TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Penanganan Persalinan Buruk di RS, Ibu Ini Kehilangan Bayinya saat Melahirkan

Bacaan 4 menit
Penanganan Persalinan Buruk di RS, Ibu Ini Kehilangan Bayinya saat Melahirkan

Pengalaman melahirkan tak menyenangkan yang merenggut nyawa bayi Ria diduga terjadi di RSUD Jombang.

Melahirkan menjadi salah satu momen yang ditunggu calon ibu. Hal ini karena melalui proses itu calon ibu bisa segera bertemu dengan buah hati yang telah lama dinanti. Namun, pengalaman melahirkan tak menyenangkan harus dirasakan oleh perempuan asal Jombang. Dia harus kehilangan putri pertamanya karena buruknya penanganan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Jombang saat menjalani proses persalinan. 

Baca Juga: Bayi Seleb Sosmed Meninggal Mendadak karena SIDS

Pengalaman Melahirkan Tak Menyenangkan Viral di Twitter

pengalaman melahirkan tak menyenangkan

Peristiwa menyedihkan itu ditulis dalam bentuk utas (thread) Twitter oleh seorang pengguna Twitter sekaligus sepupu sang suami @MinDesiyaa.

 “Halo aku akan bikin thread pengalaman istri adik sepupuku yg melahirkan di RSUD KABUPATEN JOMBANG karena, aku berbagi di sini agar tidak ada lagi yg mengalami kejadian yg dialami adikku. Berawal dari kontraksi yg dialami adikku di hari kamis 28 Juli 2022, sebut saja adikku Feri dan istrinya Ria (bukan nama sebenarnya). Riaa yg saat itu ditemani ibunya datang ke puskesmas terdekat karena mengalami kontraksi yg tidak berhenti dari hari rabu malam.,” tulis kalimat pembuka utas itu. 

Penanganan Persalinan Buruk di RS, Ibu Ini Kehilangan Bayinya saat Melahirkan

Ilustrasi.

Dalam utas itu disebutkan, Ria mengalami kontraksi pada Kamis (28/7/2022). Ria memutuskan mendatangi puskesmas di dekat tempat tinggalnya ditemani ibunya karena itu mengalami kontraksi yang tak kunjung berhenti sejak Rabu (27/7/2022). 

Setelah dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh dokter di puskesmas Ria kemudian dirujuk ke rumah sakit dengan diantar salah satu perawat puskesmas. Sesampainya di rumah sakit, perawat puskesmas pun memberikan surat rujukan agar Ria segera mendapatkan penanganan melalui operasi. 

Namun, pihak rumah sakit menolak tindakan yang disarankan dokter di puskesmas tersebut dan menyarankan agar Ria tetap melahirkan secara normal. 

“Ria yang saat itu memang sudah tidak kuat menolak saran lahiran normal dari rumah sakit, tapi pihak rumah sakit tetap memaksa dan pada akhirnya Ria mau tidak mau mengikuti prosedur rumah sakit,” cuit akun itu. 

Baca Juga: Bayi 7 minggu meninggal saat menyusu, ini peringatan dari ibunya!

Tak Kuat Mengejan hingga Bayi Meninggal

pengalaman melahirkan tak menyenangkan

Saat proses persalinan, Ria yang sudah merasa tak berdaya hanya kuat mengejan sampai kepala bayi keluar. 

Berat badan bayi yang besar dan pundak yang lebar membuat Ria kesusahan mengejan dan dokter sampai harus menggunakan alat sedot untuk mengeluarkan bayi. 

Namun, upaya itu gagal dan pada akhirnya dokter mengambil jalan untuk memotong kepala bayi karena bayi sudah meninggal karena terlalu lama terjepit lehernya. 

“Setelah dipot*** leher kembali dijahit dan bayi dikebumikan dengan layak oleh ayahnya,” lanjutnya. 

Bayi malang buah cinta Ria dan suaminya Feri itu diberi nama Cahaya Rembulan. Adapun nama panggilannya yakni Bulan. 

pengalaman tak menyenangkan saat melahirkan

Kini  pun hanya bisa pasrah menerima kejadian itu. Terlebih, untuk melakukan tuntutan hukum pun merasa rumit dan tak memiliki cukup biaya.

“Thread ini aku buat karena keluarga ku hanya bisa pasrah, mau nuntut pun kita gak tau jalur nya dan pastinya membutuhkan biaya yg tidak sedikit. Sang bayi diberi CAHAYA REMBULAN dipanggil Bulan,” lanjut akun tersebut. 

Kini, Ria masih memulihkan diri di rumah sakit. Desiyaa pun meminta doa agar almarhumah putri terkasih Ria dan Feri ditempatkan di surga serta Ria segera pulih. 

Hingga kini thread Desiyaa itu pun sudah di-retweet sebanyak lebih dari 14 ribu kali dan disukai hingga lebih 49 ribu pengguna Twitter lainnya. 

Melansir dari detik, pasangan suami istri yang kehilangan putrinya ini bernama Yopi Widianto (26) dan Rohma Roudotul Jannah (29).

Baca Juga: Tragis! Bayi 18 bulan meninggal karena tertimpa boneka beruang

Netizen Ramai Beri Penilaian Buruk di Google

Terkait viralnya thread pengalaman melahirkan tak menyenangkan tersebut, hingga kini pihak RSUD Jombang belum memberikan komentar. Sedangkan di Google Maps, netizen beramai-ramai memberikan penilaian bintang 1. Diketahui sudah ada lebih dari 1.600 komentar di Google Maps RSUD Jombang. 

Semoga pengalaman melahirkan tak menyenangkan yang membuat ibu kehilangan bayinya tak lagi terjadi. 

Baca Juga:

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Tragis! Bayi 18 bulan meninggal karena tertimpa boneka beruang, peringatan untuk Parents!

Bayi tiga hari dibiarkan meninggal tanpa perawatan, orangtuanya bilang: "Tuhan tidak membuat kesalahan…"

Kisah Memilukan Ibu Yang Melahirkan Bayi Meninggal Dalam Kandungan

 

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

lolita

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Penanganan Persalinan Buruk di RS, Ibu Ini Kehilangan Bayinya saat Melahirkan
Bagikan:
  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

    Cara Lapor SPT Tahunan Lewat Coretax, Wajib Catat!

  • Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

    Apa Itu Child Grooming Modus Pelecehan pada Anak? Ini Kata Psikolog!

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti