8 Tips lengkap perawatan bayi lahir normal di rumah

8 Tips lengkap perawatan bayi lahir normal di rumah

Perawatan bayi baru lahir normal dan adaptasi bayi baru lahir merupakan hal yang perlu diketahui para ibu baru setelah melahirkan.

Berhasil melahirkan bayi secara normal mungkin terasa membahagiakan bagi setiap ibu. Lalu, tugas ibu setelahnya adalah mengetahui tentang perawatan bayi baru lahir normal dan mengetahui apa saja adaptasi bayi baru lahir.

Yuk, pelajari di sini!

Perawatan bayi baru lahir normal

Bayi lahir normal artinya bayi tersebut berhasil keluar melalui jalan lahir vagina. Bayi yang lahir normal biasanya berisiko lebih rendah mengalami masalah pada periode kehidupan pertamanya. Berikut beberapa tips dasar tentang perawatan bayi baru lahir normal!

Saat bayi dilahirkan

Jika bayi yang lahir dalam kondisi sehat dan tidak memerlukan bantuan medis, tubuh bayi akan dikeringkan dengan handuk hangat. Lalu, bayi akan dipindahkan ke handuk kering yang kedua untuk mencegah hipotermia yang disebabkan oleh penguapan setelah dilahirkan. Proses pengeringan tersebut juga menstimulasi bayi agar menangis.

Para tim medis juga akan melakukan pemeriksaan fisik di awal secara singkat untuk menilai ukuran bayi, memeriksa jenis kelamin, kelainan bawaan kongenital, atau kemungkinan masalah klinis lainnya.

Kemudian, tali pusat juga akan diikat dari perut bayi. Setelahnya, bayi diletakkan di atas perut atau dada sang ibu untuk melakukan kontak skin-to-skin dan inisiasi menyusui dini (IMD).

Dikutip dari laman resmi IDAI, bayi berada pada lingkungan yang bersuhu hangat selama dalam rahim ibu. Setelah dilahirkan, bayi akan berada pada suhu yang lebih rendah, sehingga berisiko mengalami hipotermia atau suhu tubuh rendah.

Itulah sebabnya, kotak kulit antara ibu dan bayi sangat penting. Metode ini termasuk proses adaptasi bayi baru lahir yang sangat baik untuk menghangatkan bayi secara alami. Suhu kulit Anda akan menghangatkan bayi lebih cepat, dan menjaga suhunya tetap stabil.

Saat diletakkan pada dada, adaptasi bayi baru lahir berikutnya adalah dengan mencari puting Anda dan proses inisiasi menyusui dini (IMD) pun terjadi selama setengah hingga satu jam. Selain dapat menyukseskan ASI, proses IMD juga dapat membantu meningkatkan daya tahan tubuh bayi. Stimulasi ini juga dapat merangsang pelepasan oksitosin ibu.

Perawatan sehari-hari bayi baru lahir
  1. Rambut dan kulit kepala

Cuci rambut bayi menggunakan shampo khusus bayi, paling tidak sebanyak dua kali dalam seminggu. Gosok lembut rambutnya dengan sampo, lalu bilas sampai bersih dengan tangan Anda. Ingat, jangan sampai mengenai matanya ya, Bun.

Sedangkan kerak di kulit kepalanya atau biasa disebut cradle crap memang kerap muncul. Kerak tersebut dapat dibersihkan menggunakan baby oil. Caranya, diamkan baby oil di atas kerak kulit kepalanya sekitar 10-15 menit, lalu bersihkan dengan kapas atau cotton bud secara lembut, lalu cuci dengan bersih.

  1. Mata bayi

Untuk membersihkan kotoran di mata, basuh dengan menggunakan kapas bersih yang dibasahi air matang. Usap dengan arah dari dalam ke luar. Ganti kapas steril baru saat membersihkan mata yang lain.

  1. Hidung dan telinga

Pada dasarnya, hidung sudah memiliki daya pembersih sendiri dan tak perlu perawatan khusus. Namun jika ada cairan atau kotoran yang terlihat keluar, Anda bisa membersihkan bagian luar hidung saja.

Begitu juga dengan telinganya. Bunda hanya boleh membersihkan telinganya jika kotorannya sudah mencapai keluar, atau setelah di bagian liang telinga luar.

Sementara itu, daun telinga bisa dibersihkan tiap kali memandikan bayi, dengan menggunakan cotton bud atau kapas yang dibasahi air hangat secara lembut.

  1. Mulut

Jika lidah bayi putih karena endapan susu, bersihkan dengan kassa steril yang dibasahi air matang. Jangan lupa untuk memastikan kebersihan tangan Bunda saat membersihkan mulut bayi.

Artikel terkait: 10 Hal penting tentang bayi baru lahir yang orangtua wajib tahu
  1. Tali pusat

Merawat tali pusat harus berhati-hati, karena mudah terkena infeksi. Jika tali pusat terkena air saat dimandikan, keringkan dengan kassa steril. Biasanya tali pusat bayi akan putus antara 1-2 minggu setelah dilahirkan. Setelah putus, kotoran bisa dibersihkan dengan baby oil.

  1. Kulit

Perawatan bayi baru lahir normal yang tak kalah penting adalah memandikan bayi baru lahir. Anda bisa memandikannya cukup sehari sekali, dengan cara berendam di bak mandinya atau dilap dengan waslap basah.

  1. Kuku

Potong kuku bayi secara berkala. Lakukan dengan hati-hati saat menggunting kukunya dengan menggunakan guting khusus bayi.

  1. Pantat bayi

Pantat adalah daerah paling sensitif. Bila tidak bersih, seringkali timbul masalah kulit di area tersebut. Usahakan jaga selalu agar pantat dalam kondisi kering dan bersih. Anda bisa gunakan diaper cream setelah pantat bayi kering, sebelum memakai popok. Jika pantat si kecil mengalami iritasi, lakukan berjemur di pagi hari dengan posisi bayi tengkurap di pangkuan Bunda. Hubungi dokter jika iritasi tak kunjung sembuh.

 

Itulah yang perlu Anda ketahui tentang perawatan dan adaptasi bayi baru lahir. Semoga tipsnya bermanfaat ya, Bunda!

 

 

Referensi: Bettercare, IDAI
TAP ID APP BANNER NEW (3)
Baca juga:

19 Tips penting untuk orangtua saat bayi masuk NICU

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner