TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Adenomiosis, gangguan rahim yang bisa menyebabkan susah hamil, ini gejalanya!

Bacaan 4 menit
Adenomiosis, gangguan rahim yang bisa menyebabkan susah hamil, ini gejalanya!

Penyakit adenomyosis merupakan salah satu penyakit yang membuat perempuan sulit mendapatkan keturunan. Berikut ini penyebab dan gejala yang jarang disadari.

Ada banyak penyebab mengapa seorang perempuan sulit mendapat keturunan. Salah satunya diakibatkan penyakit adenomiosis atau adenomyosis.

Mungkin Bunda masih asing dengan penyakit adenomiosis, namun nyatanya kondisi ini banyak memengaruhi kesuburan perempuan.

Berikut penjelasan penyakit adenomiosis yang perlu Bunda ketahui.

Apa itu penyakit adenomiosis?

Mengutip dari laman WebMD, adenomyosis atau adenomiosis merupakan gangguan pada rahim, kondisi yang terjadi ketika lapisan permukaan rongga rahim (endometrium) tumbuh di dalam dinding otot rahim (miometrium). Dalam kondisi normal, seharusnya jaringan endometrium hanya melapisi permukaan rongga rahim.

Meskipun adenomiosis dianggap tidak mengancam jiwa, namun akan berdampak negatif pada kualitas hidup penderitanya.

Biasanya, kondisi ini akan dialami oleh perempuan tanpa batasan usia. Akan tetapi penyakit ini memang lebih sering dialami di usia 40-50 tahun. Dan, ketika perempuan mengalami adenomiosis, jaringan endometriumnya tetap bisa berfungsi secara normal, meski rahim akan membesar, serta menimbulkan pendarahan yang banyak dan nyeri di perut bawah.

Adenomiosis, gangguan rahim yang bisa menyebabkan susah hamil, ini gejalanya!

Sumber foto: Hellosehat

Bagaimana gejala adenomiosis?

Gejala adenomiosis sebenarnya tidak dialami oleh semua orang. Sebagian perempuan ada yang hanya merasakan sedikit keluhan, tapi sebagian lainnya merasakan gejala yang cukup parah.

Berikut ini beberapa gejala adenomiosis yang umum dirasakan:

  • Nyeri saat berhubungan seksual
  • Durasi menstruasi yang sangat panjang
  • Kram perut yang cukup hebat (dismenore)
  • Terdapat pembekuan (gumpalan) darah selama menstruasi
  • Adanya bercak darah meski sedang tidak haid
  • Bagain perut bawah tampak lebih besar dan lembut saat disentuh

Artikel terkait: Benarkah Nyeri Haid Membuat Wanita Sulit Hamil?

Penyebab penyakit adenomiosis

Sayangnya, penyebab adenomiosis belum diketahui secara pasti. Namun berbagai penelitian menunjukkan bahwa hormon estrogen, progesteron, prolaktin, dan hormon perangsang folikel yang mengalami gangguan dapat memicu kondisi ini.

Berikut ini kemungkinan lain penyebab adenomiosis :

1. Pertumbuhan jaringan invasif

Beberapa ahli percaya bahwa adenomiosis merupakan hasil dari pertumbuhan jaringan abnormal dari sel-sel endometrium yang akhirnya mendorong dirinya ke dalam otot uterus.

Sayatan rahim yang dibuat selama operasi, seperti operasi caesar (bedah caesar) dapat mendorong invasi langsung sel endometrium ke dalam dinding rahim.

2. Jaringan berlebih

Jaringan berlebih di rahim ini terbentuk sejak janin dan tumbuh seiring bertambahnya usia.

3. Peradangan rahim

Peradangan rahim setelah persalinan juga diyakini dapat menyebabkan adenomiosis, bahkan menyebabkan putusnya batas normal sel yang melapisi rahim. Prosedur bedah pada rahim juga memiliki efek yang serupa.

4. Sel induk dinding rahim yang abnormal

Sel induk di dinding otot uterus balik menyerang otot rahim itu sendiri hingga menyebabkan adenomiosis.

Terlepas dari bagaimana adenomiosis berkembang, pertumbuhannya juga tergantung pada estrogen yang beredar di tubuh perempuan.

Bagaimana adenomiosis membuat perempuan sulit hamil?

penyakit adenomiosis membuat perempuan susah hamil

Karena adenomiosis berkembang di sekitar rahim, kemungkinan perempuan yang mengalaminya memang akan kesulitan untuk menjalankan program hamil.

Endometrium atau jaringan abnormal yang berada di otot rahim mengakibatkan adanya penekanan di saluran menuju indung telur sehingga membuat perempuan sulit hamil. Hal ini diungkapkan langsung oleh dr. Herbert Situmorang, SpOG(K) dari RS. Cipto Mangunkusumo.

“Penelitian juga membuktikan bahwa pada adenomiosis ada penurunan kehamilan sebesar 68 persen. Dan sulit hamil sampai 80 persen,” kata dr. Herbert dikutip dari detikHealth.

Di sisi lain, dr. Yusi Capriyanti dari Alodokter juga mengungkapkan mengapa penderita adenomiosis mungkin akan lebih sulit hamil. Meskipun menurutnya, secara medis kondisi ini belum bisa dipastikan sepenuhnya.

“Secara medis kondisi ini belum bisa dipastikan menyebabkan kesulitan hamil atau infertilitas pada wanita. Adenomiosis justru sering dikaitkan dengan seringnya mengalami keguguran atau sulit mempertahankan kehamilan akibat kondisinya tersebut,” tulis dr. Yusi.

penyakit adenomiosis

Bagaimana mengatasi adenomiosis agar bisa hamil?

Mengenai cara penanganannya, dr. Herbert menerangkan kalau ada beberapa cara yang dapat ditempuh guna mengatasinya.  Menurutnya, adenomiosis dapat diatasi dengan operasi maupun pemberian jangka panjang.

Cerita mitra kami
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
6 Cara Meredakan Mual saat Hamil yang Bisa Dicoba Ibu di Rumah
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
Skincare Aman untuk Ibu Hamil, Pastikan Tidak Mengandung 4 Bahan Berbahaya Ini!
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
17 Sumber Makanan yang Mengandung Zat Besi untuk Ibu Hamil
Ingin Berpuasa Saat Hamil?  Ini Asupan Bernutrisi yang Penting untuk Dipenuhi (Lengkap dengan Menu Sahur dan Berbuka!)
Ingin Berpuasa Saat Hamil? Ini Asupan Bernutrisi yang Penting untuk Dipenuhi (Lengkap dengan Menu Sahur dan Berbuka!)

“Untuk operasi pada zaman dulu semua rahimnya diangkat. Tapi sekarang ada teknik baru yang memungkinkan jaringan yang sehat tidak ikut diangkat,” jelas dr. Herbert.

Dikatakan dr. Herbert, tindakan operasi dapat meningkatkan peluang kehamilan. Sehingga ia mengingatkan agar pasien tidak menunda kehamilan setelah melakukan operasi.

“Setelah operasi langsung hamil kalau bisa. Karena ada risiko adenomiosis tumbuh kembali. Jika dilakukan operasi berulang kan bisa memiliki dampak,” imbuh dr Herbert.

Pilihan pengobatan lain untuk penyakit adenomiosis

Sebenarnya, pengobatan untuk adenomiosis tergantung keparahan gejalanya dan kondisi rahim. Bila gejalanya ringan, biasanya dokter akan meresepkan obat anti-inflamasi nonsteroid (NSAID) untuk mengatasi rasa sakit ringan pada satu atau dua hari sebelum menstruasi dimulai.

Selain pemberian obat anti-inflamasi, terapi hormon, histerektomi (pengangkatan rahim), ablasi endometrial (penghancuran jaringan endometrium), dan embolisasi arteri uterina bisa menjadi pilihan lain, tergantung dengan hasil diagnosis dokter.

Bun, bila Anda mengalami satu atau beberapa gejala adenomiosis, jangan ragu untuk segera berkonsultasi dengan dokter. Terlebih bila Bunda sedang merencanakan kehamilan.

Semoga informasi ini bermanfaat!

***

Referensi: MayoClinic, WebMD, detikHealth, Alodokter

Baca juga

Estrogen rendah berisiko bikin perempuan sulit hamil, waspadainya tandanya!

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

ddc-calendar
Bersiaplah untuk kelahiran bayi dengan menambahkan HPL Anda
ATAU
Hitung tanggal HPL
img
Penulis

Fadhila Afifah

Diedit oleh:

Adisty Titania

  • Halaman Depan
  • /
  • Kehamilan
  • /
  • Adenomiosis, gangguan rahim yang bisa menyebabkan susah hamil, ini gejalanya!
Bagikan:
  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

  • 6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

    6 Posisi Menyusui yang Benar Agar Bayi Tidak Gumoh, Cek Bun!

  • Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

    Apakah Orang Hamil Bisa Haid? Ini Fakta dan Penyebab yang Perlu Diwaspadai

  • 5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

    5 Penyebab Keluar Darah saat Hamil Muda dan Cara Mengatasi

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti