Tahap perkembangan anak 5 tahun 2 bulan, sesuaikah dengan buah hati?

Tahap perkembangan anak 5 tahun 2 bulan, sesuaikah dengan buah hati?

Anak usia 5 tahun 2 bulan sudah bisa apa saja? Ketahui tahapan perkembangannya berikut ini!

Rasanya baru kemarin bayi mungil Anda lahir dan menempel pada Bunda setiap menitnya. Kini Bunda harus menghadapi kenyataan bahwa buah hati tumbuh semakin besar! Yeay, anak Anda sudah menginjak usia 5 tahun 2 bulan dan siap menghadapi dunia. Apa saja perkembangan anak 5 tahun 2 bulan? 

Pada fase ini, anak akan lebih optimis dan menunjukkan kepercayaan diri dalam mencoba hal baru di sekitarnya tanpa keraguan. Sebagai orangtua, Anda akan sangat bahagia saat menyadari anak lebih ekspresif mengungkapkan perasaannya akan apa yang ia lihat di lingkungan sekitarnya. Anak pun lebih kompak dan sudah bisa diajak bekerja sama dengan orangtua di usia ini.

Tak perlu panik Bun, berikut tahapan perkembangan anak 5 tahun 2 bulan yang perlu Anda ketahui: 

Perkembangan anak 5 tahun 2 bulan #1: Tumbuh kembang fisik

kemampuan fisik anak 5 tahun 2 bulan

Jangan kaget saat melihat anak sangat percaya diri dengan bakatnya sekarang. Jika sebelumnya ia mudah tersandung dan jatuh saat berlari, kini anak sudah lebih kuat dan dapat berpindah dengan gerakan cepat dan lebih kompleks. Tak pelak, hal ini dipengaruhi kemampuan visual anak yang kian meningkat.

Selain itu, anak sudah lebih mampu mengontrol keseimbangan tubuh dan mengerti sejauh apa batasan yang mampu ia lakukan dalam setiap waktu. Hal ini membuat anak lebih berhati-hati agar tidak terluka saat melakukan sesuatu. Berikut sederet aksi yang sudah bisa dilakukan anak berusia 5 tahun 2 bulan:

  • Naik turun tangga tanpa bantuan
  • Berjalan maju dan mundur tanpa hambatan
  • Melompat dan melewati rintangan dengan percaya diri
  • Memasang kancing dan retsleting pakaian sendiri
  • Bisa memilih menggunakan satu tangan yang lebih dominan saat mengerjakan sesuatu
  • Belajar memegang pensil dengan dua jari
  • Memegang peralatan

Apa yang sebaiknya dilakukan orangtua?

  • Luangkan waktu untuk anak bermain di luar rumah, aktivitas bermain akan meningkatkan keterampilan motorik kasar di masa tumbuh kembangnya
  • Fase ini menjadi saat anak suka menghabiskan waktu dengan orang lain dan belajar sesuatu. Jika biasanya anak bermain sendiri, tak ada salahnya Parents menjadwalkan playdate dengan anak seusianya
  • Mengikutsertakan anak kelas yang melibatkan aktivitas fisik seperti karate, balet atau renang. Tak hanya mengetahui bakat anak, hal ini akan membuat anak lebih fleksibel di masa mendatang
  • Ajak anak menyiapkan sarapan, siapa takut? Parents bisa memulainya dengan hal sederhana. Misalnya, bagaimana mencampurkan sereal dan susu kesukaannya. Awalnya mungkin akan berantakan, namun di lain waktu Anda juga bisa mengajarkan anak membersihkan peralatan setelah makan

Jangan ragu menghubungi pakar jika:

  • Anak belum bisa menggosok gigi atau mencuci tangan sendiri
  • Tidak bisa menyusun balok membentuk gedung tinggi lebih dari delapan unit
Perkembangan anak 5 tahun 2 bulan #2: Aspek kognitif

kemampuan kognitif anak

Tak hanya kemampuan fisik, usia 5 tahun 2 bulan adalah saat dimana anak lebih perhatian dan mengerti benda beserta fungsinya. Bahkan, anak sudah dapat membedakan uang koin dan uang kertas!

Di samping itu, anak secara spontan akan mempelajari kemampuan baru berdasarkan apa yang ia sukai. Karenanya inilah saat yang bagus bagi anak untuk menikmati masa eksplorasi segala sesuatu di sekitarnya. Lantas, apa saja yang bisa dilakukan anak di usia ini ya?

  • Memahami sebuah cerita memiliki awal, plot dan akhir cerita
  • Mampu mengenali angka dan huruf
  • Bertahan dengan satu aktivitas tertentu selama 15 menit
  • Merencanakan apa aktivitas yang akan dilakukan selanjutnya

Apa yang sebaiknya dilakukan orangtua?

  • Kebanyakan orangtua akan membacakan cerita untuk mengantar anak tidur nyenyak. Bagaimana jika Parents menyelingi dengan bermain peran? Selain meningkatkan bonding, kemampuan anak untuk mengingat juga akan mengalami peningkatan
  • Mengajak anak berbelanja ke pasar tradisional dapat menjadi kegiatan yang menyenangkan untuk melihat beragam benda dan kegiatan yang berlangsung
  • Tantang anak untuk banyak menulis dan menggambar objek yang berbeda

Jangan ragu menghubungi pakar jika:

  • Kurang memiliki ketertarikan akan sesuatu
  • Tidak bergairah saat bermain peran atau berkhayal di sebuah cerita
Perkembangan anak 5 tahun 2 bulan #3: Kemampuan sosial dan emosional

Anak yang sudah berusia 5 tahun 2 bulan sudah tumbuh menjadi karakter yang akan mengupayakan agar merasa bahagia. Anda akan lebih menyadari anak melihat Anda untuk meyakinkan penerimaan dan kenyamanan. 

Pada fase ini, anak juga sudah bisa mengekspresikan rasa sayang pada orang lain dan berbaur dengan anak lainnya. Jangan terkejut jika tiba-tiba Parents melihatnya dengan mudah bermain dengan anak lain seusianya. Berikut aktivitas yang akan ia lakukan:

  • Menikmati waktu bermain berkelompok
  • Senang bermain rumah-rumahan
  • Menyukai permainan menyusun balok
  • Suka aktivitas fisik seperti berayun, memanjat, melompat dan meloncat melewati sesuatu
  • Mulai meniru perilaku anak seusianya
  • Senang mendapatkan perhatian
Apa yang sebaiknya dilakukan orangtua?
  • Mulailah bertanya pada anak keseharian dan biarkan ia bercerita. Pelajari cara anak mengekspresikan perasaan dan jangan lupa untuk belajar mengatur emosi anak seperti ketika ia marah atau sedih. Menahannya seorang diri bukan cara yang baik bagi anak memiliki emosi positif di masa mendatang
  • Ajari permainan dengan aturan. Terdengar sepele, namun ini akan mengajarkan anak bertanggung jawab dan mampu menerima kekalahan serta tidak menyerah untuk mencobanya di lain kesempatan
  • Biarkan jika satu waktu Anda mendapati anak bermain sendirian. Bukan tak mampu bersosialisasi, bermain soliter justru akan meningkatkan kemandirian dan kreativitas anak

Jangan ragu menghubungi pakar jika:

  • Tidak melakukan kontak mata atau merespon orang lain
  • Sering terlihat murung dan tidak bahagia
  • Tidak mengekspresikan emosi dengan baik
#4: Keterampilan bahasa

kemampuan bahasa

Wah, anak sudah besar dan di usia 5 tahun 2 bulan ia sudah semakin lancar berbicara. Ia bisa berbicara jelas satu kalimat yang mengandung lebih dari lima kata. Bahkan anak sudah banyak mengerti apa yang dikatakan orangtua dan mampu melakukan percakapan panjang dengan Anda.

Kini, anak sudah memiliki lebih dari 2000 kosakata dan semakin bertambah seiring waktu. Jangan khawatir jika mendapati anak terpeleset dalam satu kata tertentu, hal ini normal dan merupakan proses perkembangan bahasa yang akan dilalui anak. Ini dia deret prestasi yang akan dicapai anak pada fase ini:

  • Bercerita dengan kalimat lengkap
  • Mampu menggunakan kalimat masa depan dengan benar
  • Mengenal banyak huruf alfabet
  • Menceritakan cerita panjang dengan lelucon di dalamnya
  • Mengikuti arahan sederhana dari orang dewasa

Apa yang sebaiknya dilakukan orangtua?

  • Yuk Parents jadikan mendongeng sebagai rutinitas sebelum tidur! Biarkan anak memilih buku cerita yang berbeda setiap malam dan jangan lupa menanyakan pertanyaan pada anak seputar cerita. Aktivitas ini tak hanya menyenangkan, namun akan meningkatkan kosakata anak untuk berbicara dan bercerita
  • Biasakan menceritakan apa yang terjadi sepanjang hari. Gunakan kata deskripsi untuk menunjukkan waktu seperti ‘sebelum’ dan ‘belum lama berselang’
  • Bersabar diperlukan saat Anda mendapati si kecil frustasi ketika kesulitan mengucapkan sesuatu. Diam sejenak untuk mendengarkan, lalu arahkan anak untuk memikirkan apa yang ingin ia katakan

Jangan ragu menghubungi pakar jika:

  • Tidak bersemangat menceritakan aktivitas kesehariannya
  • Tidak bisa mengucapkan nama lengkap
  • Belum bisa melengkapi kalimat
#5: Kesehatan dan nutrisi

Sudahkah menimbang buah hati di rumah? Perlu diketahui, anak berusia 5 tahun 2 bulan memiliki berat badan 17-20,3 kg dengan tinggi badan 106-112,2 cm. Sebagai pendukung, diperlukan 1200-1600 kalori setiap harinya untuk tumbuh kembang anak yang optimal.

Fase ini menjadi masa anak menggemari camilan. Untuk itu, jangan lupa sediakan kudapan menyehatkan di samping tiga waktu makan besar (sarapan, makan siang dan makan malam). Berikut ini tabel yang bisa menjadi gambaran:

Nutrisi Nutrisi yang dibutuhkan Sumber nutrisi
Protein 3-5 ons 2 porsi daging berukuran korek api, 1 buah telur
Vitamin 1-1,5 cangkir buah dan sayuran 1 pisang berukuran kecil atau 2 buah stroberi, potong kecil
Biji-bijian 4-6 ons 2 sendok makan nasi, 1 iris roti gandum atau 2 sendok makan pasta
Kalsium 2,5 cangkir Produk susu

Apa yang sebaiknya dilakukan orangtua?

  • Batasi kadar gula, berhubung makanan manis minim nutrisi yang menguntungkan dan bisa menimbulkan masalah kesehatan
  • Olah menu makanan yang sederhana. Selain itu ajarkan anak untuk menggunakan sendok dan garpu jika akan konsumsi makanan berat

Jangan ragu menghubungi dokter jika:

  • Kehilangan atau kelebihan berat badan yang tidak terkendali dalam waktu cepat
  • Muncul ruam atau benjolan di kulit yang tidak biasa
  • Demam di atas 39’C

Jangan lupakan vaksinasi!

Banyak jenis vaksinasi yang sebaiknya dilakukan di fase usia ini, untuk itu jangan ragu berkonsultasi dengan dokter jika anak merasakan gejala tertentu, misalnya flu.

Selain itu, anak yang banyak menghabiskan waktu dengan anak lain akan lebih rentan tertular penyakit seperti penyakit tangan, kaki dan mulut atau flu singapura. Cegah kondisi ini dengan mengajari anak menjaga kebersihan setiap harinya, seperti mencuci tangan dengan bersih.

Nah, sudahkah anak berada di fase ini?

 
Disadur dari artikel Vinnie Wong theAsianparent Singapura 

Baca juga: 

Ini yang akan Bunda temui pada tahap perkembangan anak 5 tahun 3 bulan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.