TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

Pengalaman Melahirkan Bayi Kembar, Alami Eklampsia dan Masuk ICU

Bacaan 4 menit
Pengalaman Melahirkan Bayi Kembar, Alami Eklampsia dan Masuk ICU

"Aku dinyatakan eklampsia dan sempat di ICU hingga tidak sadar diri selama dua hari."

Hi Moms! Perkenalkan nama saya Putri, i’m a newbie mom with twins. Pada kesempatatan ini saya ingin berbagi mulai dari perjalanan hamil sampai akhirnya pengalaman melahirkan bayi kembar.

Setelah 3 bulan lamanya saya dan suami menanti kehadiran buah hati, akhirnya tepat di bulan september 2017 saya hamil.

Pengalaman Melahirkan Bayi Kembar

Hari yang dinantikan tiba, hari dimana saya dan suami kontrol ke obgyn untuk memeriksa kehamilan saya, ketika pertama kali kontrol belum terlihat adanya 2 janin yang ada di perut saya.

Saya baru tahu kalau saya hamil anak kembar ketika usia kehamilan memasuki 9 minggu. Ketika itu obgyn yang memeriksa saya bergelagat aneh ketika sedang melakukan USG, beliau meminta saya melakukan USG Transvaginal, lalu ketika USG sedang berjalan sang dokter memberitahukan bahwa ternyata ada 2 janin yang ada di perut saya.

pengalaman melahirkan bayi kembar

Ya, saya hamil anak kembar.

Mendengar kabar tersebut jelas membuat saya dan suami kaget sekaaligus bahagia. Kebetulan memang di keluarga kami ada keturunan kembar dan kami sangat bersyukur.  Saat banyak pasangan lain sangat ingin punya anak kembar sampai ada yang melakukan program hamil kembar ataupun bayi tabung tapi kami diberikan rezeki anak kembar secara alami.

Hari demi hari, minggu demi minggu, bulan demi bulan kami lewati. Beruntung kehamilan saya ini termasuk kehamilan yang mudah, kalau kata orang hamil anak kembar lebih sulit karena sang ibu mengalami mual yang parah, sampai ada yang harus bed rest total tetapi itu semua tidak terjadi pada saya.

Bahkan saya masih beraktivitas seperti biasa, dan tetap bekerja sampai usia kandungan saya menginjak 24 minggu.

Drama pengalaman melahirkan bayi kembar justru dimulai ketika usia kandungan saya menginjak 31 minggu.

Masih terekam jelas diingatan saya drama ketika mereka lahir. Tepat pada hari Jumat, 27 April 2018 pukul 10.00 saya terbangun  dari tidur untuk pergi ke kamar mandi, tapi ternyata tiba-tiba ada cairan yang mengalir deras sekali, dan tidak bisa ditahan.

“Apa ini? Air apa ini?” batinku dengan perasaan was-was. 

Ternyata ini adalah air ketuban. Sempat panik dan takut, akhirnya saya teriak memanggil orang rumah, dan mereka langsung mengingatkan aku kalau air tersebut adalah ketuban dan segera harus dibawa ke rumah sakit. Khawatir kalau memang itu jadi tanda bayi sudah mau keluar. 

Kebetulan suami saya sedang bekerja, tempat kerja suami & rumah tidak begitu jauh. Akhirnya tanpa basa basi saya langsung telepon suami dan pergi ke rumah sakit.

pengalaman melahirkan bayi kembar

Sesampainya di sana, saya langsung ditangani oleh para perawat, dan mereka langsung menghubungi obgyn yang menangani saya, kebetulan pada hari itu sedang tidak praktik.

Ketika obgyn datang dan meyakinkan bahwa saya baik-baik saja, akhirnya perawat mulai menyuntikan antibiotik melalui infusan. Ternyata drama yang sesungguhnya pun terjadi. Drama pengalaman melahirkan bayi kembar yang rasanya tidak akan pernah dilupakan sepanjang hidup.

Setelah antibiotik dimasukan, tiba-tiba saya panik dan sesak napas, kejang dan akhirnya tidak sadarkan diri.

Pengalaman Melahirkan Bayi Kembar, Masuk ICU dan Tidak Sadarkan Diri

Ketika sadar, saya sudah berada di ruang ICU dengan kondisi ventilator yang berada di tenggorokan, infus dan segala macam alat lainnya.

Ternyata saya sudah tidak sadarkan diri selama 2 hari. Saya mengalami eklampsia (komplikasi kehamilan yang ditandai tekanan darah tinggi dan kejang sebelum, selama, ataupun setelah melahirkan).

Selama kontrol kehamilan ketika hamil tidak ada tanda-tanda bahwa saya akan mengalami eklampsia. Memang eklampsia sendiri bisa datang kapan saja, dengan gejala yang berbeda-beda di setiap ibu hamil.

Ketika sadar dari koma yang saya pikirkan pertama kali adalah anak-anak saya, apakah mereka sudah lahir, kalau sudah bagaimana kondisinya, dan banyak pertanyaan lainnya yang ada di kepala saya.

Ternyata mereka sudah lahir dengan cara operasi caesar, dengan keadaan saya tidak sadar para dokter langsung mengambil jalan untuk segera mengeluarkan mereka.

Artikel terkait: Eklampsia – Penyebab, Gejala dan Cara Mengobatinya

Putri Kembarku Lahir dengan Selamat

Alhamdulillah mereka lahir dengan selamat pada hari Jumat, 27 April 2018 pukul 12.45 & 12.46. Tetapi karena mereka belum cukup umur ketika dilahirkan, akhirnya terpaksa mereka harus masuk ke ruang NICU selama 4 hari dan lanjut ke ruang perinatal selama 8 hari.

pengalaman melahirkan bayi kembar

Sesih rasanya melihat anak dipasang kabel-kabel di badannya, lahir secara prematur, berat badan yang jauh dibawah normal, dan masih banyak kesedihan lainnya.

Tapi di satu sisi saya bersyukur karena bisa melahirkan mereka ke dunia dengan selamat, sehat  tanpa kurang satu apapun. Semoga kelak mereka bisa menjadi anak yang soleha, selalu bersyukur dalam keadaan apapun.

Untuk semua ibu, kalian adalah ibu yang hebat dengan cara & pengalaman kalian masing-masing. Terima kasih sudah menyempatkan waktu untuk membaca pengalaman saya, semoga sehat selalu.

 

Ditulis oleh Putri Azizah, VIPP member theAsianparent ID

 

Artikel lain yang Ditulis VIPP member theAsianparent ID

Menjadi Anak Kecil Kembali, Membuatku Lebih Ringan Jalani Peran Sebagai Ibu

id.theasianparent.com/mengatasi-stres-pascamelahirkan

Drama Kehamilan Pertamaku, Alami Ketuban Sedikit atau Oligohidramnion

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianParent Indonesia

  • Halaman Depan
  • /
  • VIP Real Stories
  • /
  • Pengalaman Melahirkan Bayi Kembar, Alami Eklampsia dan Masuk ICU
Bagikan:
  • "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

    "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Resep Favorit Keluarga

    Resep Favorit Keluarga

  • "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

    "Istriku Melahirkan Anak Orang Lain karena Diperkosa, Aku Harus Apa?" Curhat seorang Suami

  • Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

    Percaya setiap perkataan adalah doa ✨

  • Resep Favorit Keluarga

    Resep Favorit Keluarga

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti