TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Hindari Diskriminasi dan Stigma, WHO Siap Ubah Nama Cacar Monyet

Bacaan 2 menit
Hindari Diskriminasi dan Stigma, WHO Siap Ubah Nama Cacar Monyet

Dapat usulan dari para kritikus, nama cacar monyet segera diubah.

Organisasi Kesehatan Dunia, WHO berencana mengubah penyebutan cacar monyet menyikapi respons dari para kritikus yang khawatir nama ini berpotensi menimbulkan stigma hingga diskriminasi.

Nama Cacar Monyet Segera Diubah

Virus cacar monyet atau monkeypox sedang merebak di sebagian negara. Baru-baru ini WHO berencana mengubah nama virus yang berpotensi stigmatisasi dan diskriminatif.

Dikutip dari Fox News, WHO menyebutkan bahwa keputusan dibuat setelah menggelar pertemuan bersama Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO).

nama cacar monyet

Sumber: freepik

Hal ini demi menghindari pelanggaran terhadap budaya, sosial, nasional, regional, profesional, kelompok etnis, dan meminimalkan dampak negatif pada perdagangan, perjalanan, pariwisata, kesejahteraan hewan.

Badan kesehatan PBB dalam sebuah pernyataan mengatakan bahwa mereka juga telah mengganti nama dua clades (garis keturunan) dari virus tersebut. Alih-alih menggunakan wilayah geografis, WHO memakai angka romawi demi mencegah stigmatisasi.

nama cacar monyet

Sumber: unsplash

Penamaan sebelumnya clade Congo Basin berganti menjadi Clade I. Sedangkan clade Afrika Barat disebut sebagai Clade II.

WHO menambahkan penamaan baru clades akan segera diberlakukan. Sementara nama baru untuk penyakit dan virus masih dalam pengerjaan. Di samping itu, bagi siapa pun yang punya saran nama dapat mengajukan melalui situs resminya.

Keputusan perubahan nama ini muncul setelah sekelompok ilmuwan pada Juni lalu mengusulkan untuk mengubah nama lama yang “diskriminatif dan menstigmatisasi”.

Artikel terkait: WHO Tetapkan Cacar Monyet Jadi Darurat Kesehatan Global

Ilmuwan Usulkan Nama Netral

Dilansir dari Liputan6, para ilmuwan menyarankan penggunaan nama netral yang menjelaskan evolusi virus. Harapannya nama baru ini dapat meminimalkan “dampak negatif pada negara, wilayah geografis, ekonomi, dan orang-orang yang mempertimbangkan evolusi serta penyebaran virus”.

Menurut Pusat Pengendalian Penyakit, sumber monkeypox ini tidak diketahui, meski nama virusnya telah ada sejak 1958 ketika dua wabah penyakit mirip cacar terjadi pada koloni monyet untuk penelitian.

nama cacar monyet

Sumber: unsplash

Sebelum 2022, kasus cacar monyet ini selalu dikaitkan dengan perjalanan internasional ke negara-negara di mana penyakit ini umum atau melalui hewan impor.

“Penularan yang kita lihat terjadi antara manusia ke manusia. Ini adalah penularan kontak dekat. Sehingga yang perlu diperhatikan adalah di mana penularannya pada populasi manusia, dan apa yang dapat dilakukan untuk melindungi diri,” kata juru bicara WHO Margaret Harris.

***

Bagaimana pendapat Parents soal usul penggantian nama ini?

Baca juga:

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Alya

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Hindari Diskriminasi dan Stigma, WHO Siap Ubah Nama Cacar Monyet
Bagikan:
  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti