Amankah pengharum ruangan untuk bayi? Berikut penjelasannya!

Amankah pengharum ruangan untuk bayi? Berikut penjelasannya!

Banyak orangtua yang ragu tentang penggunaan pengharum ruangan untuk bayi dan anak. Lalu, amankah penggunaan pengharum ruangan ini untuk bayi?

Pewangi atau pengharum ruangan, baik berupa semprotan aerosol, pengharum padat, atau lilin aroma, merupakan produk rumahan yang banyak digunakan oleh  banyak keluarga di seluruh dunia.

Pengharum ruangan ini tidak hanya dapat mengurangi bau tidak sedap, tetapi dianggap dapat membuat rileks. Namun, amankah pewangi ruangan ini bagi bayi atau anak-anak? Berikut penjelasannya!

Apakah pengharum ruangan bisa berbahaya bagi bayi dan anak?

penghrum ruangan

Dilansir dari Nationwide Children, ketika digunakan dalam jumlah sesuai takaran, juga dengan cara pakai yang dianjurkan, pengharum ruangan aman bagi anggota keluarga, termasuk bagi anak. Sejauh ini, tidak ada literatur medis yang mengungkapkan bukti substansial yang mengaitkan penggunaan produk pengharum ini dengan efek kesehatan yang signifikan pada manusia, tanpa kondisi medis yang mendasarinya.

Namun, barang-barang ini memang melepaskan berbagai bahan kimia ke udara, yang bersirkulasi di dalam ruangan. Paparan bahan kimia ini, dapat mengiritasi saluran napas, terutama bagi orang-orang yang punya alergi tertentu atau asma.

Alergi dan asma menyebabkan peradangan pada saluran napas bagian atas dan bawah, sehingga membuatnya sangat sensitif. Terlepas dari seberapa ‘alami’ bahan dan proses produk pengharum tersebut, namun tetap saja berbahaya bagi mereka yang memiliki riwayat alergi dan asma.

Semprotan aerosol, adalah faktor yang paling sering menyebabkan alergi atau asma seseorang kambuh. Sebab jenis semprotan ini menggunakan propelan dan bahan kimia untuk menyebarkan partikel kecil ke udara. 

Sayangnya, banyak keluarga juga mungkin tidak menyadari riwayat alergi dan asma yang keluarga mereka miliki. Sehingga, pewangi ruangan ini yang dianggap menjadi penyebab penyakit tersebut.

Jenis pewangi ruangan yang tidak disarankan untuk bayi

penghrum ruangan

Dilansir dari Parentune, ada satu jenis pengharum ruangan yang tidak disarankan untuk bayi. Jenis yang dimaksud yaitu pengharum ruangan berupa semprotan aerosol.

Semprotan aerosol ini dianggap dapat meningkatkan risiko gangguan lambung, merangsang penyakit pernapasan seperti serangan asma, mata berair, iritasi kulit, reaksi alergi, dll. Ini juga berkontribusi terhadap infeksi paru-paru, pendarahan hidung, bahkan berpotensi menyebabkan kanker hidung dan tenggorokan.

Jadi, hindari penggunaan produk-produk pengharum ruangan di dalam kamar bayi atau lingkungan tidur bayi Anda. Paru-paru mereka masih berkembang, dan paparan iritasi aerosol dapat membahayakan tumbuh kembang saluran pernapasan mereka.

Selain itu, manfaat penggunaan pengharum ruangan tidak sebanding dengan bahayanya bagi bayi. Jadi sebagai orangtua, kita harus bijak dalam menggunakan produk apapun, terutama bila memiliki bayi atau anak di bawah usia 5 tahun.

Itulah informasi mengenai penggunaan pengharum ruangan pada bayi, semoga informasi di atas bermanfaat ya, Parents.

Baca juga:

Ibu hamil ngidam aroma kapur barus, apakah aman untuk kehamilan dan janin?

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

app info
get app banner