TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Anak kurang gizi bisa bisa mengalami ancaman bahaya berikut ini!

Bacaan 3 menit
Anak kurang gizi bisa bisa mengalami ancaman bahaya berikut ini!

Waspada apabila anak mengalami malnutrisi, karena bisa menghambat tumbuh kembang dan mengganggu psikomotor mereka.

Tumbuh kembang anak akan terganggu apabila ia mengalami malnutrisi, sehingga anak berisiko mengalami tumbuh kembang yang lebih lambat daripada anak lain seusianya. Tak hanya itu, dampak dari penyakit akibat kekurangan gizi ini juga memengaruhi kerja otak atau psikomotor anak.

1000 hari pertama kehidupan (HPK) merupakan waktu krusial bagi tumbuh kembang anak, artinya di masa ini anak harus memenuhi kebutuhan gizi seimbang. Apabila anak kurang mendapatkan gizi seimbang, ia akan menderita penyakit akibat kekurangan gizi yaitu malnutrisi.

Artikel terkait : Perjalanan Hidup Ryan: Malnutrisi di Panti, Sehat Setelah Diadopsi

“Hal yang paling terganggu akibat kurang gizi di 2 tahun pertama adalah otak, psikomotornya. Kemampuan anak saat sekolah akan berkurang, anak juga akan kurang konsentrasi,” jelas pakar gizi dr. Diana F. Suganda, M.Kes, SpGK.

“Golden periode anak itu di 2 tahun pertama kehidupannya. Sehingga, kalau sudah terlewat, kita tidak bisa lagi mengejar kekurangan itu, sudah telat,” lanjut Diana menjelaskan saat ditemui di kawasan Karet Kuningan, Jakarta Selatan.

Dilansir dari situs Medical News Today, malnutrisi terjadi karena pola makan yang buruk, sehingga tidak bisa memenuhi seluruh gizi yang dibutuhkan. Hal itu terjadi ketika asupan nutrisi atau energi terlalu tinggi, terlalu rendah, atau kurang seimbang.

Malnutrisi dan busung lapar, penyakit akibat kekurangan gizi

penyakit akibat kekurangan gizi

Umumnya malnutrisi disebabkan oleh seseorang yang kurang mendapatkan gizi seimbang. Namun, dalam beberapa kasus, malnutrisi juga berasal dari kondisi kesehatan tertentu, seperti gangguan makan atau penyakit kronis yang mencegah orang menyerap nutrisi.

Menurut World Health Organization (WHO), malnutrisi merupakan ancaman tertinggi bagi kesehatan masyarakat luas, baik untuk anak kecil maupun orang dewasa. Secara global, malnutrisi menyebabkan kematian anak-anak di bawah 5 tahun sekitar 45%.

Selain itu, pola makan yang buruk dapat menyebabkan seseorang alami kekurangan vitamin, mineral, dan zat penting lainnya. Misalnya yaitu kekurangan protein, yang mana dapat memicu penyakit kwashiorkor.

Kwashiorkor merupakan penyakit yang terkenal dengan sebutan busung lapar, yang salah satu gejalanya adalah perut buncit. Lalu, penyakit kudis pun termasuk dari penyakit akibat kekurangan gizi, yang mana pasien yang mengidapnya ia kekurangan vitamin C.

Waspadai penyakit akibat kekurangan gizi pada anak

penyakit akibat kekurangan gizi

Menurut WHO, sekitar 462 juta orang di seluruh dunia mengalami kekurangan gizi. Kondisi ini berpengaruh pada terhambatnya tumbuh kembang pada 159 juta anak di seluruh dunia.

Malnutrisi yang dialami selama masa kanak-kanak dapat menyebabkan gangguan kesehatan dan psikomotor. Tak hanya itu, malnutrisi juga dapat memperlambat pemulihan dari luka dan penyakit.

Hal tersebut akhirnya membuat anak sulit pulih dari beberapa penyakit, seperti campak, pneumonia, malaria, dan diare. Bahkan, anak juga akan lebih rentan terkena penyakit.

Itulah penjelasan mengenai malnutrisi yang merupakan penyakit akibat kekurangan gizi. Yuk, jaga anak kita agar tidak mengalami malnutrisi dengan memastikan ia selalu makan sehat dengan gizi seimbang. 

 

Referensi : Medical News Today

Baca juga :

Ini Penyebab Anak Bertubuh Pendek atau Stunting

Cerita mitra kami
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Rekomendasi Layanan Profesional yang Membantu Ibu Mengelola Rumah & Anak di 2026
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Wajib Tahu! Ini Mitos dan Fakta Makanan Peningkat Kecerdasan Menurut Dokter Anak
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Asma Anak Tiba-tiba Kambuh? Ingat, Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan
Butuh Penanganan Cepat Saat Anak Terus Muntah dan Lemas? Dokter Spesialis Anak Ada 24 Jam di Mayapada Hospital Jakarta Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Finna Prima Handayani

Diedit oleh:

Fitriyani

  • Halaman Depan
  • /
  • Kesehatan
  • /
  • Anak kurang gizi bisa bisa mengalami ancaman bahaya berikut ini!
Bagikan:
  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

  • 4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

    4 Penyebab Bercak Putih pada Kulit Bayi, Tidak Selalu karena Panu!

  • 14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

    14 Penyakit yang Disebabkan oleh Virus, Ada HMPV hingga Nipah Virus

  • Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

    Apa Itu Penyakit GERD? Kenali Gejala dan Cara Mengatasinya

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti