunya sama-sama memberikan manfaat untuk tumbuh kembang si kecil ya Parents. Lalu apa saja manfaat dan sumber pangan dari protein nabati ini ya?

Manfaat protein nabati untuk bayi

Protein nabati untuk bayi

Manfaat protein nabati untuk bayi.

Ada berbagai manfaat asupan protein yang cukup selama masa emas perkembangan si kecil, diantaranya :

  • Memproduksi hemoglobin, komponen yang berfungsi untuk membawa oksigen dalam darah.
  • Menyokong pertumbuhan bayi yang sedang sangat pesat dalam masa emasnya.
  • Membantu pertumbuhan dan kesehatan organ dalam seperti jantung dan paru-paru.
  • Membangun imunitas tubuh bayi
  • Membuat anak tumbuh sehat dan kuat

Artikel terkait : Catat! Ini 7 manfaat besar memberikan telur puyuh pada MPASI

Jenis-jenis protein nabati untuk bayi

1. Tahu

7 Sumber protein nabati untuk MPASI bayi yang bisa Bunda pilih

Sangat mudah ditemui dalam keseharian, tahu direkomendasikan untuk dikonsumsi karena kandungan protein nabatinya yang baik. Tahu terbuat dari bahan dasar kacang kedelai yang kita ketahui kaya antioksidan dan protein.

Selain itu tahu juga kaya akan kalsium yang baik untuk pertumbuhan tulang dan gigi si kecil. Jangan lupa masukkan tahu dalam menu MPASI harian si kecil ya!

2. Kacang Almond

Kacang almond untuk ibu hamil

Dari jenis kacang-kacangan, salah satu asupan yang direkomendasikan ialah kacang almond. Kacang satu ini kaya antioksidan, sejumlah vitamin, mineral, juga protein.

Memberikannya tentu harus berhati-hati ya Parents, di usianya yang masih dini sebaiknya bayi tidak diberikan almond secara utuh karena khawatir akan tersedak. Untuk mensiasatinya, Bunda bisa menghaluskan almond lalu ditambahkan pada menu MPASI atau memberikan susu almond dalam jumlah sedikit untuk campuran di dalam MPASI si kecil.

3. Tempe termasuk protein nabati untuk bayi

makanan probiotik

Selain tahu, pangan dari bahan baku kacang kedelai lain yang disarankan untuk bayi ialah tempe. Sumber makananan yang satu ini dibuat dari kacang kedelai yang telah melalui proses fermentasi.

Seperti tahu, kandungan protein dalam tempe tak usah diragukan lagi. Dalam sekitar 85 gram tempe terdapat 15 gram protein nabati yang baik bagi si kecil.

4. Alpukat

Protein nabati untuk bayi

Buah satu ini jadi buah yang dianjurkan untuk dikonsumsi sebagai sumber protein nabati lainnya. Alpukat mengandung asam folat, niacin, riboflavin, serat, zinc, dan tentunya protein.

Dalam 100 gram alpukat, terdapat sekitar 2 gram protein beserta kandungan asam lemak yang cukup lengkap.

5. Jagung sebagai sumber protein nabati untuk bayi

7 Sumber protein nabati untuk MPASI bayi yang bisa Bunda pilih

Jadi sumber karbohidrat yang baik, jagung ternyata memiliki ragam zat gizi lainnya lho. Dalam 100 gram jagung terdapat sekitar 3,2 gram protein nabati.

Selain itu, jagung juga kaya akan vitamin serta mineral lain untuk mendukung kinerja tubuh serta tumbuh kembang si kecil. Untuk memberikannya Bunda bisa membuat jagung menjadi puree, pudding, atau jus.

6. Kacang hijau

manfaat kacang hijau untuk bayi - poin 3

Jenis kacang lain sebagai sumber protein yang disarankan ialah kacang hijau. Dalam 200 gram kacang, terdapat sekitar 20 gram protein untuk memenuhi kebutuhan gizi harian si kecil.

Selain sebagai asupan protein, kacang hijau juga kaya serat yang bisa mencegah si kecil mengalami masalah sembelit. Kandungan asam folat dalam kacang juga baik untuk tumbuh kembang buah hati Anda.

7. Brokoli

Protein nabati untuk bayi

Brokoli sebagai sumber protein nabati untuk bayi.

Seringkali dijadikan brain food, brokoli memiliki kandungan gizi yang baik untuk si kecil. Kandungan protein nabatinya terdapat sekitar 2,5 gram dalam 90 gram brokoli.

Untuk menyajikannya, Anda bisa merebus brokoli dan dijadikan finger food, dijadikan puree, maupun jus untuk MPASI si kecil.

Artikel terkait : Kapan waktu terbaik bayi makan nanas, apa saja manfaatnya?

Kebutuhan protein ini berbeda pada anak berdasarkan usia ya Parents. Baik protein hewani maupun nabati sebetulnya sama-sama penting untuk tumbuh kembangnya.

Memang pada sebagian besar pangan protein nabati tidak terdapat kandungan kolesterol, namun perlu digarisbawahi asupan protein hewani untuk si kecil juga penting lho. Hal ini karena kandungan vitamin B12 umumnya terdapat pada pangan yang memiliki kandungan protein hewani. Jadi, jangan lupa untuk selalu variasikan menu MPASI si kecil dengan protein nabati dan protein hewani secara bergantian ya!

Semoga informasi ini bermanfaat!

Sumber : Parenting Firstcry, Alodokter, eatright.org

Baca Juga :

5 Manfaat menakjubkan buah manggis untuk anak, cegah kanker hingga diabetes

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

Penulis

nisya

Editor

Fitriyani

app info
get app banner