TAP top app download banner
theAsianparent Indonesia Logo
theAsianparent Indonesia Logo
kemendikbud logo
Panduan Produk
Keranjang
Masuk
  • Kehamilan
    • Kalkulator perkiraan kelahiran
    • Tips Kehamilan
    • Trimester Pertama
    • Trimester Kedua
    • Trimester Ketiga
    • Melahirkan
    • Menyusui
    • Kehilangan bayi
    • Project Sidekicks
  • Anak
    • Bayi Baru Lahir
    • Bayi
    • Balita
    • Prasekolah
    • Anak
    • Praremaja & Remaja
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
    • Pengasuhan Anak
    • Edukasi Prasekolah
    • Edukasi Sekolah Dasar
    • Edukasi Remaja
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
    • Keluarga
    • Doa Islami
    • Pernikahan
    • Seks
    • Berita Terkini
  • Kesehatan
    • COVID-19
    • Info Sehat
    • Penyakit
    • Vaksinasi
    • Kebugaran
  • Gaya Hidup
    • Korea Update
    • Hiburan
    • Travel
    • Fashion
    • Kebudayaan
    • Kecantikan
    • Keuangan
  • Nutrisi
    • Resep
    • Makanan & Minuman
    • Sarapan Bergizi
  • Ayah manTAP!
    • Kesehatan Ayah
    • Kehidupan Ayah
    • Aktivitas Ayah
    • Hobi
  • VIP
  • Event

Fenomena Papa Momong Mama Kerja, Bisa Picu Perceraian?

Bacaan 3 menit
Fenomena Papa Momong Mama Kerja, Bisa Picu Perceraian?

Merebak di tengah masyarakat, simak fakta berikut ini!

Akhir-akhir ini ramai diperbincangkan di dunia maya mengenai fenomena papa momong, mama kerja atau yang disebut Pamong Praja di daerah Jawa.

Fenomena ini menggambarkan kondisi saat istri bekerja dan suami yang menganggur dan mengurus anak yang ternyata menjadi penyebab perceraian. 

Perubahan pola bekerja ini terjadi di wilayah Jepara dan Purbalingga. Salah satu contohnya terjadi di pabrik sepatu yang justru lebih banyak menyerap tenaga perempuan, sehingga menjadi salah satu penyebab kenaikan angka perceraian.

Peningkatan angka perceraian juga salah satunya disebabkan adanya tuntutan hak perempuan yang belum berpenghasilan dan mengalami Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT). 

Menurut Sri Dewi Indrajati Kabid Kualitas Hidup dan Perlindungan Perempuan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Anak Pemprov Jawa Tengah, KDRT yang dialami perempuan disebabkan karena adanya tuntutan hak yang ingin setara.

Fakta Mengenai Papa Momong Mama Kerja

Fenomena Papa Momong Mama Kerja

Papa Momong Mama Kerja

Papa Momong Anak

Fenomena Papa Momong Mama Kerja ini memang sangat menciptakan masalah yang serius di beberapa daerah. Bahkan, gugatan perceraian dilayangkan oleh pihak perempuan karena merasa telah bekerja, sedangkan suami tidak bekerja.

Berbagai masalah yang melanda bangsa Indonesia, yaitu salah satunya degradasi moral karena akibat dari perkembangan teknologi. Sehingga menyebabkan penyalahgunaan narkoba, terjerumus dalam pergaulan bebas dan minuman keras. 

Artikel terkait: Dilema Ibu yang Bekerja

Banyak Membutuhkan Karyawan Perempuan

Papa momong anak mama kerja

Karyawan perempuan di pabrik

Di Kabupaten Purbalingga, tingkat perceraian disebabkan karena banyaknya lapangan kerja yang membutuhkan karyawan perempuan dibandingkan laki-laki.

Menurut Bupati Purbalingga, Dyah Hayuning Pratiwi keluarga merupakan kelompok kecil yang nyatanya memiliki peranan sangat besar. Maka dari itu, untuk meningkatkan pembangunan Nasional maka perlu dimulai dari pembangunan keluarga kecil. 

Workshop eksklusif Kunci Komunikasi dengan tema Kunci Komunikasi Keluarga Yang Efektif dibawa karena seringkali tidak terjadi komunikasi yang efektif, baik itu suami istri maupun dengan anak.

Artikel terkait: Kisah 3 Ibu Bekerja dan Support System dalam Pengasuhan Sang Buah Hati

Papa Momong Mama Kerja Picu Perceraian

Papa Momong Mama Kerja

Picu Perceraian

Dilansir dari data Katadata, data 2021 menunjukkan bahwa sebanyak 3,97 juta penduduk dengan status perkawinan cerai hidup. Lokasi yang memiliki tingkat perceraian tertinggi di Indonesia di antaranya 5 provinsi berasal dari Pulau Jawa, lalu provinsi Sumatera, Nusa Tenggara, Sulawesi dan Kalimantan.

Jawa Timur memang merupakan provinsi dengan status cerai hidup tertinggi di Indonesia. Jumlahnya mencapai 829,14 ribu jiwa dari total penduduk Jawa Timur mencapai 40,99 juta jiwa.

Sedangkan, Penduduk Jawa Barat berstatus cerai hidup sebanyak 825,25 ribu jiwa dari total populasi mencapai 47,59 juta jiwa.

Di Jawa Tengah, ada 691,25 ribu penduduk berstatus cerai hidup dari total populasinya yang mencapai 37,23 juta jiwa. Terdapat 159,29 ribu penduduk berstatus cerai hidup di Jakarta dari total populasi yang mencapai 11,25 juta jiwa.

Penduduk Banten yang berstatus cerai hidup sebanyak 144,27 ribu jiwa dari total populasinya yang sebesar 11,79 juta jiwa.

Sementara itu, penduduk Sumatera Utara yang berstatus cerai hidup sebanyak 113,94 ribu jiwa dari total populasinya yang mencapai 15,18 juta jiwa.

Di Nusa Tenggara Barat, sebanyak 109,7 ribu penduduk berstatus cerai hidup dari total populasinya yang mencapai 5,4 juta jiwa. Sulawesi Selatan memiliki 109,26 ribu penduduk berstatus cerai hidup dari total populasinya yang mencapai 9,19 juta jiwa.

Sedangkan di Kalimantan Selatan dan Sumatera Barat, penduduk berstatus cerai hidup masing-masing sebanyak 84,1 ribu jiwa (2,05%) dan 80,68 ribu jiwa (1,44%).

Artikel terkait: Peran ayah bisa berkurang akibat dad shaming saat mengasuh anak

Itulah fenomena papa momong, mama kerja yang kini tengah merebak di tengah-tengah masyarakat. Semoga saja dampaknya tidak berkepanjangan ya Parents!

Cerita mitra kami
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
“Kumara Holiday Program" Kembali Hadir di Akhir Tahun Ini Program di Alam Terbuka untuk Anak Usia 2-12 Tahun
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025
Seminar Edukasi Tenaga Kesehatan dalam Memperingati Hari Prematur Sedunia 2025

***

Baca juga:

5 Bentuk Peran Ayah dalam Pengasuhan Anak, Cek!

Pengacara Perceraian Punya Peran Krusial, Bisakah Urus Cerai Tanpa Bantuannya?

Dampak Perceraian Bagi Anak

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

Tania Latief

  • Halaman Depan
  • /
  • Berita Terkini
  • /
  • Fenomena Papa Momong Mama Kerja, Bisa Picu Perceraian?
Bagikan:
  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

  • Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

    Gerakan Ayah Ambil Rapor Anak, Ini Manfaatnya Kata BKKBN!

  • Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!
    Cerita mitra kami

    Perut Sehat, Anak Smart: Ini Manfaat Yogurt untuk Pencernaan dan Tumbuh Kembang Si Kecil!

  • Anak Aktif, Orang Tua Tenang:  Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik
    Cerita mitra kami

    Anak Aktif, Orang Tua Tenang: Era Baru Rawat Luka dengan Betadine Bening Antiseptik

Daftarkan email Anda sekarang untuk tahu apa kata para ahli di artikel kami!
  • Kehamilan
  • Tumbuh Kembang
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Home
  • TAP Komuniti
  • Beriklan Dengan Kami
  • Hubungi Kami
  • Jadilah Kontributor Kami
  • Tag Kesehatan


  • Singapore flag Singapore
  • Thailand flag Thailand
  • Indonesia flag Indonesia
  • Philippines flag Philippines
  • Malaysia flag Malaysia
  • Vietnam flag Vietnam
© Copyright theAsianparent 2026. All rights reserved
Tentang Kami|Tim Kami|Kebijakan Privasi|Syarat dan Ketentuan |Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti