Balita Ini Alami Penyakit Misterius, Mata dan Telinganya Mengeluarkan Darah

Balita Ini Alami Penyakit Misterius, Mata dan Telinganya Mengeluarkan Darah

Penyakit misterius yang dialami gadis kecil ini membuatnya tiba-tiba menangis darah. Kondisi ini membingungkan para dokter.

Ahana Afzal, bocah berusia tiga tahun ini adalah balita yang normal. Namun, setelah terkena pneumonia di usia setahun, Ahana mengalami penyakit misterius yang sampai sekarang belum diketahui dengan pasti.

Penyakit misterius: sebagian dokter mungkin memiliki petunjuk

Ketika Ahana didiagnosis pneumonia, dia mengalami pendarahan di hidung. Dokter mencatat pendarahan tersebut sebagai efek akibat demam tinggi.

Baca juga: Gejala dan Penanganan Pneumonia/Paru-Paru Basah pada Anak

Kemudian, gadis kecil ini mulai mengalami pendarahan dari mulut, mata, dan hidung, tanpa penyebab yang pasti. Penyakit misterius ini membuat Ahana kelelahan dan sering menderita migrain.

Orangtua Ahana, Nazima Begum (28) dan Mohammed Afzal (33) telah menghabiskan ribuan dollar untuk melakukan tes, namun para ahli masih belum menemukan apa penyebab Ahana berdarah secara terus menerus dari mulut, mata dan telinganya.

Akan tetapi, sebagian dokter berpendapat bahwa kadaan Ahana mungkin terkait sebuah kondisi yang amat langka yang disebut hematidrosis, di mana orang tersebut mengeluarkan keringat darah. Tetap saja, ini bukan kesimpulan pasti karena ada serangkaian tes yang harus dijalankan.

“Anakku bertanya mengapa keluar darah dari telinganya.”

Ibunya, Nazima, membagikan kisah tentang putri kecilnya. “Dia bertanya padaku mengapa terus keluar darah dari telinganya. Aku tidak tahu bagaimana menjawab pertanyaannya. Sama sepertinya, aku juga tidak mengerti akan kondisinya. Yang aku tahu hanyalah, setiap kali ia mengalami pendarahan, kadar hemoglobinnya  menurun drastis sehingga kami harus mencari transfusi darah untuk tubuhnya.”

Ayah Ahana, seorang pelatih fitness, menceritakan bahwa penyakit misterius anaknya dimulai sejak ia mimisan ketika didiagnosis pneumonia. Mohammed berkata, “Dokter memberi tahu kami tak ada yang perlu dikhawatirkan karena pendarahan mungkin terjadi karena demam tinggi. Tetapi ketika frekuensi pendarahan meningkat, kami memutuskan membawanya ke rumah sakit lain dengan fasilitas yang lebih baik. Dunia kami seakan runtuh ketika kami mengetahui bahwa anak kami kemungkinan menderita penyakit langka.”

Ia menambahkan bahwa putri kesayangan mereka biasanya adalah anak yang ceria dan bahagia, tetapi sekarang Ahana sering merasa kelelahan karena penyakit misterius ini.

Keluarga memperkirakan bahwa mereka akan membutuhkan sekitar $2300 (atau kurang lebih 31 juta Rupiah) untuk mengidentifikasi secara spesifik kondisi yang dialami putrinya. Namun, penghasilan pasangan ini hanyalah $90 (kurang lebih Rp 1,2 juta) per bulan.

Orangtua Ahana berusaha keras mencari tambahan uang untuk dapat membantu mengidentifikasi dan menyembuhkan penyakit misterius putrinya. Mereka berharap dengan dukungan tulus dari orang-orang baik hati, mereka dapat menyelamatkan Ahana.

*artikel ini disadur dari versi bahasa Inggris yang diterbitkan theAsianparent Filipina.

 

Baca juga:

Kegigihan Adam Fabumi, Pejuang Cilik yang Lawan Banyak Penyakit Langka

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner