TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Kejadian Langka, Pria di Italia Kena HIV, COVID-19, dan Cacar Monyet Sekaligus!

Bacaan 4 menit
Kejadian Langka, Pria di Italia Kena HIV, COVID-19, dan Cacar Monyet Sekaligus!

Pria tersebut mengaku berhubungan seksual tanpa kondom dengan pria di Spanyol. Berikut selengkapnya!

Terjadi kasus penularan virus yang tak biasa di Italia. Untuk pertama kalinya ditemukan kasus seorang pria kena HIV, COVID-19, dan cacar monyet sekaligus. Tentu ia tidak menyangka akan terinfeksi tiga virus yang sedang ditakuti manusia di seluruh dunia itu. 

Diketahui pria tersebut berada di Spanyol selama lima hari di Juni lalu. Kemudian, sembilan hari setelah sampai di Italia, muncul gejala, seperti mengalami demam, sakit tenggorokan, merasa lelah, dan pusing. Setelah diperiksa, pria tersebut terinfeksi COVID-19 dan cacar monyet. Parahnya lagi, ia juga positif HIV. 

Pria Kena HIV, COVID-19, dan Cacar Monyet Sekaligus Usai Pulang dari Spanyol

Pria kena HIV Covid-19 dan cacar monyet

Sumber : unsplash

Pria berusia 36 tahun yang tidak disebutkan namanya itu pertama kali mengalami demam, sakit tenggorokan, dan sakit kepala sembilan hari setelah kembali dari perjalanan ke Spanyol. 

Menurut sebuah studi kasus di Journal of Infection, pasien tersebut menghabiskan 5 hari di Spanyol dari 16 hingga 20 Juni 2022. Sembilan hari kemudian, ia mengalami demam (sampai 39°C), disertai dengan sakit tenggorokan, kelelahan, sakit kepala dan limfadenomegali inguinalis kanan. 

Pada 2 Juli ia dinyatakan positif SARS-CoV-2 kemudian pada hari yang sama, ruam mulai muncul di lengan kirinya. Padahal, pria itu sudah divaksinasi untuk SARS-CoV-2 dengan dua dosis vaksin mRNA BNT162b2 Pfizer pada Desember 2021 dan telah tertular COVID-19 pada Januari 2022.

Hari berikutnya, vesikel kecil menyakitkan yang dikelilingi oleh halo eritematosa muncul di batang tubuh, tungkai bawah, wajah, dan glutes. Pada 5 Juli, gejala semakin parah sehingga ia pergi ke unit gawat darurat Policlinico “G.  Rumah Sakit Universitas Rodolico – San Marco” di Catania, Italia. Dari UGD, ia kemudian dipindahkan ke unit Penyakit Menular.

Artikel terkait : Cacar monyet, penyakit langka mematikan mengintai keluarga, waspada!

Pasien Juga Menderita HIV dan Sifilis 

Pria kena HIV Covid-19 dan cacar monyet

Sumber : freepik

Saat ditelusuri riwayat kesehatannya, pasien dilaporkan dirawat karena sifilis pada 2019. Pihak rumah sakit juga melakukan serangkaian tes HIV dan hasilnya positif. 

Pada September 2021, ia melakukan tes HIV dengan hasil negatif. Namun, pada 6 Juli 2022, pasien juga mengetahui bahwa dia mengidap HIV, meskipun hasil tes terakhirnya negatif. Para dokter memprediksi infeksi tersebut lumayan baru. 

“Faktanya, pasien kami dites positif HIV-1 dan mengingat jumlah CD4 yang diawetkan, kami dapat berasumsi bahwa infeksinya relatif baru,” tertulis dalam studi tersebut. 

Artikel terkait : WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global

Merupakan Kasus Pertama 

Kejadian Langka, Pria di Italia Kena HIV, COVID-19, dan Cacar Monyet Sekaligus!

Sumber : freepik

Kasus ini menyoroti bagaimana gejala cacar monyet dan COVID-19 dapat tumpang tindih, dan menguatkan bagaimana dalam kasus koinfeksi, pengumpulan anamnestik, dan kebiasaan seksual sangat penting untuk melakukan diagnosis yang benar.  

Usai mendapatkan penanganan pertama untuk ketiga penyakit menular yang didapatnya, pria tersebut keluar dari rumah sakit pada 11 Juli 2022. Ia kemudian menjalani isolasi mandiri di rumah.

Peneliti melihat bahwa penting untuk melihat berbagai aspek termasuk kebiasaan seksual dalam menegakkan diagnosis. 

“Kasus ini menyoroti bagaimana gejala cacar monyet dan COVID-19 dapat tumpang tindih, dan menguatkan bagaimana dalam kasus koinfeksi, pengumpulan anamnestik, dan kebiasaan seksual sangat penting untuk melakukan diagnosis yang benar,” ungkap para peneliti. 

Pasien pria Italia menjadi orang pertama di dunia yang dinyatakan positif COVID-19, cacar monyet, dan HIV pada hari yang sama.

Artikel terkait : Jadi Kasus Pertama, Seekor Anjing Dilaporkan Tertular Cacar Monyet

Pemeriksaan IMS Pada Penderita Monkeypox

Pria kena HIV Covid-19 dan cacar monyet

Sumber : freepik

Saat pemeriksaan di rumah sakit, pasien pria Italia tersebut mengaku melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan pria saat di Spanyol. 

Para peneliti mengungkapkan bahwa kasus tersebut menekankan bahwa hubungan seksual bisa menjadi cara utama penularan cacar monyet.

Jadi, selain tes cacar monyet, tes infeksi menular seksual juga disarankan untuk pasien. 

“Oleh karena itu, pemeriksaan lengkap [infeksi menular seksual] direkomendasikan setelah diagnosis monkeypox,” ujar para peneliti dalam laporannya. 

Meski berhasil mendiagnosis ketiga virus pada pasien, para dokter belum menemukan apakah kombinasi ketiganya bisa memperburuk keadaan pasien. 

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

***

Baca juga :

Hindari Diskriminasi dan Stigma, WHO Siap Ubah Nama Cacar Monyet

Terkonfirmasi, Ini Kronologi Kasus Pertama Cacar Monyet di Indonesia

Wabah Cacar Monyet Ancam Inggris, WHO Peringatkan untuk Waspada

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Faizah Pratama

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Kejadian Langka, Pria di Italia Kena HIV, COVID-19, dan Cacar Monyet Sekaligus!
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti