Penelitian: Pola Makan Memengaruhi Peluang Hamil Bayi Perempuan

Mari sebarkan artikel ini kepada pembaca lainnya

Penelitian tahun 2010 telah membuktikan bahwa pasangan yang ingin hamil bayi perempuan harus melakukan diet dengan pola makan tertentu agar berhasil.

Kami sudah sering membahas cara memperbesar peluang Bunda untuk hamil bayi laki-laki seperti di artikel ini. Namun, bagaimana caranya bila Bunda ingin hamil bayi perempuan?

Kabar baiknya, ada cara ampuh yang bisa Bunda lakukan untuk meningkatkan kemungkinan hamil bayi perempuan yaitu dengan mengatur pola makan dan pilihan waktu berhubungan intim.

Dalam sebuah penelitian tahun 2010 ditemukan fakta bahwa ibu yang ingin hamil bayi perempuan harus mengubah pola makan mereka. Ia diwajibkan menambah buah dan sayuran tertentu di dalam menu makan sehari-hari.

Studi yang dipublikasikan di jurnal Reproductive Biomedicine ini memantau 172 pasangan yang ingin menambah anak perempuan dalam keluarga mereka. Semua pasangan ini hanya memiliki anak lelaki.

Artikel Terkait: Setelah 117 Tahun, Akhirnya Bayi Perempuan Lahir Dalam Silsilah Keluarga

Teori yang digunakan dalam penelitian ini ialah bahwa tingkat mineral di dalam darah bisa memengaruhi kesuburan sel telur. Kadar mineral yang tepat bisa membuat sel telur lebih mudah menerima kromosom lelaki maupun perempuan.

Peneliti menemukan 80% pasangan yang berusaha hamil bayi perempuan membuahkan hasil setelah mengonsumsi makanan yang kaya akan kalsium dan magnesium. Menu makanan mereka juga ditambah dengan buah, keju, dedaunan hijau, dan nasi.

Para subjek penelitian diberikan suplemen serta diukur tingkat kalsium dan magnesium di dalam darah mereka. Selain itu, para wanita yang terlibat penelitian ini juga menghindari makanan yang kaya potasium dan sodium seperti pisang dan kentang.

Makanan yang mengandung potasium dan sodium diperuntukkan bagi mereka yang ingin hamil bayi lelaki.

Selengkapnya: Ingin Memiliki Bayi Lelaki? 8 Makanan Ini Bisa Membantu Anda

Para subjek juga diminta untuk melakukan pembuahan di waktu tertentu, 3-4 hari sebelum ovulasi terjadi. Alasannya ialah karena sperma jantan yang membawa kromosom Y adalah perenang cepat namun sekaligus lebih cepat mati atau sekitar 3 hari.

Sedangkan sperma betina yang membawa kromosom X bertahan lebih lama. Jadi lakukan hubungan intim sebelum ovulasi - saat sel telur pertama kali dilepaskan.

Kemungkinan besar sperma betinalah yang akan  berhasil membuahi sel telur karena bisa bertahan lebih lama hingga sel telur matang dan siap dibuahi.

Para peneliti dalam studi ini percaya bahwa pengaturan pola makan akan lebih berpengaruh ketimbang pilihan waktu pembuahan. Dari 32 wanita yang memenuhi masa percobaan penelitian selama lima tahun, 26 diantaranya berhasil hamil bayi perempuan.

Annet Noorlander, seorang ahli biologi yang memimpin penelitian ini mengatakan, "Sekarang masyarakat tahu, jika mereka melakukan apa yang kami sarankan, kesempatan mereka memiliki bayi perempuan akan lebih besar."

"Metode ini berdasarkan eksperimen, namun kami telah membuktikan bahwa cara ini berhasil," tambahnya seperti dikutip dari Kidspot.

Nah, Parents, sekarang sudah tahu, kan, apa yang harus dilakukan jika ingin memiliki bayi perempuan cantik. Semoga berhasil bagi Anda yang sedang berusaha.

 

Baca juga:

Penelitian: Makan Pisang Saat Hamil Tingkatkan Peluang Melahirkan Bayi Laki-laki

Dapatkan Infomasi Terbaru dan Hadiah Menarik Khusus Member

Terimakasih telah mendaftar

Kunjungi fanpage kami untuk info menarik lainnya

Menuju FB fanpage
theAsianparent Indonesia

Perencanaan kehamilan