TAP top app download banner
theAsianparent
theAsianparent
Panduan ProdukKeranjang
  • Kehamilan
  • Anak
  • Perkembangan Otak
  • Cari nama bayi
  • Rangkaian Edukasi
  • TAPpedia
  • TAP Rekomendasi
  • Parenting
  • Kesehatan
  • Gaya Hidup
  • Nutrisi
  • Ayah manTAP!
  • Komunitas
  • VIP
  • Event
Masuk
    • Artikel
  • KehamilanKehamilan
  • AnakAnak
  • Perkembangan OtakPerkembangan Otak
  • Cari nama bayiCari nama bayi
  • Rangkaian EdukasiRangkaian Edukasi
  • TAPpediaTAPpedia
  • TAP RekomendasiTAP Rekomendasi
  • ParentingParenting
  • KesehatanKesehatan
  • Gaya HidupGaya Hidup
  • NutrisiNutrisi
  • Ayah manTAP!Ayah manTAP!
  • KomunitasKomunitas
  • VIPVIP
  • EventEvent
    • Komunitas
  • Jajak
  • Album
  • Makanan
  • Resep
  • Topik
  • Baca Artikel
    • Panduan
  • Pemantau Kehamilan
  • Pemantau Perkembangan Bayi
    • Hadiah
  • HadiahHadiah
  • Kontes
  • VIP ParentsVIP Parents
    • Lebih Banyak
  • Saran

Kebijakan PrivasiPedoman KomunitasPeta situs

Unduh aplikasi gratis kami

google play store
app store

4 Macam Pakaian Adat Kalimantan Selatan, Anggun dan Kaya Makna 

Bacaan 5 menit
4 Macam Pakaian Adat Kalimantan Selatan, Anggun dan Kaya Makna 

Ada yang dipengaruhi budaya Timur Tengah, Cina, hingga agama Hindu lho

Provinsi Kalimantan Selatan adalah provinsi yang berada di bagian selatan Pulau Kalimantan. Provinsi yang berbatasan langsung dengan Laut Jawa ini memiliki Balikpapan sebagai ibukotanya. Menurut Sensus Penduduk Indonesia tahun 2010, sebanyak 2,7 juta dari 4,1 juta jiwa masyarakat Suku Banjar atau juga dikenal dengan nama Urang Banjar tinggal di Kalimantan Selatan. Kehadiran suku Banjar mempengaruhi banyak aspek budaya di provinsi ini, tak terkecuali pakaian adat Kalimantan Selatan.

Salah satu wujud pengaruh tersebut nampak dalam pakaian adat yang dipakai oleh masyarakat Kalimantan Selatan. Selain itu, sebagaimana pakaian adat Indonesia di provinsi lainnya, pakaian tradisional Kalsel dipengaruhi oleh budaya suku-suku yang mendiami wilayah Kalimantan Selatan, ternyata ada juga pengaruh dari budaya lain. Bahkan, juga ada pengaruh dari agama tertentu. 

Seperti apa pakaian adat dari provinsi yang satu ini? Simak bersama yuk Parents!

Artikel terkait: Sejarah, Filosofi, dan Resep Bubur Asyura Khas Banjar 

Macam-Macan Pakaian Adat Kalimantan Selatan

1. Bagajah Gamuling Baular Lulut 

pakaian adat kalimantan selatan

Sumber: Pariwisataindonesia.id

Pakaian yang satu ini sering dipakai dalam upacara pernikahan. Menurut sejarahnya, selain mendapat pengaruh dari adat Banjar, pakaian ini juga mendapat pengaruh dari agama Hindu. Dahulu, Pakaian Adat Bagajah Gamuling Baular Lulut hanya dipakai kaum bangsawan, namun sekarang semua kalangan dapat mengenakannya. 

Pengantin wanita biasanya mengenakan kemben yang disebut udat atau baju yang dihiasi dengan payet. Sebagai bawahan, mereka mengenakan kain dengan taburan payet, manik dan sulaman benang emas yang berbentuk motif halilipan (hewan lipan).

Motif ini menjadi perlambang hewan yang memiliki kecerdikan dan tidak suka pamer kekuatan meskipun sangat berbisa. Kemudian, untuk aksesorisnya, para wanita memakai ikat pinggang juga mahkota yang dihias dengan rangkaian kuncup bunga melati, mawar, dan kembang goyang. 

Sedangkan, pengantin pria biasanya mengenakan baju polo berupa kemeja lengan pendek tak berkerah atau tidak mengenakan baju atasan. Untuk bawahan, mereka mengenakan celana pendek yang dilengkapi dengan kain berhias manik-manik dan ikat pinggang. Aksesoris lain yang dikenakan oleh para pengantin pria adalah kalung samban dan mahkota yang berbentuk melingkar. 

2. Baamar Galung Pancar Matahari 

pakaian adat kalimantan selatan

Sama dengan sebelumnya, Baamar Galung Pancar Matahari juga merupakan salah satu baju pengantin dari suku Banjar. Baju ini terbuat dari bahan beludru berwarna seperti kuning untuk mencerminkan kemewahan, serta kaya akan hiasan manik-manik berbagai motif.

Pakaian untuk mempelai laki-laki berupa hiasan kepala dari bahan serupa, jas, celana panjang, dan sarung pendek (sepanjang lutut). Mempelai perempuan mengenakan amar (mahkota) dari logam berwarna emas berbentuk dua naga berebutan mustika dan tumpukan kembang goyang. Selain itu dipercantik dengan hiasan bunga serta ronce dari kelopak mawar merah dan kembang melati yang menguncup. Di belakangnya ada hiasan halilipan (lipan) yang terbuat dari janur.

Bajunya berupa atasan lengan pendek dengan hiasan sabuk berwarna emas, sedangkan bawahannya menggunakan sarung dengan motif halilipan dan sisik naga, sama dengan pada pengantin laki-laki. 

Artikel terkait: 6 Jenis Alat Musik Tradisional Suku Dayak Kalimantan, Unik dan Merdu!  

3. Babaju Kun Galung Pacinan 

4 Macam Pakaian Adat Kalimantan Selatan, Anggun dan Kaya Makna 

Sumber: Blog.dinus.ac.id

Baju adat yang satu ini cukup unik karena merupakan hasil akulturasi budaya Banjar, Cina dan Timur Tengah. Baju ini diketahui sudah ada sejak abad ke-15.

Untuk para pria, pakaian yang dikenakan terdiri dari jubah dan kopiah alpe. Kopiah alpe ini dipakai dengan dilengkapi surban ataupun tanjak laksamana. Sebagai aksesoris, dikenakanlah roncean bunga melati untuk kalung dan alas kaki berupa selop.

Sedangkan, bagi wanita, pakaian yang dikenakan meliputi kebaya lengan panjang bergaya cheong sam. Kebaya ini dilengkapi dengan aneka hiasan manik-manik atau payet yang membentuk bunga teratai dan dijahit menggunakan benang emas. Bagian bawahannya dimodifikasikan dengan rok panjang bermanik-manik. Selain hiasan manik-manik atau payet, kebaya pengantin wanita akan disulam dengan menggunakan motif tirai bambu. 

Untuk aksesoris pelengkap, terdapat mahkota permata yang dilengkapi dengan kembang goyang dan tusuk konde. Uniknya, tusuk konde yang dikenakan itu memiliki bentuk huruf ‘lam’ dalam huruf Hijaiyah dan burung hong. Aksesoris ini semakin menegaskan adanya pengaruh dari budaya Timur Tengah dan Cina tersebut. 

4. Babaju Kubaya Panjang 

pakaian adat kalimantan selatan

Sumber: Princesssweetofpersia.blogspot.com

Perkembangan pakaian adat yang dikenakan saat upacara pernikahan di Banjar memang mengalami perkembangan. Terbukti dengan hadirnya baju pengantin Babaju Kubaya Panjang atau Banjar Baamar Galung Modifikasi. Perkembangan ini tentu bertujuan untuk membuat baju adat ini terus mengikuti tren dan mode yang berkembang. Apalagi Baamar Galung ini menjadi pakaian yang paling banyak digemari hingga saat ini.

Walau sedikit dimodifikasi, Pakaian ini tidak meninggalkan aturan baku dan keindahan alami dari adat yang berlaku. Pengantin laki laki masih mengenakan pakaian yang sama dengan galung pancar matahari. Sementara untuk perempuan yang sebelumnya menggunakan baju poko, maka diganti dengan kebaya panjang.

Namun hal ini dapat disesuaikan dengan si pemakai jika ingin memunculkan nuansa Islami. Tak jarang ada juga yang memakai jilbab dengan mahkota atau amar untuk mempercantik penampilan. Karena memang tujuan baju adat ini bisa digunakan di era modern dan bisa mengikuti perkembangan zaman yang ada saat ini.

Meskipun sudah dimodifikasi, tetap tidak meninggalkan aksesoris berupa roncean bunga mawar dan melati. Karena perlu diingat jika hampir semua pakaian adat yang ada di Kalimantan Selatan memang menggunakan roncean bunga ini. Selain untuk mempercantik, hadirnya rocean ini juga bisa menjadi ciri khas. Saat ini keberadaan baju adat satu ini tetap populer dan banyak digunakan oleh pasangan yang menikah dengan nuansa Banjar. 

Artikel terkait: 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan  

Itulah beberapa pakaian adat Kalimantan selatan yang perlu Parents tahu. Pakaian adat ini sering dipakai oleh masyarakat Kalimantan Selatan dalam acara acara penting. Namun, merupakan kewajiban kita sebagai seluruh warga Indonesia untuk turut melestarikannya. 

Cerita mitra kami
Tips Kegiatan Anak di Rumah agar Si Kecil Tak Bosan Selama Physical Distancing
Tips Kegiatan Anak di Rumah agar Si Kecil Tak Bosan Selama Physical Distancing
Ingin Tahu Si Kecil Punya Alergi atau Tidak? Ini 5 Cara Mendeteksinya
Ingin Tahu Si Kecil Punya Alergi atau Tidak? Ini 5 Cara Mendeteksinya
4 Ide Kado Spesial dari Ayah, Bikin Bunda Makin Sayang
4 Ide Kado Spesial dari Ayah, Bikin Bunda Makin Sayang
3 Hal yang Parents Harus Tahu untuk Menghindari Risiko Rotavirus pada Anak
3 Hal yang Parents Harus Tahu untuk Menghindari Risiko Rotavirus pada Anak

Baca juga:

11 Makanan Khas Kalimantan Bercita Rasa Gurih dan Manis yang Wajib Dicoba

4 Fakta Menarik Serta Jenis-Jenis Kain Tenun Suku Dayak yang Indah

Cara Mudah Memasak Soto Banjar, Kuliner Khas Kalimantan Selatan

Parenting bikin pusing? Yuk tanya langsung dan dapatkan jawabannya dari sesama Parents dan juga expert di app theAsianparent! Tersedia di iOS dan Android.

img
Penulis

theAsianparent

Diedit oleh:

Ruben Setiawan

  • Halaman Depan
  • /
  • Warisan Budaya
  • /
  • 4 Macam Pakaian Adat Kalimantan Selatan, Anggun dan Kaya Makna 
Bagikan:
  • Mengenal Baju Cele, Pakaian Adat Tradisional Maluku yang Dipengaruhi Eropa

    Mengenal Baju Cele, Pakaian Adat Tradisional Maluku yang Dipengaruhi Eropa

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

  • Mengenal Baju Cele, Pakaian Adat Tradisional Maluku yang Dipengaruhi Eropa

    Mengenal Baju Cele, Pakaian Adat Tradisional Maluku yang Dipengaruhi Eropa

  • 6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

    6 Jenis Pakaian Adat dari Provinsi Kalimantan Barat yang Indah Menawan

  • 17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

    17 Jenis Alat Musik Tradisional Kalimantan yang Unik, Cek di Sini!

Beranda

Beranda

Dapatkan artikel seputar parenting, gaya hidup, opini pakar, di ujung jari Anda

Jajak

Jajak

Ikutan isi polling menarik, dan lihat apa yang orangtua lain pikirkan!

Album

Album

Bagikan foto orang-orang tersayang Anda di komunitas yang aman

Topik

Topik

Gabung di komunitas dengan sesama Bunda dan Ayah

Panduan

Panduan

Pantau kehamilan, dan juga perkembangan bayi Anda dari hari ke hari!

theAsianparent

Unduh aplikasi gratis kami

Google PlayApp Store

theAsianparent di seluruh dunia

Singapore flag
Singapore
Thailand flag
Thailand
Indonesia flag
Indonesia
Philippines flag
Philippines
Malaysia flag
Malaysia
Vietnam flag
Vietnam

Partner Brands

Rumah123VIP ParentsMama's ChoiceTAP Awards

© Copyright theAsianparent 2026 . All rights reserved

  • Tentang Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Syarat dan Ketentuan
  • Peta situs
  • Fitur
  • Artikel
  • Beranda
  • Jajak

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti

Kami menggunakan cookie agar Anda mendapatkan pengalaman terbaik. Pelajari LagiOke, Mengerti