TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

7 Hal yang Menjadi Penyebab Terjadinya Persalinan dini

Bacaan 3 menit
7 Hal yang Menjadi Penyebab Terjadinya Persalinan dini

Semua ibu ingin usia kandungannya cukup untuk melahirkan bayinya. Namun, beberapa kasus dapat menyebabkan ketjadinya persalinan dini. Kenali penyebabnya.

Saat pertama kali tahu bahwa dirinya hamil, Bunda selalu menghitung waktu yang tepat untuk melahirkan bayinya. Persalinan dini atau melahirkan bayi secara prematur biasanya akan menimbulkan isu kesehatan tertentu.

Bayi dalam kandungan biasanya berusia sampai 40 minggu. Bayi di bawah usia 37 minggu inilah yang sering disebut dengan bayi prematur.

Saat baru dilahirkan, bayi yang dilahirkan karena terjadinya persalinan diri biasanya harus dirawat sementara di NICU sampai kondisi organnya siap sepenuhnya.

persalinan dini

Hingga kini, dokter belum menyepakati sebab pasti terjadinya persalinan diri. Namun, dalam beberapa kasus, penyebab persalinan diri adalah sebagai berikut:

1. Mengandung bayi kembar

Bayi kembar sering memberikan beberapa komplikasi pada ibu. Saat mengandung lebih dari satu bayi, rahim ibu terlalu meregang dan cepat membesarsehingga menyebabkan distensi berlebihan.

Selain itu, ibu dengan anak kembar juga memproduksi lebih banyak air ketuban. Produksi air ketuban berlebihan inilah yang sering jadi penyebab terjadinya persalinan dini.

2. Air ketuban pecah

Air ketuban pecah dini disebabkan oleh leher rahim seorang ibu akan membuka tanpa kontraksi dengan usia kandungan yang kurang dari 37 minggu. Sayangnya, belum ada trik khusus untuk mencegah terjadinya air ketuban pecah dini.

Yang bisa dilakukan adalah siaga setiap saat jika ibu sudah merasakan gejala pecahnya air ketuban tanpa kontraksi.

3. Dehidrasi bisa menyebabkan persalinan dini

Kurangnya cairan dalam tubuh atau biasa disebut dengan dehidrasi dapat menyebabkan kontraksi. Banyak minum air putih adalah kunci agar kontraksi yang sebabkan terjadinya persalinan dini tidak terjadi.

persalinan dini

4. Preeklamsia atau tekanan darah tinggi

Preeklamsia biasa terjadi pada ibu hamil usia 20 minggu. Tekanan darah tingg dapat menjadi tanda bahwa ada beberapa organ yang tak dapat berfungsi dengan baik.

Jika kondisi ini tidak segera ditangani, maka akan berpengaruh pada kesehatan ibu dan anak. Dampak lainnya, ibu akan rentan mengalami kelahiran prematur.

5. Iritasi uterus

Tanpa sebab yang jelas, rahim akan berkontraksi secara terus menerus selama berminggu-minggu. Ini akan memacu rahim sehingga rentan terjadinya kelahiran prematur. Keadaan tersebut akan menyebabkan perubahan tertentu pada serviks.

6. Infeksi

Infeksi penyakit menular (IMS), bakteri vaginosis, dan infeksi saluran kemih dapat menyebabkan rahim iritasi. Efek lainnya juga dapat menyebabkan kantung ketuban melemah sehingga air ketuban pecah sebelum waktunya.

Sebaiknya, ibu hamil pada trimester kedua dan ketiga melakukan pemeriksaan khusus terkait infeksi ini. Karena, penanganan diri soal infeksi akan mencegah terjadinya persalinan dini.

persalinan dini

7. Pernah melahirkan secara prematur sebelumnya

Kebanyakan, ibu yang pernah melahirkan secara prematur akan mengalaminya lagi pada kehamilan yang selanjutnya. Namun sekali lagi, tak semua ibu memang mengalami ini.

Terjadinya kelahiran bayi prematur adalah salah satu misteri yang belum dipecahkan oleh dokter hingga kini. Namun, dengan obat-obatan tertentu dan istirahat yang cukup, kontraksi yang memicu persalinan diri dapat dicegah.

Bayi yang lahir secara prematur memiliki risiko yang lebih tinggi soal kesehatan daripada bayi yang lahir secara normal.

Masalah kesehatan jangka panjang tertentu yang mengincar bayi prematur antara lain autisme, disabilitas intelektual, cerebral palsy, masalah paru-paru, dan masalah penglihatan, dan kehilangan pendengaran.

Untuk mencegah itu semua, segera konsultasikan diri ke dokter kandungan sejak pertama kali gejala dininya muncul.

 

Referensi: Smartmom, Web MD, Pregnancy-period

Baca juga:

Gejala Melahirkan Bayi Prematur yang Perlu Diketahui Setiap Ibu Hamil

Cerita mitra kami
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Menghadirkan Kebahagian Lewat #SentuhanIbu, Ibu Bahagia, Janin Sehat, Bayi Tumbuh Optimal
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Melahirkan secara Operasi Caesar: Fakta, Manfaat, dan Efek Sampingnya
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
Cara Mudah Persiapan Caesar Langsung dari Ahlinya di C-Ready Learning, Tertarik Coba?
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!
3 Cara Menurunkan Berat Badan Pasca Persalinan, Cek Bun!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Syahar Banu

  • Halaman Depan
  • /
  • Melahirkan
  • /
  • 7 Hal yang Menjadi Penyebab Terjadinya Persalinan dini
Bagikan:
  • 10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

    10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

  • 10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

    10 Ciri-Ciri Kontraksi Asli dan Pembukaan, Bunda Wajib Tahu!

  • 20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

    20 Tanda-Tanda Melahirkan Tinggal Menghitung Hari, Wajib Tahu!

  • Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

    Bacaan Doa Siti Maryam untuk Ibu Hamil agar Melahirkan Lancar

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti