TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Selamatkan Ribuan Bayi yang Dibuang, Ini Kisah Pastor Lee yang Menginspirasi

Bacaan 3 menit
Selamatkan Ribuan Bayi yang Dibuang, Ini Kisah Pastor Lee yang Menginspirasi

Nama aslinya Lee Jong Rak, seorang pastor gereja di Seoul. Kisah pastor Lee selamatkan bayi menyentuh hati banyak orang.

Di tengah maraknya isu penipuan dan orang-orang yang seakan berlomba memamerkan ‘kehidupan yang sempurna’ di media sosial, Anda mungkin menjadi skeptis dan menilai bahwa dunia baru ini benar-benar gila. Namun mari tidak putus asa bahwa masih ada manusia berhati mulia, seperti kisah Pastor Lee selamatkan bayi berikut ini.

Ini bukan kisah yang baru. Namun sempat ramai pada tahun 2019. Ada seorang pastor di Korea Selatan yang muncul dalam tayangan video Asia One berjudul jika diterjemahkan dalam Bahasa Indonesia “Seorang Laki-laki Korea Menyelamatkan Lebih Dari 1500 Bayi yang Dibuang”. Video tersebut diunggah pada 6 Juli 2019.

Artikel terkait: 5 Hikmah di Balik Kisah Hidup Marshanda

Kisah Pastor Lee Selamatkan Bayi

Selamatkan Ribuan Bayi yang Dibuang, Ini Kisah Pastor Lee yang Menginspirasi

Nama aslinya Lee Jong Rak. Ia adalah seorang pastor sebuah gereja di Nangok, sebuah kawasan tempat kelas pekerja di Seoul.

Pastor Lee menyediakan tempat berbentuk kotak yang menyatu dengan bangunan gereja. Tempat tersebut dinamakan baby box, dimana bayi-bayi yang tak diinginkan oleh orangtuanya akan diletakkan.

“Saat membuka pintu babybox, berat badan bayi akan membuat bel otomatis langsung bunyi. Bayi itu pun akan mendapat respons dari petugas yang datang dalam waktu 10 detik. Akan ada satu petugas yang keluar,” cerita pastor Lee dalam video.

Bayi yang diletakkan di dalam babybox adalah bayi yang tidak dapat dirawat oleh keluarga kandungnya dan tidak memiliki akta kelahiran. Tak sedikit pula bayi yang dilahirkan oleh ibu tunggal.

“Banyak bayi yang dibuang oleh masyarakat Korea Selatan karena undang-undang baru yang bertujuan melindungi hak-hak anak, justru memicu peningkatan jumlah bayi yang dibuang tanpa dokumen. Undang-undangnya soal proses adopsi lebih transparan dan mengharuskan orangtua mendaftarkan bayi yang baru lahir jika akan diberikan,” ujarnya.

Pastor Lee mengaku, sudah ada 1500 lebih bayi yang masuk ke babybox-nya itu. Jumlah tersebut didapatkan hanya dalam rentang waktu 10 bulan.

Artikel terkait: Kisah Fahri Skroepp, Bocah Galau yang Putus Sekolah karena Difitnah Mencuri

Kisah Pilu di Balik Buah Hati yang Tak Diinginkan

Selamatkan Ribuan Bayi yang Dibuang, Ini Kisah Pastor Lee yang Menginspirasi

Beragam cerita pilu melatarbelakangi ditaruhnya bayi-bayi tak diinginkan di dalam babybox. Pastor Lee berkisah beberapa di antaranya.

“Cukup mengejutkan, ada seorang ibu yang melahirkan sendirian di kamar sewaannya. Dia mencekik bayi dengan niat untuk membunuh, tapi bayinya tidak mau mati. Ketika dia berbalik untuk melihat, bayi itu menjadi kaku,” tutur pastor Lee.

“Pada saat bayinya kaku, si ibu menyadari apa yang dia lakukan. Dia akhirnya merasa menyesal, lalu memeluk bayinya. Selanjutnya, dia merasa benci dan ingin melempar bayi ke tempat tidur. Tali pusar bayi masih menempel. Untung saja tidak jadi. Kemudian dia mengetahui tentang babybox di internet, lantas membawa bayinya kepada kami untuk dirawat.”

Berdasarkan data dari pastor Lee, bayi-bayi yang dibawa ke babybox kebanyakan dilahirkan oleh ibu muda yang masih remaja. Bahkan ada yang berusia 13 tahun.

Bayi yang tak diinginkan itu berasal dari ibu yang bercerai dengan pasangannya dan pekerja asing yang tak memiliki dokumen kelahiran. Ada pula bayi hasil dari perkawinan sedarah dan pemerkosaan.

Artikel terkait: “Aku Tidak Merasa Bahagia Setelah Menikah,” Kisah Seorang Bunda

Cita-cita Pastor Lee

Di masa depan, pastor Lee berharap tidak akan ada babybox lagi karena ibu tunggal mampu membesarkan anak sendiri.

“Saya ingin membangun sebuah desa, tempat di mana para ibu dengan aman membesarkan anak-anak dan hidup mandiri. Apalagi buat para ibu yang memiliki anak cacat, mereka bisa punya kebun kecil untuk ditanam tanaman sendiri demi mendapatkan makanan,” pungkasnya.

Itulah kisah pastor Lee selamatkan bayi. Semoga menjadi inspirasi.

 

Baca juga;

Kisah Perjuangan Seorang Anak Penderita Epidermolisis Bullosa

Kisah Poligami Viral! Ibu Hamil Ini Carikan Istri Kedua untuk Sang Suami

Kisah Seorang Ibu Di balik Kehebatan Anak Berkebutuhan Khusus

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

alikarukhan

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Selamatkan Ribuan Bayi yang Dibuang, Ini Kisah Pastor Lee yang Menginspirasi
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti